@txtfrombook VIP
Varian Individu Prioritas
SMS
Surat Mini Singkat
LCD
Layar Cair Digital
Satu lg PIN
Personal Identifikasi Number, walaupun gak sama tapi jadi lucu soalnya dibalik jadi Nomor Identifikasi Pribadi
Bahkan ada juga yang menyebutnya Password Identifikasi Numerik
Ada sebuah kisah klasik dari zaman Tabi'in.
Ketika harga-harga melonjak drastis, orang-orang datang melapor pada ulama Abu Hazim rahimahullah dengan wajah pucat. Mereka berharap ada solusi instan atau prediksi masa depan yang menenangkan.
Lalu beliau menjawab…
Sandal Birkenstock harganya memang Rp 2 jutaan.
Maybe segmennya memang kaum yg gajinya diatas Rp 20 juta.
Semua produk bisa laku asal segmennya cocok.
Istilahnya STP : segmentation, targetting, positioining.
Segmen high income akan anggap harga Birkenstock aman2 aja.
Sebaliknya audiens yg bukan segmen premium products biasanya akan kaget. Ya nggap apa apa. Wong emang bukan segmen yg disasar brand tsb.
Secara rasio, orang dg gaji Rp 45 juta sebulan (buanyak jumlahnya di Jakarta), beli sandal harga Rp 2 juta SAMA dg orang gaji Rp 4,5 juta beli sandal Rp 200 ribu.
Jadi POV tiap orang pasti akan beda beda, tergantung kelas ekonominya.
Dan POV seseorang memang sangat bergantung pd level sosial ekonominya.
Makanya ada ilmu STP tadi. Ilmu ttg segmentasi pasar.
Ada sandal Rp 200 ribu, laris.
Ada sandal Rp 2 juta, ya laris juga.
Semua ada segmennya masing2.
Jadi kalau ada orang teriak woi mahal amat sandalmu. Ya maybe karena orang ini memang bukan segmen yg dituju.
Gak usah jauh-jauh waktu saudara SMP bang. Masih inget kok gimana akrobat mental orang-orang sini pas beberapa tokoh Indonesia menolak atlit sepak bola U-20 asal Israel buat main di Indonesia dibilang "lebay", padahal our founding father kita sebagai bangsa berkata seperti ini: