[DARURAT AGRARIA]
LUBANG KEDUA! PT. WKS (Sinarmas) kembali MENGGALI JALAN warga Desa Bukit Bakar, Tebo — bukan untuk membangun, tapi untuk MENGURUNG rakyat!
Melihat video viral seekor Beruang Madu (Helarctos malayanus) yang masuk ke pemukiman warga dengan kondisi kaki belakang yang sudah hilang sebelah, rasanya hati ini seperti diiris.
Satwa yang seharusnya menjadi raja kecil di jantung Borneo, kini harus mengemis sisa makanan dengan kondisi cacat yang diduga akibat jerat.Ini bukan sekadar fenomena satwa masuk desa. Ini adalah sinyal bahaya.
Kalimantan adalah rumah mereka, namun seiring dengan masifnya deforestasi dan alih fungsi lahan, ruang gerak mereka semakin terkunci.Beruang ini datang bukan untuk menyerang. Ia datang karena lapar, karena bingung rumahnya sudah hilang, dan karena tidak ada lagi tempat untuk mencari makan di alam yang kian menyempit.
Sebagai orang yang hidup berdampingan dengan alam, kejadian ini seharusnya menjadi pengingat keras bagi kita semua:"Hutan kita bukan cuma soal kayu dan tambang, tapi soal nyawa-nyawa di dalamnya yang menjaga keseimbangan alam Borneo."Mari kita lebih peduli.
Jangan sampai anak cucu kita nanti hanya bisa melihat Beruang Madu lewat video viral atau buku sejarah saja karena kita gagal menjaga apa yang tersisa.
Oknum TNI terekam aniaya kurir cod di sebuah gudang, dipicu pesan paket cod tapi di tunggu kurir 20 menit ga keluar akhirnya paket dikembalikan ke gudang.
URGENT: TESSO NILO DALAM BAHAYA, TESSO NILO DALAM BAHAYA , TESO NILO DALAM BAHAYA🚨
JANJI PEMERINTAH UNTUK MENGEMBALIKAN TESSO NILO JADI KAWASAN HUTAN YANG RAMAH AKAN SATWA CUMA SEKEDAR OMON OMON.
PEMERINTAH PEMBOHONG
PEMERINTAH PENDUSTA
PEMERINTAH KALAH SAMA MAFIA
Meski Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan (Satgas PKH) telah menyita kebun-kebun sawit di Taman Nasional Tesso Nilo sejak 10 Juni 2025, tandan buah segar (TBS) dari kawasan konservasi itu tak berhenti mengalir ke pabrik-pabrik di sekitarnya.
Investigasi Mongabay membuktikan: truk-truk pengangkut sawit ilegal tetap beroperasi, menembus koridor perusahaan bubur kayu, melewati batas provinsi, hingga CPO-nya tiba di kilang milik korporasi besar yang mengklaim komitmen nol deforestasi.
Di balik rantai pasok yang panjang itu, satu benang merah tampak jelas absennya sanksi terhadap pabrik penerima. Selama pembeli tak disentuh hukum, permintaan terhadap sawit ilegal akan terus ada.
Para pegiat lingkungan dan pakar hukum mengingatkan: Satgas PKH punya kewenangan dan regulasi yang cukup untuk menindak pabrik-pabrik itu, namun hingga kini pilihan itu belum diambil. Tesso Nilo pun terus menyusut.
Hal yang seharusnya tidak mahal:
1. Pendidikan
2. Daging, susu, buah
3. Penerbangan domestik
4. bbm
5. minyak goreng
6. buku
Yang harusnya mahal:
1. Gaji guru
2. Gaji nakes
3. gaji damkar
4. saptam BCA
Lu mau tau gak gobloknya narasi lu di mana? Ada murid yang suka dan merasa terbantu dengan MBG, tapi difarming bahwa MBG itu berhasil. Padahal, kalo lu pinteran dikit, postingan lu ini bisa dijadikan kunci buat evaluasi ulang program MBG. Sini, biar gue bantu jelasin:
1. Murid yang merasa terbantu dengan adanya MBG didata, mereka berasal dari keluarga miskin/menengah/kaya;
2. Dengan data yang didapat di poin 1, kelompokan data per kelas ekonomi-tingkat kepuasan;
3. Jika rata2 yang merasa terbantu adalah kelas miskin, maka program wajib tersegmentasi bagi murid tidak/kurang mampu;
4. Kenapa MBG harus dievaluasi ulang dan segmentasi penerimanya hanya kelas kurang/tidak mampu? Karena itulah problema yang harus diselesaikan oleh pemerintah;
5. Apa yang akan terjadi jika penerima MBG hanya dari kalangan kurang/tidak mampu? Porsi anggaran berkurang, negara bisa hemat hingga ratusan triliun per tahun, APBN kembi sehat, penerima manfaat jadi tepat sasaran, hingga meminimalisir potensi korupsi oleh pemilik dapur;
6. Jika penerima manfaat sudah "targeted" ke murid dari kelas kurang/tidak mampu, apa langkah selanjutnya yang harus diambil oleh pemerintah?;
7. Perluas lagi sasarannya ke HANYA penderita stunting/gizi buruk, sedangkan ibu hamil diberikan paketan MBG yang berbeda (produk khusus selama masa kehamilan untuk membantu pertumbuhan/kesehatan janin; bukan makanan berat yang berpotensi terdapat kandungan racun);
8. Jika pemerintah mampu melakukan poin 1-7, gue yakin Prabowo bakal dapat banyak pujian bahkan dari orang2 yang sebelumnya ngasih kritikan keras ke program MBG.
Tapi yang jadi pertanyaan, apakah Prabowo mampu dan berani untuk evaluasi ulang (total) programnya, termasuk pengurangan jumlah insentif per hari bagi pemilik dapur?
Sakit jiwa nih yang punya dapur MBG.
5 ompreng MBG hilang terus minta diganti rugi dengan 1 siswa, yaitu anaknya sendiri. Dan 1 calon siswanya harus dikeluarin biar anaknya bs masuk ke sekolah itu.
Keterlaluan banget. Bener2 speechless bacanyaa 🤬🤯
Kunang-kunang dulu jadi lampu malam gratis dari alam. Sekarang? Mereka perlahan “logout” dari dunia kita. Bukan karena mereka lemah, tapi karena kita terlalu terang. – Polusi cahaya: lampu jalan & kota bikin sinyal kedip mereka ketutup, jadi susah cari pasangan. – Hilangnya habitat: rawa, semak liar, dan area lembap yang diganti beton. – Pestisida: racun di tanah & air ngebunuh larva mereka – Perubahan iklim: suhu & musim yang kacau ganggu siklus hidup. – Polusi air: larva kunang-kunang hidup di lingkungan lembap/air, kalau kotor ya selesai. Mereka bukan tiba-tiba punah, kita aja yang pelan-pelan bikin dunia nggak cocok buat mereka.
Ternyata kronologi perusakan warung madura oleh oknum TNI AD kemarin tu karena oknum TNI gak mau bayar Admin Qris yg cuma 1000 rupiah waktu beli rokok.
Parahnya lagi oknum TNI tersebut memukul penjaga warung yg seorang WANITA!!
Jijik bgt cuma karena uang 1000 rupiah trus mukul Cewek..🤮
Samboja Lestari sedang sekarat. Kawasan yang susah payah direhabilitasi selama 20 tahun kini dikepung oleh ambisi tambang ilegal yang makin berani. Tidak ada lagi rasa aman bagi ratusan Orangutan dan Beruang Madu ketika alat berat mulai merangsek masuk ke jantung konservasi.Mirisnya, ini bukan sekadar soal kerusakan alam, tapi soal pembiaran. Bagaimana mungkin tambang ilegal bisa leluasa merusak benteng terakhir satwa endemik kita tanpa tindakan tegas?Hutan ini adalah rumah mereka, satu-satunya yang tersisa.
Jika hari ini kita diam melihat tambang ilegal menggerogoti Samboja Lestari, jangan kaget jika esok anak cucu kita hanya bisa melihat Orangutan lewat buku sejarah.Stop pembiaran. Stop kehancuran. ✋🦧
Kita bantu viralin, biar cepet ketangkep pelakunya guys...
Sebuah mobil diesel menabrak gerobak sayur di Jalan Raya Kalimalang, Duren Sawit, Jakarta Timur, Setelah kejadian, kendaraan tersebut langsung melarikan diri, 02/05/2026
Setelah gajah Sumatera ditemukan mati 2 ekor kini ditemukan lagi se-ekor harimau Sumatera di temukan mati di bentang alam seblat bengkulu.
Kamis 30 april 2026 Bengkulu.
Buk @susipudjiastuti 🙏
Source: https://t.co/QoM5DRCGY4
BREAKING🚨
DIDUGA KARENA ORANG TUANYA KRITIS TERJADAP PROGRAM MBG, MURID DISALAH SATU SD DI PEMALANG DIBERHENTIKAN DARI SEKOLAH❗
Seorang Siswa SD Di Kec. Randudongkal, KAB. PEMALANG Diberhentikan dari Sekolah oleh pihak Sekolah.
Ini kronologinya 👇🏼
CUPLIKAN LANGSUNG: Warga Palestina pingsan karena kelaparan hebat di Gaza, disiarkan langsung di televisi. Sebuah momen yang tidak boleh dilupakan dunia.
guys tolong bantu rt like lagi karena ga rame = masalah ga selesai 😭😭 ini masih sepi bgt bgt bgt bahkan ga di up di tv nasional
postinganku yang sebelumnya miss info ternyata dana yang hilang adalah dana koperasi umat yang berada di bawah naungan paroki, bukan dana gereja (persembahan) ya
dan fyi ternyata bukan 28 M tapi 31 MILIAR (tonton di podcastnya menit 19an). WOI 31 M TUH GEDE BANGETTT, banyak umat yang percayain dananya ke BNI dan pasti butuh dana tersebut untuk sehari-hari mereka jadi tolong bantu ramein biar masalah ini tuntas!!!
halo @BNI tolong selesaikan kasus ini dan kembalikan dananya secara full, terlepas ternyata dana dititipkan ke produk gelap si kepala bank tapi tetep aja hal ini merupakan bentuk kelalaian bank karena telah meloloskan kepala bank (orang berstatus & dipercaya) sampe2 bisa nipu sampai 31 miliar gini :(((