#OnThisDay (21 Mei 2018) Inter mengalahkan Lazio dengan skor 2-3. Pertandingan ini kerap dianggap sebagai garis finish banter era Inter. Gol Vecino menjelang akhir pertandingan adalah momen puncak yang meloloskan Inter ke UCL 2018/2019.
No offend ya. Apa pentingnya persepsi ekonom utk menilai kondisi ekonomi? Kalau utk menilai kebijakan, ok. Kinerja ekonomi bisa & biasa dilihat dr berbagai indikator, dr pmrth maupun sumber lain. Bisa diolah utk lihat lbh dalam.
Kalau persepsi pelaku usaha atau masy, mmg penting.
NEW 🧵
A quick thread of charts showing how Trump’s economic agenda is going so far:
1) Trump has had the same impact on economic uncertainty as a global pandemic.
This is a thread on Trump's latest barrage of tariffs:
1) What are they?
2) Who is most impacted?
3) And what are the Asian economies going to do about it, short-term and medium term?
@sharp_writing
https://t.co/jiJ22oMAuG
Teman2, jika berkenan, mohon partisipasinya dalam survei online ttg masalah pembayaran non tunai. Thanks! 🙏
https://t.co/i6WHSnP3Hm
Bapak/ibu/teman2 semua, Akademika Center (lembaga penelitian independen) sedang melakukan studi mandiri tentang permasalahan pemyaran non tunai.
Di sisi lain, saya juga mencoba memahami argument opponentnya bang @irwndfrry. Setau saya kalau semisalnya UMP itu ditetapkan di atas competitive wage, jumlah TK turun lebih rendah dari L_c (menciptakan leakages ke informality atau unemployment.) UMP dan jumlah TK jadi terbalik.
Dalam kondisi ini, secara teori (yang saya pahami), market wage itu pasti di bawah competitive wage. Tanpa ada UM, optimal pointnya di W_m, L_m. Jadi pada saat UMP (naik) sampai pada tingkat competitive wage, maka quantity (formal) labor-nya juga naik ke L_c
Federico Dimarco: "Sebagai seorang Interista, ini merupakan perasaan yang luar biasa. Saat kaki saya patah, saya tidak pernah terpikir bisa kembali ke Inter dan meraih Scudetto disini."
https://t.co/wxhKsgPyHL
Terpahat dua bintang di dada. Bukti nyata perihal menyentuh jumlah 20 kali juara.
Berjarak 42 tahun dari apa yang lebih dulu Juventus lakukan. Jelas bukan soal, karena rival sekota berhasil mereka taklukkan.
AC Milan masih punya empat menit untuk menyamakan skor. Namun Theo Hernandez menarik kerah Denzel Dumfries sampai melar. Calabria melayangkan bogem mentah untuk Frattesi yang seketika terkapar. Berselimut amarah, mereka pergi keluar. Bad blood di waktu krusial.
Bisa ular besar meracuni kota Milan. Enam kemenangan beruntun pada derbi setara dengan jarak enam kaki mereka menggali kuburan.
La Beneamata yang tersayang. I Nerazzurri menjadi warna primer musim ini.
Tidak ada sinema yang lebih menarik di Paramount+ dibanding perjuangan Inter. Seberapapun keren kostum tim Serie-A lainnya pada musim depan, apalah artinya tanpa perisai Il Tricolore.
Selisih 17 poin, hanya sekali kalah, dan memastikannya pada Derby della Madonnina. Kurang impresif apa?
Dalam pimpinan Inzaghi yang tidak terlahir offside, Inter unjuk superioritas pada dua sisi lapangan. Tinggal terpaut satu dari Helenio Herrera dan Roberto Mancini, dia tercatat sebagai allenatore ketiga terbanyak penyumbang trofi. Bisa setara, andai tahun lalu timnya lebih mawas diri mengawasi Rodri.
Juga kehadiran Thuram yang tidak bernama depan Lilian, menciptakan kombinasi mematikan dengan El Toro yang kian presisi memanfaatkan peluang.
Tercipta 35 gol dan 16 asis dari duet maut yang semakin langka di Eropa. Sambil duduk di atas mistar, Lautaro kembali berada di posisi tertinggi tanpa lagi merecoki Messi.
Mungkin mereka tidak sehebat Milito-Eto'o, tapi jelas lebih baik daripada Biabiany-Icardi. Alegori bagi dua fase memori: Treble Winners dan Peak Banter Era.
Katedral di Kota Milan sekali lagi menggelar perayaan. Untuk Barella, Dimarco, Acerbi, Audero, dan Inter secara keseluruhan.
Tanpa peduli seberapa sahih tafsiran perihal angka sebenarnya menurut publik Turin. Terkait kontroversi 2006 yang terus aktual, seperti kabar baru kemarin.
Tanpa perlu mengetes ada atau tidaknya DNA Eropa. Mereka, klub Italia terakhir yang berjaya pada kompetisi paling elite di sana.
Bersama gema, "I Campioni Dell'Italia Siamo Noi", ada yang baru di atas logo Inter Milan musim depan. Bersama Simone Inzaghi, mereka terus unjuk superioritas dominan.
#ForzaInter #IM2Stars
▪︎
📝: @oomrahman - @Box2BoxBola
Kadang masih suka percaya gak percaya liat Inter disandingin sama tim2 top begini. Perasaan baru kemaren dilatih sama Walter Mazzari dan wing back nya Nagatomo😁