@darkcrescential Astaga. Mau tujuanya prokreasi atau rekreasi tetep ada konsekuensi dan potensi kehamilan lah, kecuali kamu pakai alat kontrasepsi. Pakai alat kontrasepsi pun masih ada chance 0.00000001% kebobolan.
@nyangbeneraja@wafertoll@blndzry@brebbyuki Eh anak tolol kalo ada yg setuju aborsi karna hasil pemerkosaan bukan berarti dia pro aborsi untuk semua alasan, korban pemerkosaan mau aborsi udh ada uu nya, sekrng kalo ada orng ngewe suka sama suka jadi anak trus di aborsi ada uu nya ga tolol.
@meluwnaa Kalau logikanya semua klaim spiritualitas pribadi langsung dianggap agama tanpa kriteria standar, berarti kalau ada sekte atau kelompok fanatik yang menyembah karakter anime dan menganggapnya sebagai Tuhan/Dewa, apakah kelompok itu harus otomatis diakui sebagai agama resmi juga?
@SoetisnaWahyu@meluwnaa@barli_bola Ya berarti sudah benar diskusinya selesai, orang waras ga akan masuk sekte sesat makanya definisi beragamanya jadi beda. Toh dia juga cuman orang caper cari validasi aja, jangan terlalu di anggap serius π€£
@meluwnaa@SoetisnaWahyu@barli_bola Udah tanya ai nih jawabanya gini, tapi kalo lo memandang sekte sekte sesat yang ritualnya harus pake darah dan daging manusia untuk persembahan sebagai salah satu agama berarti diskusi kita selesai. Karna definisi agamanya kita udah beda.
@rinnezhaa@cozyaltruis Jangan samakan yang Golput dengan voter 02, yang Golput itu menganggap ketiga calon tidak sesuai dengan kriteria yang di inginkan, dan tidak memilih adalah bentuk sikap, bukan malah memilih dan berlindung dibalik kata kata "memilih yang terbaik dari yang terburuk"