BAGUS BANGET!!
Kapan lagi bisa dengerin "kuliah" dari Ray Dalio secara langsung.
Tonton deh. Bermanfaat banget. Apalagi di era sekarang.
Thank me later!
Selain Fundamental & Technical, banyak pendekatan lain yang dipakai fund secara global, diantaranya:
1. Quantitative/Factor-Based Investing.
Investasi berbasis systematic rules, no human judgment.
Eksploitasi faktor2 statistik yang terbukti menghasilkan excess return: size, value, momentum, quality, etc.
All decisions are based on a model.
Fund: Renaissance Technologies, Two Sigma, AQR Capital, D.E. Shaw.
2. Global Macro.
Pakai pendekatan top-down.
Baca siklus ekonomi global.
Soros pakai ini untuk short Pound Sterling 1992, profit $1 miliar dalam satu hari.
Fund: Soros Fund Management, Bridgewater (Ray Dalio), Duquesne (Druckenmiller).
3. Event-Driven.
Eksploitasi corporate actions/events: Merger, akuisisi, bankruptcy, spin-off, etc.
Paulson & Co. pakai strategi ini untuk short subprime 2007, profit $15 miliar.
Fund: Elliott Management, Paulson & Co, Pershing Square, Third Point.
4. CTA / Trend Following
Murni follow momentum harga lintas semua asset class: komoditas, FX, rates, equity index.
Zero fundamental view.
Pure based on price action, tapi systematic.
Fund: Man AHL, Winton Group, Campbell & Company, Millburn.
5. Relative Value / StatArb.
Eksploitasi mispricing antara dua aset yang historically seharusnya bergerak bersama.
Profit dari spread, bukan dari market direction.
LTCM pakai ini, collapsed di 1998 karena overleveraged.
Fund: Citadel, PDT Partners, D.E. Shaw.
Penting untuk diingat kalau batas2 antara pendekatan2 di atas sebenarnya ngga saklek 100% mutually exclusive.
In real world investing, garisnya sering kali blur:
• Multi-Strategy Funds: Nama2 besar seperti Citadel atau D.E. Shaw itu sebenarnya multi-strategy.
Di satu lantai mereka main Quantitative, di lantai lain mereka main Relative Value atau Macro.
• Quant-amental: Sekarang banyak fund Fundamental yang mulai pakai Quantitative tools buat nyaring data, dan sebaliknya, tim Quant mulai masukin variabel fundamental ke model mereka.
• Macro meets Event-Driven: Macro trader mungkin melihat kebijakan suku bunga (Macro), tapi eksekusinya bisa lewat instrumen yang sifatnya Relative Value untuk memitigasi risiko.
dan lain sebagainya.
Pengkotakan ini dibuat supaya kita lebih gampang memahami "DNA" utama sebuah strategi.
Whatever works, as long as it makes money!
Kuliah 2 jam dari Stanford University ini mengungkap cara membangun LLM seperti ChatGPT dan Claude dengan kedalaman materi yang melampaui pengetahuan banyak profesional di industri AI kelas atas
Cara Tau Saham Mau di Backdoor Lebih Dulu Dari yang Lain
PANI naik +1.201 %, PACK +1.847 %, IATA +516 %
Semua backdoor listing ini punya satu kesamaan, dan semuanya pasti melewati satu proses yang namanya Konversi Scriptless Yuk kita bahas