"Allah memberimu nikmat bukan karena engkau mulia, tetapi agar terlihat siapa yang sadar dan siapa yang lupa. Sebab, nikmat sejati adalah nikmat yang menundukkan hati, bukan yang meninggikan kepala."
— Ibnu Athaillah
Sekali pun terpenjara dalam bisu
Rindu tetaplah rindu
Ia tak memerlukan kata atau aksara
Untuk membuktikan bahwa ia hidup
Ia menyusup seperti angin
Dinginnya menghunjam relung batin
Begitulah rindu...
Sejauh apa pun tersesat
Di samudera waktu
Ia akan selalu menemukan jalan pulang
Menuju pelukan yang sejak awal menantinya
🤍🌹🤍
“Amalan merubah miskin jadi kaya, sulit jadi senang dan terpuruk jadi Bahagia. Bacalah surat At-taubah ayat 128-129. Baca 41x sehabis shalat fardlu. Minimal 3 hari Insya Allah ijabah.”
KH. Maimoen Zubair
@dawuhguru
Pelajarilah ilmu, sebab mempelajarinya karena Allah akan melahirkan rasa takut kepada-Nya.
Mencarinya adalah ibadah, mengkajinya adalah tasbih, membahasnya adalah jihad, mengajarkannya kepada yang belum tahu adalah sedekah, dan menyampaikannya kepada yang berhak adalah bentuk pendekatan diri kepada Allah.
Selain itu, ilmu juga akan menjadi teman di saat kesendirian dan sahabat paling setia di kala sepi.
—Mu’adz bin Jabal
Sa’id bin al-Musayyib pernah mengatakan:
“Suatu ketika, aku sedang duduk di antara makam Nabi Saw dan minbar beliau, Raudhah. Tiba-tiba, aku mendengar seseorang berdoa:
َّاللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ عَمَلًا بَارًّا، وَرِزْقًا دَارًّا، وَعَيْشًا قَارا
Allaahumma inni as-aluka ‘amalan baarran, wa rizqan daarran, wa ‘aisyan qaarran.
‘Ya Allah, aku meminta kepada-Mu amal yang penuh kebajikan, rezeki yang melimpah dan terus mengalir, serta kehidupan yang tenang dan mapan.’
Lalu aku menoleh, tetapi tidak melihat seorang pun. Sejak saat itu, aku terus mengamalkan doa tersebut, dan tidaklah aku mendapatkan sesuatu darinya kecuali kebaikan.”
Sufyan Ats-Tsauri ra :
Telah sampai kepadaku berita bahwa akan datang kepada manusia suatu zaman dimana hati mereka pada zaman itu dipenuhi oleh cinta terhadap dunia sehingga hati tidak bisa dimasuki Khasyyah (Rasa takut kepada Allah swt).,
suka banget dengan kalimat ini :
"Jangan menertawakan badai orang lain hanya karena langitmu sedang cerah."
tapi, jangan lupa juga sebaliknya :
"Jangan menghujani matahari orang lain hanya karena langitmu sedang badai"
لا تبحث عن قيمتك في أعين الناس، فبعض العيون لا يملأها إلا التراب
Jangan mencari harga dirimu di mata orang lain, karena sebagian mata hanya dipenuhi debu.
Kadang Allah menghadirkan sepi agar kita belajar mengerti.
Menghadirkan luka agar kita belajar ikhlas. Dan menghadirkan lelah agar kita belajar melepas.
Pada akhirnya, hidup bukan tentang memaksakan semuanya terjadi, tapi tentang belajar menerima dan berserah pada takdir-Nya.
KUNCI HIDUP BAHAGIA DI DUNIA
Abu Abdillah Ikrimah berkata,
ليس أحد إلا وهو يفرح ويحزن ولكن اجعلوا الفرح شكرا والحزن صبرا
"Siapapun pasti akan mengalami bahagia & sedih, akan tetapi jadikanlah bahagiamu sebagai bentuk syukur, dan jadikan rasa sedihmu sebagai bentuk sabar."
Ada raungan sang dewa dari telaga cinta
Kala rindu menyibak sebuah rasa;
Dalam diamnya sang dewi-pun menahan siksa
Sambil bercerita pada rindu yg menjelma menjadi senja.
Kita tidak di satukan oleh semesta
Tp setidaknya kita pernah berbahagia
Walaupun hanya sementara
#CelahAwan
ׄ
يا الله... ليس لدي ما أفتخر به، ولكني آمل أن يعجبك أحد أعمالي الصالحة على الرغم من أن معظم ما لدي هو ذنوب.
Ya Allah... aku tidak punya apapun untuk dibanggakan,namun aku berharap Engkau menyukai salah satu kebaikan ku walaupun kebanyakan yg kumiliki adalah dosa.