Menunda mandi junub dapat menyebabkan 3 dampak buruk
1. Mewariskan/memicu penyakit was-was: Orang yang suka menunda mandi janabah akan lebih mudah diserang oleh bisikan was-was, keraguan, dan pikiran bimbang dalam hatinya
2. Menanamkan rasa takut/cemas ke dalam jiwa: Menunda bersuci dalam keadaan junub membuat benteng ruhani melemah, sehingga jiwa seseorang menjadi penakut, mudah cemas, atau merasa tidak tenaang
3. Mengurangi keberkahan dalam setiap aktivitas/gerakan: Segala aktivitas, pekerjaan, atau urusan yang dilakukan saat seseorang menunda-nunda mandi wajib akan kehilangan nilai keberkahannya.
Oleh karena itu, dalam adab Islam, sangat dianjurkan untuk menyegerakan mandi wajib setelah berhadats besar agar ruhani kembali bersih, dijaga oleh malaikat, dan terhindar dari dampak-dampak negatif di atas.
Secara medis, fenomena jenazah yang bergerak bukanlah tanda bahwa mereka hidup kembali, melainkan reaksi kimia dan refleks alami. Hal ini biasanya terjadi akibat Lazarus sign, energi otot residual, atau proses dekomposisi.
Tapi biasanya warga plus enemdua mengaitkannya dg hal2 mistis .
Salam kamis malam alias malam jumat
====
Esok kami akan ke Arafah untuk wukuf, ada jemaah buat kompilasi doa-doa pilihan. Harap dan manfaatkan dan kongsi kepada orang lain.
pautan : https://t.co/84xZMA19IF
Imam al-Ghazali berkata:
“Selama seseorang hidup dalam keadaan aman, sehat badannya, dan memiliki makanan untuk hari itu,
maka kesedihan dan kegelisahannya karena urusan dunia adalah tanda kekurangan dan kebodohannya.”
Artinya, jika seseorang sudah berada dalam keadaan aman, sehat, dan tercukupi kebutuhannya, tetapi masih larut dalam kesedihan karena urusan dunia, maka itu menunjukkan cara pandangnya yang keliru, ia lebih sibuk memikirkan apa yang belum dimiliki daripada mensyukuri nikmat yang sudah ada.
Detik-detik tokoh sekuler mayatnya tidak diterima bumi.
Karena tidak memahami tentang Islam maka Prabowo menjadikan Mustafa Kemal Atat��rk sebagai idola. Ngomong anti asing tapi penyambah bule.
For one who recites this Salawat Shareef once, 70 angels will continue to write the reward for it for a 1000 days.
Hujjat al-Islam Imam Ghazzali RA reports that those who read this Salawat Shareef 7 times on 7 consecutive Fridays will Insha Allah surely get the intercession .
Pembagian Rezeki Menurut Imam al-Ghazali
1. Rezeki Madhmun (yang dijamin)
Artinya, rezeki yang sudah dijamin langsung oleh Allah Ta'ala. Seperti, makanan, minuman, udara, kesehatan, semua yang bikin tubuh dan jiwa kita tetap hidup. Rezeki ini nggak tergantung sama sebab duniawi. Allah sudah menjamin, dan Dia yang paling bertanggung jawab. Karena itu, untuk jenis ini kita wajib bertawakkal sepenuhnya, baik secara akal maupun dalil. Allah yang menyuruh kita ibadah dengan tubuh ini, pasti Dia juga yang menjamin kekuatan dan energinya.
“Seorang anak tumbuh dari apa yang ia lihat di rumahnya; sebagaimana pohon, ia tumbuh dari akar yang menumbuhkannya.”
Lingkungan pertama seorang anak bukanlah sekolah, melainkan rumah. Apa yang ia lihat setiap hari—kebiasaan, ucapan, buku, dan lain sebagainya, bahkan suasana—itulah yang diam-diam membentuk cara berpikir dan jiwanya.
“Mengapa engkau memilih lapar, padahal di hadapanmu terbentang berbagai kenikmatan dunia?”
Nabi Yusuf pun menjawab: “Sebab, aku khawatir, kenyang akan membuatku lupa kepada orang-orang yang lapar.”
PENDAPAT 4 MAZHAB TENTANG HUKUM ΜΕΜΑΚΑΙ PARFUM BERALKOHOL SAAT SHALAT
IMAM HANAFI
HUKUM = Boleh & Sah, kecuali jika alkoholnya murni berasal dari perasan anggur atau kurma (khamr).
ALASAN = Alkohol sintetis/industri tidak dianggap najis secara fisik hanya haram jika diminum.
Mudah mengenali wahabi, ajak bahas akidah. Jika dia memgakui Tuhan duduk di Arsy,
Tuhan punya sifat fisik, punya tangan, kaki, betis, mata tapi ga punya leher, Fix dia WAHABI MUJASSIM Ahlul Bid’ah, ga butuh pengakuannya.!
PENDAPAT 4 IMAM MAZHAB TENTANG HUKUM WANITA MENIKAH ΤΑΝΡΑ WALI
Abu Hanifah
HUKUM = SAH
ALASAN = Perempuan dewasa dianggap memiliki otoritas penuh atas dirinya sendiri sebagaimana ia bebas mengelola harta sehingga campur tangan wali tidak berat wajib.
DALIL = QS. AL-BAQARAH : 232
Berikut Urutan Memandikan Jenazah
1. Persiapan
Siapkan air bersih, sabun/daun bidara, kapur barus, kain penutup
Letakkan jenazah di tempat tertutup
2. Menutup aurat
Tutup aurat jenazah dengan kain
3.Niat
Niat memandikan jenazah karena Allah Ta’ala