Sdh keluar dan beredar uang palsu yg ada fosfornya, cek ultraviolet juga muncul , tetapi berbeda BI nya dan tulisan 100 rb nya, hati2 ... !!!
Sosialisasi ke tmn dan saudara.
Semoga bermanfaat
🙏🌹🙏
Plot twist hidup tuh emang gak bisa di-skip. Kita gak pernah dikasih pilihan mao lahir di mana, dari keluarga siapa, atau kondisi hidup kyk gimana. Smua itu literally gacha dari semesta.
Jadi ya... lahir di Papua bukan masalah. Yang bahaya itu kalau udeh keburu percaya sama omongan orang yg bilang kita gak bakal bisa berkembang. Padahal realitanya? Bnyk yang terus buktiin sebaliknya.
Hidup emang gak ngasih easy mode, tapi bukan berarti kita gak bisa naik level. Pelan-pelan ja yang penting trs gerak.
PSN Food Estate Wanam ❤️
#ketahananpangannegeri
Dihajar Teman, Dibanting Ustadz: Di Mana Keadilan untuk Mustakim? 💔
Muhammad Mustakim (16), santri Ponpes Darul Ulum Amiral Takalar, mengalami penyiksaan berlapis. Usai dipukuli dua temannya (IR & LU), ia lari ke bawah mencari perlindungan ustadznya (AW). Bukannya ditolong, ia malah dibanting dan ditampar hingga babak belur.
Seorang anak di bawah umur, terluka, mencari perlindungan, justru dihakimi secara brutal oleh gurunya sendiri.
Yang bikin geram: Kenapa para pelaku masih bebas? Apakah ada upaya tutup kasus berkedok "damai internal"?
Hukum harus bertindak tegas! Pesantren adalah tempat belajar akhlak, bukan arena kekerasan.
Laporan terbaru WHO meninjau cara negara-negara menggunakan beragam alat untuk memantau sistem kesehatan dan ketahanan kesehatan. Laporan ini juga menawarkan pendekatan dan indikator untuk memperkuat pengukuran.
🔗 Unduh laporannya di https://t.co/UlILtuorFe
#SehatUntukSemua
Our heartfelt thanks to #Indonesia - a WHO Western Pacific Member State - for demonstrating its tangible support to our joint vision of #HealthForAll, especially at this time of challenge for our organization and the wider @UN ecosystem.
Terima kasih to 🇮🇩 President @prabowo, Health Minister Budi Gunadi Sadikin and all involved in helping make Indonesia’s pledge to @WHO’s Investment Round happen.
Through our @WHOIndonesia country office led by Representative Dr @NParanietharan and @WHOWPRO, we are steadfast partners with the Ministry of Health @KemenkesRI in serving the ~288 million people of Indonesia across a vast archipelago - truly seeking to leave no one behind. 🙏
@UNinIndonesia@SabharwalGita@miklos_gaspar@Kemlu_RI@ASEAN@BudiGSadikin
Bagi warga Sleman, Jogja, dan sekitarnya, mohon luangkan waktu sebentar untuk membaca informasi ini. Saat ini ada sebuah keluarga yang sedang kebingungan mencari keberadaan ibu/istri mereka yang sudah dua minggu lebih tidak ada kabar.
Berikut adalah data lengkap mengenai orang hilang tersebut:
📌 PROFIL LENGKAP:
Nama: TRI ASTUTI
Usia: 41 tahun (Kelahiran 27 Oktober 1984)
Pekerjaan: Ibu Rumah Tangga
Alamat Tinggal: Karangharjo RT 001 RW 023, Kalurahan Margorejo, Kapanewon Tempel, Kabupaten Sleman, DIY.
🔻 KRONOLOGI KEJADIAN
Ibu Tri Astuti adalah seorang istri dan ibu dari dua orang anak. Cerita hilangnya beliau bermula dari sini:
Rabu, 17 Juni 2026, anak Ibu Tri Astuti memberi tahu ayahnya (suami Ibu Tri) bahwa ibunya pergi meninggalkan rumah dengan alasan ingin mencari pekerjaan. Saat pergi, beliau membawa tas berukuran besar.
Mengetahui hal itu, sang suami langsung menyusul dan membuntuti Ibu Tri. Suaminya sempat menghentikan beliau di tengah jalan.
Di pinggir jalan tersebut, pasangan suami istri ini sempat terlibat adu mulut atau cekcok. Namun, Ibu Tri tetap berskeras pergi dan melanjutkan perjalanannya membawa tas besar tersebut.
Empat hari kemudian, tepatnya pada hari Minggu, Ibu Tri sempat menelepon anaknya (21 Juni 2026). Namun, saat itu beliau menggunakan nomor HP yang baru.
Setelah telepon pada tanggal 21 Juni itu, nomor baru tersebut sudah tidak bisa dihubungi lagi. Ibu Tri belum pulang ke rumah, tidak ada kabar sama sekali, dan keberadaannya tidak diketahui.
Pihak keluarga sudah resmi melaporkan kejadian ini ke pihak kepolisian dengan nomor laporan resmi: L/GANGGUAN/B/9/VII/2026/SPKT/POLDA D.I. YOGYAKARTA tertanggal 3 Juli 2026.
📞 NOMOR KONTAK YANG BISA DIHUBUNGI:
Jika Anda tidak sengaja melihat Ibu Tri Astuti di jalan, di angkutan umum, di tempat kerja, atau memiliki informasi sekecil apa pun mengenai keberadaan beliau, mohon kesediaannya untuk segera menghubungi:
Kantor Polisi terdekat atau hubungi Call Center Polisi di 110
WhatsApp SPKT POLDA DIY: 0813-2691-0244
WhatsApp DITRESKRIMUM POLDA DIY: 0813-2680-2328
Sc: Diolah dari @PoldaJogja
Satu tindakan kecil dari Anda dengan menekan tombol "Share / Bagikan" sangat berarti untuk membantu kedua anak beliau agar bisa berkumpul lagi dengan ibunya. Terima kasih banyak atas kepedulian Anda semua.
Ayuk ...siapa yg mau uji nyali ekstrim, bisa ke sini nih.
Uji nyali dan therapy degup jantung.....bagi yg ngidap penyakit jantung dan phobia ketinggian...sebaiknya jangan coba-coba ya....