@Buuu_ngaaa Lho, mayoritas masyarakatnya memilih mereka kok. Menang telak lho.
Semoga pemilih 02 di 2024 selalu dipersusah serta ikut menanggung semua dosa-dosa govt pilihannya.
@Swanketigaaa buzzer gausah ditanggapin, om. semakin kita meladeni buzzer, semakin besar engangement mereka, semakin banyak pula yg melihat.
satu2nya cara ngelawan buzzer adalah: DIAMKAN.
@reftif_ Yg menang dari 2014 juga itu-itu aja.
Demokrat dan Republik ga akan bisa bersatu. Tapi di indo, partai politik yg kemarin musuh, hari ini bisa jadi teman. Partai politik yg kemarin teman, bisa jadi musuh.
Jadi ga bisa dibandingkan ya dengan sistem demokrasi di US.
@BapakKerja Taruh polisi di bawah kemenkum. Pisah provos dan pom dari polisi dan tni, menjadi di bawah presiden langsung. Presiden fokus mengurusi kasus-kasus korupsi yg melibatkan aparat sipil ataupun tentara. Sedang kasus non-aparat diurus kemenkum.
@TwipsX Itu gaji pokok. Ada juga bayaran per proyek. Belum lagi akomodasi seperti makanan bisa reimburse ke client ketika oegang proyek. Makanya karyawan big 4 terlihat hedon, lha dibayarin client.
Take home pay junior up to 20an juta tergantung jenis proyek dan clientnya.
@Smash1014314 Ini sih jelas sinyal koreksi. Trader pensiun macam saya saja paham.
Bisa saya jelaskan fundamentalnya, tapi bakal panjang.
Berarti perkiraan tahun 2027 bakal 20ribu ya. Emas dan dolar sama-sama jatuh, rupiah beneran ga berharga.
@AutobahnRay@farisrachman_1 Professional content creator, rate card nya oke kalau untuk edukasi bikin konten.
Konten “edukasi”-nya aja pembodohan massal kok. Ya tipikal konten kreator besar lah. Semua tentang engangement.
Pasang taruhan kuy, dia 2029 jadi buzzer apa engga. Gw taruhan dia jadi buzzer.
@orpheuskaze 1. Rupiah “menguat” jg bukan berarti sudah kuat. Bisa jadi pasar terkoreksi (menguat) sementara untuk kemudian melesat ke atas (melemah) lagi. Trader pasti paham;
2. Scr ilmu sosio-psikologi, fear mongering emang lebih mudah menyebar.
Poin utamanya: rupiah belum kuat.
@heikoram@AnggaPutraF@kupatt Mungkin dibatalkan krn ketika perencanaan ditemukan ada kemungkinan korupsi?
Seperti MBG. Konsepnya bagus, janjinya menarik. Tapi dg beban ke APBN yg berlebihan serta jadi ladang korupsi, apa perlu dilanjutkan?
@Rvalfrian@Hidupsebagai62 Sebenernya, kita kelebihan tentara. Mending pakai wamil / komcad, sehingga tidak ada dwifungsi tni.
Komcad SEHARUSNYA untuk mengurangi angka anggota militer.
Skrg kan banyak perwira tapi ga ada lg pekerjaan. Makanya antara dibuat2 jabatan atau masuk ke jabatan sipil.