Dosen ini "dihukum" bukan gara-gara kesaksian gaji di MK minggu ini.
Dimulai 2020, gara-gara nge-screenshot soal kasus Km 50 terus dikirim ke atasan.
Abis itu jam ngajarnya dipotong pelan-pelan, izin gak diproses, BKD-nya "kebetulan" gak pernah penuh.
4 tahun rapi banget nyusun alasan administratifnya.
BKD (Beban Kerja Dosen) itu instrumen buat ngukur kinerja ngajar-riset-pengabdian.
Tapi kalau atasan gak suka omongan lo, BKD bisa "kebetulan" gak penuh.
Abis itu serdos gak cair walau sertifikatnya udah di tangan.
Alat administratif jadi alat bungkam.
Rapi, sistematis, dan susah dituntut karena "kan cuma soal kinerja."
Serikat Pekerja Kampus lagi ngumpulin bukti-bukti intervensi yang dialami dosen ini, buat dilaporkan balik ke MK.
Jadi ini bukan cuma keluhan viral doang , ada jalur formal yang lagi disiapin.
Pemotongan jam ngajar udah jalan dari 2020.
Kesaksian di MK minggu ini cuma nambah babak baru: ancaman dan doxing.
Pak Jaksa akhirnya muncul. Konpres. Menjelaskan beberapa hal. Tapi banyak yang janggal, salah satunya soal brankas dan emasnya.
Di rumah pribadi ada brankas segede kebon terus bilang: ada pemiliknya.
Rumah pribadi. Ada pemiliknya.
Lha teruuuuussssss????
Korban ditanganin Hotman 911 Oknum polisi aktip cukup senior pelaku telah diamankan !
Kronologi Kasus :
1. awal kenal 2023 dan langsung dicekokin sabu dan diajari membuat sabu sendiri oleh terduga pelaku
2. Lalu di nikah siri dan ada penyimpangan seksual (main kartu rame2 lalu pada telanjang sambil direkam dan disetiap kamar pake cctv)
3. Si anak pelaku juga mengancam mau menyebarkan rekaman kalo cerita
4. Sering diintimidasi seperti digetok gagang pistol
KOMDIGI adalah Departemen Penerangan gaya baru.
Sebuah akun yang nge-spill gaya hidup mewah pejabat negara justru dibanned oleh Instagram atas permintaan KOMDIGI. Para pejabat bukannya bermuhasabah, malah memilih cara untuk membungkam kritik.
Sebuah kemunduran.
REKTOR ITB KE KOMISI X DPR:
KAMI CUMA DIBIAYAI APBN 18%, UKT 26%, SISANYA CARI SENDIRI!
INI KAMI SANGAT BERAT!
DI MALAYSIA, KAMPUS DIBIAYAI APBN 45%.
DI CHINA, 70-80%.
DI SINGAPURA, ANGGARANNYA 10x ITB, 50% DARI APBN.
KITA KAYA KAMPUS DI AMERIKA YANG CUMA 10% APBN.
Today, July 3, 2026, the people of Intan Jaya are staging a demonstration in the town of Sugapa. They are carrying the body of Melkiana—a woman who was shot inside her home between 7:30 PM and 8:00 PM WIT yesterday, July 2, 2026, in Wandoga Village, Sugapa District, Intan Jaya, Central Papua—to express their anguish, sorrow, disappointment, and grief.
Young children, pregnant women, and elderly women continue to be killed without the perpetrators facing legal consequences. Genocide persists on Papuan soil; Indonesia treats Papuans as animals—deeming them fit only for slaughter—while the world remains silent, acting as if nothing is happening in West Papua. The UN stays mute, and even the United States, a nation that champions human rights, is unable to take action. Indonesia, acting as a terrorist state, legitimizes stigmas and labels indigenous Papuans as "rebels" to justify killing them with impunity. The international community must not focus solely on Palestine and Africa; look instead to the Pacific region—specifically the western half of the island of Papua—and raise your voices for the sake of humanity and justice.
PENYIKSAAN BIADAB OLEH SEORANG ANGGOTA POLRI BERPANGKAT PERWIRA..!!
Istrinya dipaksa untuk memakai narkoba, disiksa secara fisik maupun psikis selama dua tahun, terakhir disiram air keras hingga luka bakar 47%.
Binatang aja ga sanggup kaya gitu..
Ini oknum apa binatang?
- Korban perempuan (inisial M, 30-an tahun) dianiaya sejak 2023
- Awal kenal lewat perkenalan teman lalu jadi hubungan suami-istri
- Korban baru tahu belakangan si pelaku ternyata sudah punya istri lain sebelumnya
- Sejak awal hubungan, korban dicekoki sabu-sabu, disekap, diancam, bahkan dipaksa ikut membuat sabu
- Ada juga dugaan kekerasan seksual menyimpang yang tidak dirinci lebih lanjut oleh kuasa hukum
- Kejadian terparah September 2025: korban disiram cairan diduga air keras, luka bakar sampai 47% di tubuh bagian kiri
- Pelaku sempat berbohong ke RS, bilang korban kena ledakan tabung gas biar kejahatannya nggak ketahuan
- Korban ditinggal begitu saja di RS tanpa tanggung jawab dari pelaku
-:Ancaman berlanjut: pelaku sempat mau sebar rekaman CCTV asusila buat bungkam korban
- Kasus sudah dilaporkan ke Bareskrim Polri, pelaku disebut masih anggota aktif dan sudah diamankan
🚨 Rakyat Papua di Intan Jaya melakukan long march atas kejadian pembantaian beruntun oleh TNI. #PapuaDaruratMiliter
- Ibu Merkina Duwitau & bayi tujuh bulan dalam kandungan meninggal kena peluru TNI nyasar
- Bapak Pendeta Elianus GKII dan Okto Tigau usia 19 tahun tewas ditembak aparat,
- Pastur Gereja Katolik Yanuarius dan 2 pekerja gereja yang mobilnya ditembaki.
This is so heartbreaking 💔💔
#IndonesiaGelap
Pejabat tak ber akhlak.
Kalau bukan karena MBG orang-orang didesa jarang makan telor dan daging ayam.
Inilah bentuk penghinaan yg nyata.
Sudah 81 thn negeri ini merdeka,seharusnya anda selaku pejabat,yg digaji oleh rakyat yg jarang makan telor,merasa malu mengucapkan kalimat seperti itu.
@kemendespdt
Elianus Agimbau, pendeta Gereja Kemah Injil Indonesia, dan Sandi Agimbau, meninggalkan kampung Kupia untuk mengungsi ke kota Sugapa, Intan Jaya, Papua Tengah. Mereka ditembaki dekat pangkalan ojek Mbamogo. Elianus mati di tempat, Sandi lari dari serangan https://t.co/ebdhnePnP0
Wajah tiga ekor WAKIL RAKYAT Timor Tengah Utara, terduga pelaku intimidasi terhadap dokter Icha hingga dokter yang masih berusia belia ini mengambil jalan pintas untuk mengakhiri hidupnya.
Kebiadaban kalian sangat keterlaluan. Kalian tak pantas jadi wakil rakyat.
Apakah sekolah/perguruan tinggi berwenang menyatakan keaslian ijasah? Tidak! Mereka hanya berwenang menyatakan seseorang pernah belajar, lulus, dan menerbitkan ijasah atas nama ybs. Kelulusan dan keaslian ijasah adalah dua hal berbeda.
Banyak yang nggak paham. Termasuk polisi.
24 orang ditangkap saat demo #IndonesiaSekarat di Surabaya.
2 di antaranya? Diduga akan dijerat kasus narkotika.
Bukan perusakan. Bukan kekerasan. Narkotika.
Taktik lama, korban baru.
64 guru besar dan intelektual : Todung Mulya Lubis, Bivitri Susanti, Usman Hamid, Feri Amsari, Saiful Mujani ,kompak menandatangani kecaman:
"Kebebasan berekspresi adalah hak asasi yang dilindungi konstitusi."
Negara punya 320 personel untuk bubarkan demo.
Tapi tidak punya jawaban untuk tuntutannya.
Pertanyaan buat kita semua: demo itu salah, atau yang dikritiknya?
JUST IN: BEM UI & BEM Trisakti bersama sejumlah BEM dari berbagai kampus menggelar Solidarity Campaign di kawasan Car Free Day (CFD) Jakarta
📸 owritedotid
pendapat bapak ini soal prabowo sejauh 2 tahun ini:
- presiden paling aneh yang pernah ada
- Cara respon kritik aneh yang kritik langsung dicap antek asing, antek oligarki, antek china
- Kalau enggak berani berantas korupsi dua kemungkinan: takut atau bagian dari korupsi
- Alasan sibuk lawan oligarki = logikanya aneh mana buktinya? Siapa oligark yang dipenjara?
- undervoicing soal ekspor tapi sampe detik ini tidak ada 9 naga yang ditangkap atau ditahan
- pernah ngasih data perusahaan yang kelabui ekpors tapi gk pernah di kasusin padahal udah jelas pemiliknya itu 4 naga
- Mau mahasiswa diam? Gampang perbaiki saja. Berantas korupsi, turunkan harga, jangan drama. Sesederhana itu
- Negara ini kleptokrasi isinya para maling dan Prabowo belum tunjukkan bukti nyata mau berubah
- curiga prabowo juga bagian dari para maling
🚨 Aksi #demo di Surabaya hari ini berakhir chaos 🚨
Ada 20 orang massa aksi ditangkap!! Dua diantaranya perempuan 🤬
Kronologis sementara ini yg beredar:
- Massa aksi menggelar demonstrasi dengan membawa sejumlah tuntutan kepada pemerintah.
- Aksi semula berlangsung dengan penyampaian orasi di depan lokasi unjuk rasa
- Situasi mulai memanas ketika terjadi saling dorong antara massa dan aparat di area pengamanan.
- Kericuhan kemudian meluas. Beredar video yang memperlihatkan lemparan berbagai benda, sementara aparat merespons dengan tindakan keras dan tidak manusiawi.
STAY SAFE SEMUANYA!! 💔💔
KRIMINALISASI TERUS TERJADI, PEMERINTAH MASIH TUTUP TELINGA!
Penangkapan kembali terjadi terhadap kawan-kawan kita yang menyampaikan aspirasi di Surabaya.
Sebelumnya, 1 orang di Cikarang dan 29 orang di Bandung juga ditangkap.
Kami menuntut pembebasan seluruh kawan kami!