I agree with Mark Fisher that technology isn't enough to create a new culture.
For that, it will need either a wizard or a philosopher.
Not both. One of the two.
-skema pre financing karena seringkali bikin bunn karya harus bayar pake uang sendiri baru dibayar pas project selesai (10-20 tahun) di proyek besar
Cc : @0xRevanchist_
ada beberapa hal yg sebenernya terjadi menjadi
Most likely
-Cost overrun karena kondisi lapangan yang mengharuskan penaikan biaya
-birokrasi anggaran dan pembiayaan yang birokratis nya cenderung lambat
-risk maturity missmatch bikin mitigasi pembayaran hutang jadi salah strat
pengakuan bos danantara soal BUMN karya:
- dia ngaku frustrasi soal keuangan bumn karya yang babak belur
- 4 bumn konstruksi (wika, pt pp, adhi karya, waskita karya) kompak merugi bareng di 2025
- total sekitar 25,1 triliun
- banyak dari bumn ini juga kejerat utang gede
- contoh pt pp properti butuh perbaikan aset (impairment) sampe hampir 13 triliun
- dia bilang "aset tinggal 7 triliun, sementara utangnya 24 triliun, mau diapakan?"
- alasannya masalahnya numpuk bareng di banyak bumn sekaligus, "selesai satu, masuk satu lagi"
- kelar satu BUMN, lahir lagi dari BUMN lain
An interesting text has recently been printed by anarcho-nihilists on the archipelago of #Indonesia, which has a strong anarchist movement and even loose connections to the now defunct Greek anarcho-nihilist militant group, Conspiracy of Fire Cells (CCF). The text discussesโฆ 1/
Phull et al (2019) analyze 43 LSE IR syllabi and uncover an entrenched 80/20 gender divide shaped by degree level, subfield, and course conveners' gender and seniority.
https://t.co/yiJjJAj6P5
in 1977, a 17-year old japanese girl flew to london to see the sex pistols perform live in concert. inspired, she went back to osaka, japan and started an indie punk rock band, releasing a single album in 1979. this rare album was reissued in 2022 for the first time in decades.
Banyak yang terharu sama statement Marc Cucurella ini. Tapi di balik ketegaran seorang ayah, ada sosok ibu yang bener-bener berjuang habis-habisan di belakang layar, yaitu Claudia Rodriguez.
โWaktu awal pindah ke London, pas Cucurella main buat Chelsea, situasinya bener-bener chaotic buat keluarga mereka. Claudia awalnya masukin Mateo ke sekolah reguler.
Ternyata Mateo stres berat, sering nangis, dan nggak bahagia karena sekolah itu nggak punya fasilitas buat anak autis.
โSebagai pendatang dari Spanyol, struggle Claudia nggak cuma soal emosi, tapi juga bahasa dan birokrasi. Dia harus belajar istilah-istilah medis dalam bahasa Inggris dan menavigasi rumitnya sistem pendidikan khusus (Special Educational Needs) di UK.
Dalam dokumenter Married to the Game, ada momen di mana Claudia nangis dan ngaku sempat merasa sangat bersalah, bertanya-tanya apakah dia ngelakuin kesalahan saat hamil sampai anaknya lahir dengan kondisi begitu. Beban mentalnya gila banget.
โTapi dia nggak nyerah. Claudia pontang-panting cari sekolah khusus anak autis di London sampai akhirnya ketemu. Sekolah itu ngasih terapi one-on-one dan ngajarin Claudia & Cucurella cara ngebangun rutinitas buat Mateo.
Perjuangan Claudia ini yang bikin keluarga Cucurella sekarang bisa stabil dan Mateo jauh lebih bahagia. Massive respect for her ๐๐ซถ๐ป
Ini boleh dispill ga ya, tapi di sini juga bisa akses jurnal gratis cukup ketik doi nya aja. Bisa jadi alternatif nyari jurnal cepet ga perlu buka lappy