Matt Freese nolak Manchester United di usia 18 tahun demi kuliah di salah satu kampus terbaik di dunia.
Nurutin kemauan keluarganya yang isinya ilmuwan semua, akhirnya dia masuk di Harvard University.
Sadar punya bakat besar, dia nekat mengambil keputusan ninggalin asrama lebih cepat buat masuk ke MLS dan akhirnya berlabuh di New York City FC.
Uniknya, dia nggak drop out. Pas pandemi melanda, Freese manfaatin kelas daring di sela-sela waktu latihan klub buat kelarin kuliahnya dan resmi lulus sarjana ekonomi Harvard di tahun 2022.
Puncaknya ada di Piala Dunia tahun ini, Mauricio Pochettino nunjuk Freese jadi kiper utama Amerika Serikat, menggeser veteran Matt Turner.
Dia juga seorang data nerd sejati memodelkan expected goals (harapan gol), merumuskan formula Pythagorean expectation, dan melakukan riset mendalam tentang kecenderungan para eksekutor penalti.
Dia mengatakan bahwa dia akan mempublikasikan temuan lengkapnya hanya setelah pensiun dari sepak bola.