Buat para suami:
Your wifeโs happiness comes before everything else, including your own.
Make sure istri happy dulu, baru lu minta hak lu. Dan kalo istri lu sampe bilang โkamu pilih hobi kamu atau aku?โ tandanya lu udah gagal bikin mereka happy.
Eh sedih banget loh ini bacanya ๐ bayangin deh istrinya udah cape2 masak masakan enak buat dimakan berdua, udh seneng bakalan quality time sama suaminya eh taunya si suami ga ngabarin atau izin but nntn WC :( pdhl itu istrinya cuma minta waktu loh buat berduaan, anjir lu cwo2 yg begini
laporan KBS Korea soal program MBG bikin geleng-geleng kepala ๐ฎ
83 juta orang dapat makan siang gratis, anggarannya gila: 320 triliun rupiah (18% APBN)!
tapi Prof Yonsei University bilang: โDijalankan tergesa-gesa, tanpa persiapan, pengadaan & rantai pasok berantakan.โ
makanan dipesan dari pihak ketiga, diantarkan, banyak yang rusak & keracunan.
ditambah lagi keterlibatan militer & dugaan korupsi yang sudah bikin pejabat BGN ditangkap.
wah, ini beneran prioritas rakyat apa proyek ambisius yang buru-buru?
Ketemuan dangan ybs di Bank pengirim/penerima, minta bank lakukan pengecekan secara detail asal dan sumber dananya
Jika tidak ada potensi hukum dan benar ybs pemilik sah uangnya, kembalikan, bikin berita acara
Jika bukan pemilik sah dan berpotensi hukum, minta bank blokir rekening sejumlah dana yg ditransfer, bikin berita acara
Jangan kembalikan langsung
#intinyadeh abis 5 org meninggal, 32 org ibu hamil calon manajer Kopdes-Kampung Nelayan dipulagin.
Satunya melahirkan saat jalani pelatihan.
Dikecam keras krn berarti pas periksa kesehataan, ibu2 hamil ini ttp disuruh ikut, termasuk yg udh hamil tua.
Dianggap gak make sense.
๐จ NEWS UPDATE ๐จ
ada update nih ternyata dari pak adri (aparat yang ngelarang #demo di bundaran HI)โผ๏ธ
sangat sangat PICK ME ๐ ๐ โผ๏ธโผ๏ธ
"kaki saya patah" ๐ฅด HEHH TAEKK โผ๏ธ
โค๏ธโ๐ฅ Affan Kurniawan dilindas
โค๏ธโ๐ฅ Gamma di tembak
โค๏ธโ๐ฅ 170 orang kanjuruhan, di gas beracun
belum tentu juga bener kaki patah udah berisik adri adri.
giliran sakit lu juga teriak kan โผ๏ธ rakyat selama ini juga begitu โผ๏ธโค๏ธโ๐ฅ
Mungkin ada yang belum tahu,,,
Fatimah ini pas maju Pemira UI kemarin dengan (Yatalathof - Ketua BEM UI) itu mendapat ancaman teror, tapi luar biasanya mereka tetap maju.
Contoh teror yang diterima
- Ancaman pembunuhan
- Kiriman paket COD berupa gunting taman dan kursi roda
- Hape ayahnya diretas dengan isi pesan "Lo mending mundur hingga ancaman Lo akan gue eksekusi"
Jadi kita bisa lihat mentalnya sudah teruji betul Mba Fatimah ini ๐ฅ
Buajingfaaaaa!! Pantesan penegakan hukum di negeri ini kacau! Lha wong jaksa-nya aja GAK BISA BAHASA ENGGRES!!! Dan kebodohan mereka dalam bahasa ENGGRES itu mereka gunakan untuk membuat dakwaan yang ngawur untuk menjerat Nadiem. Tulullllll!
Dengan kemampuan ENGGRES level anak SMP itu kok mereka bisa jadi Jaksa ya??? Nyogok kah??
Sikopat Taufik Hidayat punya Fetish aneh juga dia tiap dapat korban di aplikasi dating
Info ini kami dapat dari beberapa DM yang masuk ke kami
Dia juga sering ancam bawa senpi, Update terakhir area Tangerang...
Tlp 110 bila ketemu di jalan
Jempol Racing Mode On
-star elu pernah gak sih liat group perform tapi lightstick fansnya pake centong nasi........๐ barangkali mau ngestan grup gen 5 yg udah pada wamil ๐คญ
Efek MBG di stop sementara:
1. Harga telur turun jd 24k
2. Harga ayam turun jd 30k
3. Susu uht plain tidak langka
4. Rupiah menguat sedikit
5. IHSG cetak +5%
6. Tidak ada siswa keracunan
7. Para Ka SPPG yg joget2 di bogor, pada gigit jari
8. Guru jadi ga sibuk buang sisa makanan dan ngitung ompreng
Ini baru stop semntara dalam beberapa hari, ekonomi langsung lebih baik.
Apalagi STOP TOTAL?
SETUJU MBG STOP TOTAL?
Kalo masih ada yg bilang petamax kan cuma buat org yang mampu wkwkwk eitss menurut gua akan ada efek domino yang muncul setelahnya.
Dan efek domino ini justru bisa nyampe ke orang yang bahkan nggak pernah isi Pertamax sekalipun.
1. Orang langsung cari alternatif yang lebih murah Ini perilaku manusia paling normal.
Kalau Pertamax naik, sebagian orang bakal pindah ke Pertalite. Masalahnya, Pertalite itu kuotanya terbatas. Kalau yang ngantri makin banyak, tekanan ke stok juga makin besar.
2. Pertalite makin rame
Kalau permintaan naik terus, antrean makin panjang. Yang biasanya isi santai jadi rebutan.
Yang nggak kebagian?
Ya terpaksa beli BBM yang lebih mahal.
3. Biaya transportasi dan logistik pelan-pelan ikut naik
Di negara kepulauan kayak Indonesia, hampir semua barang harus diangkut. Begitu biaya energi naik, biaya distribusi ikut naik. Dan biaya distribusi yang naik itu biasanya nggak berhenti di jalan.
Ujung-ujungnya diterusin ke konsumen.
4. Harga barang ikut naik seperti Beras. Sayur. Makanan. Jasa kirim. Ojol.
Bahkan UMKM kecil pun bisa kena. Karena modal operasional mereka ikut naik.
5. Daya beli makin tertekan
Ini yang menurut gua sering diremehin.
Gaji nggak naik setiap bulan. Tapi pengeluaran bisa naik pelan-pelan. Awalnya mungkin nggak kerasa.
Tapi lama-lama orang mulai mikir dua kali sebelum belanja. Mulai nahan konsumsi. Mulai batal checkout.
6. Yang kena bukan cuma orang kaya
Narasi "yang pake Pertamax kan orang mampu" menurut gua terlalu sederhana.
Karena ekonomi itu saling terhubung.
Ketika biaya di satu titik naik, efeknya bisa nyebar ke mana-mana.
Kadang yang kena justru orang yang nggak pernah isi Pertamax sekalipun.
Makanya menurut gua yang perlu dilihat bukan cuma siapa yang pakai Pertamax?
Tapi juga: apa yang terjadi setelah Pertamax naik?
Karena sering kali yang bikin berat bukan kenaikan harganya. Tapi efek domino nya.
Guys, ada momen di rapat DPR yang menurut gue paling jujur dan paling mewakili kondisi keuangan daerah yang sedang kritis tapi paling sedikit disorot media.
Gubernur Maluku Utara Sherly Tjoanda bicara langsung di hadapan Mendagri, Menpan RB, dan seluruh kepala daerah. Dan apa yang dia sampaikan sangat sederhana tapi sangat berat.
Daerahnya tidak punya uang untuk bayar gaji PPPK sampai akhir tahun.
Ini kondisinya yang paling mengejutkan:
DAU Dana Alokasi Umum Maluku Utara hanya sekitar Rp960 miliar.
Tapi belanja pegawai daerahnya sudah mencapai Rp1,1 triliun.
Artinya: sebelum satu rupiah pun dipakai untuk bangun jalan, perbaiki sekolah, bayar tagihan rumah sakit, atau program apapun uang dari pusat sudah habis hanya untuk bayar gaji pegawai. Bahkan masih kurang Rp140 miliar lebih.
Dan ini bukan anomali Maluku Utara saja.
Gubernur Sulawesi Tengah dan kepala daerah lain menyampaikan keluhan yang sama.
Ini adalah kondisi yang merata di banyak daerah seluruh Indonesia.
Dan ini tentang solusi yang ditawarkan pusat yang tidak menyelesaikan masalah:
Pemerintah pusat memberikan relaksasi melongggarkan aturan penggunaan anggaran supaya daerah bisa lebih fleksibel menggeser pos untuk bayar gaji PPPK.
Sherly menerima relaksasi itu dengan apresiasi. Tapi dia langsung menyampaikan masalah yang lebih mendasar:
Relaksasi itu berarti daerah harus memotong belanja infrastruktur untuk bayar gaji. Jalan yang harusnya dibangun tidak jadi dibangun.
Jembatan yang harusnya diperbaiki tidak jadi diperbaiki. Fasilitas publik yang harusnya ditingkatkan tidak jadi ditingkatkan.
"Relaksasi yang diberikan ini adalah hal yang baik tapi akan mengorbankan belanja infrastruktur.
Dan infrastruktur itu diperlukan untuk pondasi percepatan pertumbuhan ekonomi di daerah.
Dan pertumbuhan ekonomi di daerah adalah pondasi pertumbuhan ekonomi nasional."
Artinya: solusi jangka pendek ini sedang menciptakan masalah jangka panjang yang jauh lebih besar.
Dan ini tentang DBH yang paling menyesakkan:
Sherly tidak meminta APBN membayar gaji PPPK mereka. Dia tidak minta bailout dari pusat.
Yang dia minta jauh lebih sederhana: kembalikan sebagian dari 60% Dana Bagi Hasil yang selama ini ditahan oleh pusat.
DBH adalah uang hasil sumber daya alam daerahnikel, tambang, hasil laut yang seharusnya kembali ke daerah penghasil. Tapi 60%-nya ditahan di pusat.
"Kami tidak meminta dari DAU. Kami tidak meminta dibayar oleh APBN. Kami hanya minta sebagian dari 60% DBH dikembalikan. Jika itu dikembalikan kita akan mengambil jalan tengah."
Maluku Utara adalah provinsi penghasil nikel terbesar di Indonesia. Nikel yang jadi tulang punggung hilirisasi yang dibanggakan pemerintah pusat. Tapi provinsinya tidak bisa bayar gaji pegawai.
Dan ini tentang ruang inovasi yang sudah dipersempit:
Sherly menyampaikan poin yang menurut gue paling fundamental dan paling jarang diakui secara terbuka oleh pemerintah pusat.
Ketika kepala daerah disuruh berinovasi mencari sumber pendapatan baru kenyataannya banyak kewenangan dan otoritas daerah sudah ditarik ke pusat. Ruang untuk bergerak sudah dipersempit oleh aturan yang tidak fleksibel.
Daerah disuruh mandiri tapi alatnya sudah diambil.
Daerah disuruh inovatif tapi kewenangannya sudah dipangkas.
Dan sekarang daerah disuruh cari solusi sendiri untuk masalah yang sebagian besar diciptakan oleh kebijakan pusat sendiri.
Ini bukan sekadar masalah Maluku Utara. Ini adalah potret dari sistem fiskal yang sedang tidak sehat di seluruh Indonesia.
APBN dipotong Rp306 triliun atas nama efisiensi. Transfer ke daerah menjadi yang terkecil dalam 10 tahun terakhir. DBH ditahan 60%.
Tapi PPPK yang diangkat atas kebijakan pusat gajinya harus dibayar oleh daerah yang tidak punya uang.
Dan di ujung rantai yang paling panjang dan paling tidak terlihat ada guru honorer, tenaga kesehatan, dan pegawai pemerintah daerah yang sudah bekerja berbulan-bulan dan belum menerima gaji.
Mereka bukan angka dalam spreadsheet keuangan negara.
Mereka adalah orang-orang nyata yang masih harus makan, masih punya cicilan, dan masih harus menghidupi keluarga sementara di Jakarta orang-orang berdebat tentang relaksasi anggaran.
BREAKING!
Warga Papua Selatan hari ini resmi gugat Menteri Kehutanan RI, Raja Juli Antoni, yang keluarkan Surat Keputusan (SK) No. 591 berisi rencana mengubah 486 ribu hektare tanah adat mereka jadi PSN Pangan dan Bioenergi.
Gugatan ini jadi bukti bahwa โPesta Babiโ adalah realita yang terjadi di Papua Selatan hari ini. Di mana kebijakan negara jadi alat legitimasi pemusnahan ruang hidup masyarakat.
Kenapa warga menggugat?