Kok serem sih… mbak Nana berkali-kali bilang banyak yang protes, dia keukeuh ngebantah. Ga ada gitu dia penasaran, nanya dulu minimal, “Siapa yang protes? Mana?” Malah come on come on doang ga mau tau. Nuduh orang ga objective tanpa tabayyun.
Bener-bener buta mata buta telinga.
Tega2nya, penderitaan orang lain dieksploitasi dgn begitu vulgar demi kepentingan menaikkan citra program.
Konten paling bajingan pada 2026. Dan ini baru Maret.
Kalian pamit undur diri sebulan saja indonesia bisa save anggaran sampai 30 Triliun dan bisa untuk dialihkan kehal hal yang jauh lebih berguna
Artinya Tanpa kalian justru indonesia baik baik saja
Bayangkan, jarak selamat hanya tinggal beberapa langkah, tapi tertahan oleh tembok tebal bernama BPJS Beda Domisili. Di mana rasa empati? Di mana sumpah profesi?
Seorang mahasiswa, masa depan bangsa, harus pulang dalam peti jenazah karena sistem yang kaku dan tidak punya hati. Hancur hati ini melihat birokrasi lebih didahulukan daripada denyut nadi.