Dulu ku kira politisi itu munafik. Mereka berseteru di panggung debat, tetapi tertawa menyapa diluar meja.
Ternyata sepertinya, aku yang naif. Berharap mereka tetap bertarung walau diluar arena pertandingan.
Walaupun no 2 problematik dan minim gagasan. Mereka punya sumberdaya yg besar, maka targetnya adalah kalangan bawah yg minim prinsip.
Serunya, cara paling rasional menyeimbangkan pemilu tahun ini memang dengan meruntuhkan no 2. Dimana arrtinya 1 & 3 harus kerja sama
Setelah debat 1, no 2 diserang habis. Dia punya kekuasaan (Jokowi) dan dia punya uang (Prabowo). Jika no 2 lolos diputaran pertama 80% auto win. Terlebih Jika Anies kalah maka pendkngnya sedikit yg beralih ke Ganjar, begitu sebaliknya.
Datang-pergi atau lahir-mati adalah kepastian hukum dalam hidup ini.
Ku bersyukur kepada Maha pencipta hukum telah dipertemukan denganmu,
Ku berusaha agar kedatanganku selalu membawa manfaat untukmu, dan
Ku berdoa agar perjalanan ini melalui jalan yang direstui-Mu.
@marvindharmawan @im_yazidhue@ernestprakasa Setir atau tidak disetir itu bukan masalah dia tegas atau tidak saja. Tapi seberapa paham dia tentang suatu isu. Tegas tapi pemahamannya kurang hanyalah orang yang keras kepala.
@CNNIndonesia Ccd logika, Mungkin krena dia dan calon yg didukungnya punya kemampuan komunikasi yg buruk. Jdi dia berdalih bahwa "bicara" bukanlah bagian dari bekerja. Padahal tugas penting pemimpin sebagai komunikator nasional/internasional yg baik.
Bagaimana nona..
Saat ini, bukankah diam dan saling merindukan lebih baik daripada menuruti angan-angan yang tak bertuan?
Bukankah dipersatukan dalam rangkaian mimpi, lebih mengesankan daripada sekadar memuaskan eksistensi?
Semoga harapan, keteguhan, bersama keikhlasan.
@KuncoroGo@KinderMachine@evylagi Mengubur (kewajiban yg masih hidup)
Membayar hutang (kewajiban yg sdh mati)
Logikanya kalau keluarga punya empati, maka lebih baik menyelesaikan kew. yg sdh mati, baru setelah itu selesaikan kewajibannya (mengubur).
@stussysusanti@aawwaaaawwaa @rappar13x @numma95@Txtdariiugm Awalnya memang nggak, tapi apakah bisa menjamin dalam 5 tahun kedepan tetap sama? Itulah logikanya kenapa budya gratif tidak diperkenankan
Nona, Lelaki juga punya lelah
Perjuangan pun butuh sedikit harapan
Bukan aku menyerah, hanya saja tak punya arah
Nona, kau harus tau.. berjuang sendirian itu membosankan..
From : mhs fis
To : Dosen, Dekan, Rektor @UNJ_Official
mau speak up lgsg ke dosen sendiri takut:) jd nitip disini aja
dear bpk ibu dosen, mohon maaf bukannya kami tidak mau menjamu bpk/ibu di hari seminar proposal/hasil/sidang dengan baik pak.
(Cont)
Lagi lagi aku merasa kehilangan, padahal dia hanya titipan.
Bukannya serakah, aku hanya benci perpisahan.
Ada kenangan yang harus diikhlaskan.
Ada beban yang menjadi harapan.
Terima kasih. Akan kuukir pelajaranmu dengan pedih