@TheGreatWoIf ⠀⠀
⠀⠀ Ia berseru dengan panik, dirapatkannya jubahnya dengan ngeri, berusaha memikirkan jalan keluar. Di mana ia sekarang?
— @TheGreatWoIf
@TheGreatWoIf ⠀⠀
⠀⠀ “…”
⠀⠀ “… Hm, siapa—” Ujarnya setengah mengigau, sampai tiba-tiba ia mengerjap penuh kejut, “ORANG GILA INI LAGI TERNYATA! A-Apa kau seorang maniak?! K-kau, kau—kau laki-laki, kan? Aku juga laki-laki! J-jangan macam-macam!”
⠀⠀
@TheGreatWoIf ⠀⠀
⠀⠀ Ia menyadari pandangannya yang berubah semakin gelap dan kakinya yang semakin payah.
⠀⠀ “S—si-sialan—” Rintihnya ketika pandangannya semakin buyar dan ia terjatuh tidak sadarkan diri.
— @TheGreatWoIf
@TheGreatWoIf ⠀⠀
⠀⠀ “Tanyakan sekarang di sini, tidak perlu menarik tanganku! Kau benar-benar gila, ya?!”
⠀⠀
⠀⠀ Namun ia tidak mampu melawan lebih lanjut, karena entah mengapa tubuhnya terasa melemah, padahal hanya tangannya yang dicengkeram kuat.
⠀⠀
@TheGreatWoIf ⠀⠀
⠀⠀ “Apa Anda tahu etika dan sopan santun? Jangan sembarang memegang tangan orang seperti tadi. Lalu, apa-apaan dengan seringai bodoh di wajah Anda di kedai tadi?” Ocehnya, menatap ke lawan bicaranya dengan pandang curiga.
— @TheGreatWoIf
@TheGreatWoIf ⠀⠀
⠀⠀ Sudah jelas-jelas ia yang bertingkah laku tidak sopan, tapi sekarang jawabannya menyebalkan sekali. Shí Yǐng nyaris mengayunkan kipas lipatnya untuk memukul wajah laki-laki rambut berantakan di depannya ini, namun ia berusaha menahan emosinya.
⠀⠀
Happy Birthday to dear Shí Yǐng,
may the lucky star always shines for you,
may all your wishes be granted,
and always be blessed with happiness & love.
Bonus gift for Earth Realm residents, calligraphy sets!
@TheGreatWoIf ⠀⠀
… urusannya dengan lelaki gila ini. Namun ia buru-buru mendorong tangan yang melingkari pinggangnya itu dengan gusar.
⠀⠀ Begitu mereka keluar dari kedai dan berada di tempat yang lebih tenang, rasa pusing di kepala Shí Yǐng pun mereda dan jauh lebih baik.
⠀⠀