Tahu tidak?
Pembagian #tauhid menjadi 3(tiga) itu hanya istiqror para ulama.
Buktinya? Tidak hanya #salafi yg melakukannya.
Kaum Shufi membaginya jadi 3.
Kaum Asy'ariyah pun demikian.
Tapi kok tidak femes kayak #salafi?
Mungkin TAKUT dikomplen jamaahnya: Kok SAMA kek #salafi?
"Woi Cepi! Nama aseli Ibnu Hajar al Atsqolani itu AHMAD. Bukan Zaid! Sejak kapan beliau ganti nama?"
Jadi Cepi, ini blunder kesekian kalinya. Mending tobat daripada self defense terus menerus!!
Allaahul musta'an.
#renungan
"Woi Cepi! Nama aseli Ibnu Hajar al Atsqolani itu AHMAD. Bukan Zaid! Sejak kapan beliau ganti nama?"
Jadi Cepi, ini blunder kesekian kalinya. Mending tobat daripada self defense terus menerus!!
Allaahul musta'an.
#renungan
Sama halnya dg pak UAS, pak USP ini juga dahulunya menerangkan ke jamaahnya terminologi #bidah sesuai dg penjelasan ulama #salaf.
Tapi yaaa...hati bisa berubah.
Makanya kita diperintah utk berdoa agar bisa terus istiqomah di jalan Allaah.
Wallaahu a'lam.
Tahu tidak?
Kalau tidak ada vidio spt ini, orang mungkin lebih PERCAYA sama yapping & playing victimnya jamaah #Syiah Iran saat haji!
Lihat saja talbiyah #mereka yg PROVOKATIF: "Labbaik Ya Hussein!".
#Mereka scr berkelompok berjalan MELAWAN arah. Akibatnya, jatuh korban!
Polisi Tangkap Provokator Demo di Pejompongan Jakarta, Ternyata Intel TNI
Provokator demo di Jakarta pada Jumat 29 Agustus 2025 ditangkap personel polisi yang sedang mengawal aksi.
Provokator berbaju hijau dan celana panjang abu-abu tersebut ternyata anggota Badan Intelijen Strategis (Bais) TNI.
Berdasarkan kartu anggota yang dibawa, provokator demo tersebut bernama Sudi Suwarno.
Sudi Suwarno berpangkat Mayor Infanteri dengan nomor NRP 21960328960875.
Provokator tersebut menjabat sebagai Komandan Tim 2 Den IV Satuan Intel Bais TNI.
Dalam kartu anggota tersebut juga dijelaskan Sudi diizinkan membawa pistol sebagai persenjataan saat bertugas.
Senjata yang digunakan berjenis Sig Sauer P224 Sas produksi Jerman kaliber 9 mm.
Kartu anggota yang dibawa provokator tersebut masih berlaku hingga 31 Desember 2025.
Berdasarkan informasi yang didapat https://t.co/K7igDpu1ha, Sudi Suwarno ditangkap polisi di Pejompongan, Jakarta, Jumat (29/8/2025) malam.
Kira-kira, apa tujuan provokator tersebut? Dan permainan apa dibalik keterlibatan TNI saat demo beberapa terakhir?
Apakah masih belum bisa melihat dng jelas pak Presiden Prabowo…?
Anda terus “ditikam” berkali-kali dari belakang, padahal saat itu Alumni 212 diam, FPI dan HTI telah dibubarkan, lalu masihkah bapak muter2 cari dalang yg ingin menjatuhkan Bapak ?
Gak ada asing, yg ada PKI pak!.
3 Anggota DPR dibawah ini
1. Sahroni
2. Eko Patrio
3. Uya Kuya
harus ikut bertanggung jawab atas kematian staf anggota DPRD Makassar dan Staf Kecamatan
Karena merekalah pemantik kemarahan rakyat sehingga terjadi demo dimana-mana, 3 orang tsb memancing kemarahan rakyat untuk turun ke jalan
Kenapa kekerasan lebih diutamakan, seharusnya cukup di hadang atau disemprot dg air, bukan dipukuli.
Mahasiswa bukan maling, bukan koruptor dan hanya menyampaikan aspirasi.
-
Katanya negara Demokrasi.
-
Semoga Bapak Presiden @prabowo bersuara.
Rakyat menunggu Pernyataan bapak.🙏
Ultimatum dari Tim Hukum
Kami Memberi Peringatan keras kepada Kapolri Jendral Sigit Sulistyo Prabowo
Keluarkan Teman Kami dari tahanan dalam waktu 1 x 24 Jam
Anggota Parlemen itu bukan Wakil Rakyat tapi Petugas Partai Politik, celakanya mrk utk bisa duduk di Parlemen hrs memiliki Suara Rakyat.
Meminta restu ke Ketua Partai, mengemis suara ke Rakyat.
Setelah duduk di Parlemen mrk menjadi Jongos Ketua Partai, Rakyat dilupakan.