Warga BoDeBek yang kesel, silahkan menekan Pemdanya, karena Jakarta udah ngajak Jawa Barat urunan buat Subsidi Transjabodetabek
Sama coba teken ke Bapak Aing, karena pas koordinasi Forum Kerja Sama Daerah Mitra Praja Utama (FKD-MPU) di Hotel Borobudur, Jakarta Pusat, 17 Juni 2025. Dalam forum itu, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memang mengusulkan/minta dukungan (ikut patungan subsidi) Transjabodetabek untuk warga daerah penyangga (termasuk Jabar). KDM jawab bahwa Pemprov Jabar belum siap ikut urunan karena masih mempertimbangkan urgensi subsidi angkutan umum tersebut (prioritasnya lebih ke transportasi desa/pedesaan yang lebih mendasar).
Begitu
Gua udah punya jawaban kalo ditanya soal ini.
https://t.co/Kj7BQ2oS4r
Apakah kasihan? Tidak sama sekali. Sekarang kita balik:
- Apakah kalian kasihan dengan ibu2 kantin yang penghasilannya 0 rupiah karena MBG?
- Apakah kalian kasihan dengan orangtua yang menangis karena anaknya keracunan MBG?
- Apakah kalian kasihan dengan jutaan orang yang bayar pajak, namun uang pajak itu dipakai untuk korupsi dalam MBG?
- Apakah kalian kasihan dengan orang yang kena PHK akibat multiplier effect dari MBG ?
Sejawat kalian saja suka pamer gaji di SPPG dan merendahkan orang lain. Ngapain juga kasihan.
Hal ini mengkonfirmasi betapa buruknya sirkulasi komunikasi Istana.
Ternyata valid banyak duta besar negara sahabat yang sampai menunggu berbulan-bulan belum diterima surat kredensial-nya oleh Presiden.
Bahkan harus di viral kan dulu baru Istana bikin agenda mendadak buat melantik para dubes padahal mereka udah nunggu sampai 8 bulan di Jakarta.
Lebih parahnya, aspirasi negara sahabat disampaikan melalui orang luar kekuasaan, eks Menlu yang di-diskreditkan cuman 3 bulan oleh Seskab.
Tidak. Kami tidak kasihan. Kebanyakan dari 1,5 juta orang itu adalah kroni-kroni pemilik MBG yang menikmati keuntungan banyak di atas penderitaan rakyat Indonesia.
Kami tidak kasihan. Siapa suruh kalian kredit mobil tanpa tahu feasibility bisnisnya bagaimana.
Kami tidak kasihan pada kantin-kantin MBG dan 1,5 juta orang yang katanya relawan tapi digaji lumayan.
Setuju meski ini kontroversial bgt. Kalo mau marah silakan ke pemda masing masing. Mungkin nanti klo ada pemda ikut urunan, bakalan bisa lebih murah tarif nya untuk daerah yg ikut nyumbang
@txttransportasi Iya harusnya itu dibahas. Tapi fokusnya mungkin memang di akuisisinya juga kali. Tapi IMHO sebenernya bisa bagus kalo akuisisi sih karena KAI bisa punya kontrol 100% atas produksi INKA. Selama ini kan beda kepala, kalo INKA di bawah KAI jadi satu kepala, spek jadi lebih sesuai.
Paparan KAI yang menjelaskan sejumlah contoh keberhasilan penggabungan entitas operator & manufaktur perkeretaapian di negara lain.
Rusia 🇷🇺 : Russian Railways (RZD) x Transmashholding (TMH)
Jepang 🇯🇵 : JR East x Japan Transport Engineering (J-TREC)
Tiongkok 🇨🇳 : Global partnership, JV : Bombardier & Siemens, Technology transfer : Kawasaki & Alstom.
@txttransportasi Serau saya, beberapa trainset itu udah jadi dan siap dikirim. Cuma terkendala di pengiriman, ada beberapa wilayah yang gamau dilewatin truk pengangkut kereta. Sedangkan lewat laut pun masih terkendala forwardernya.
@CallmeCacink@BisKota_@CurhatKRL Harus jadi catatan buat KCI kalo beli KRL baru lagi, di area priority seat harus tetep ada rak bagasinya. Kalo masih kehalang buat beli KRL bekas, seenggaknya KRL baru interiornya bener-bener ngikutin speknya KRL bekas juga dengan rak bagasi ada di seluruh atas kursi.
Bahkan Lin Tangerang juga sebelum pandemi itu kurang dari 1 tahun bisa mengoperasikan SF12, walaupun karena tahun 2023 ga boleh impor KRL bekas, jadi di-downgrade ke SF8-SF10 akibat banyak KRL pensiun sebelum ada pengganti, kemudian sekarang balik full SF10 setelah ada KRL baru.
Sebenernya Lin Rangkasbitung itu ga ada yang SF8. Ke-18 rangkaian yang sehari-hari beroperasi di Lin Rangkasbitung semuanya SF10. Tapi listriknya memang cuma support SF8 dan SF10. Tahun ini baru mau dimulai upgrade agar bisa SF12.
#RangkaskanSF12
"Kenapa sih KRL green line gerbongnya cuma 8 atau 10?"
"Kenapa sih waktu tunggunya lama banget?"
Buat warga green line (Rangkasbitung - Tanah Abang) yang punya pertanyaan kayak gitu, inilah jawabannya. Salut untuk KAI yang sudah menyediakan infografis yang mudah dipahami
Tapi memang kita masih harus bersabar, karena targetnya baru akan terealisasi pada 2027. Doakan saja semoga bisa lebih cepat dari itu
Persiapan pengoperasian SF12 di Lin Rangkasbitung udah dimulai sejak 2017, tapi baru tahun ini listriknya mau di-upgrade. Jadi sudah 9 tahun, saat gardu selesai ya 10 tahun persiapannya, dibanding Lin Bogor yang kurang dari 1 tahun, Lin Cikarang juga sama.