ุฅู ุฃุตุนุจ ุฃููุงุน ุงูู ุนุงูุงุฉ ูู ูุฌูุฏ ุดุฎุต ููุณ ููุ ูููุณ ูุฏุฑูุ ููู ููุจู ู ุชุนูู ุจู ุญุชู ูุนูุด ุจุฏุงุฎูู.
Penderitaan tersulit adalah, hadirnya seorang yang bukan milikmu, dan bukan pula takdirmu, tetapi hatimu melekat padanya hingga ia tinggal di dalam dirimu
ูุง ุชุจุญุซ ุนู ููู ุชู ูู ุฃุนูู ุงููุงุณุ ูุจุนุถ ุงูุนููู ูุง ูู ูุฃูุง ุฅูุง ุงูุชุฑุงุจ
Jangan mencari harga dirimu di mata orang lain, karena sebagian mata hanya dipenuhi debu.
ุงูุณูููุฉ ุซู ุฑุฉ ููุจ ุฑุถู
ุจุฅุฎูุงุต ูุฑูุญ ุชุนุชู ุฏ ุนูู ุงููู
ููุณุช ู ู ุญูุงุฉ ุจูุง ู ุดุงูู
ุจู ู ู ูููู ุฃู ูู ูุฏุฑู ุฎูุฑ
Ketenangan itu hasil dari hati yang ikhlas menerima dan jiwa yang bersandar hanya pada Allah. Bukan dari hidup tanpa masalah tapi dari yakin bahwa setiap takdir selalu penuh kebaikan
"Dulu aku sering mengira mencintai itu soal memiliki. Kini aku tahu: mencintai adalah soal menerima, bahkan ketika yang kita cintai memilih jalan yang berbeda."
Fahruddin Faiz
ูุงุชุญุฒู ุนูู ุฃู ุดูุก ููุฏุชูุ ูุฑุจู ุง ูู ู ููุชู ููุงู ุญุฒูู ุฃูุจุฑ
"Jangan bersedih atas apa yang hilang darimu. Karena jika kamu memilikinya, mungkin kesedihanmu akan jauh lebih besar." (Syaikh Mutawalli al-Syaโrawi)