This morning, two Iranian protesters calling for freedom were executed by the Islamic regime.
The regime in Iran remains the same.
Stop calling it regime change.
SILENT EXODUS
Dokumenter Israel.
Pembenci Israel telah menciptakan istilah "Nakba" untuk membalikkan peristiwa Holocaust yang diderita orang Yahudi.
Palestina tidak pernah mengalami Nakba.
Nakba yang sebenarnya adalah penderitaan orang Yahudi di Timur Tengah:
Sebelum 1948, selama 1948 dan setelah perang kemerdekaan 1948, Israel telah menampung hampir 1 juta orang Yahudi yang dipaksa keluar dari tanah Arab tanpa apa pun yang dapat dibawa dan tidak diberi hak untuk dapat kembali. Tidak ada kompensasi. Begitu saja. Diusir. Dilupakan dan dibuang.
Israel menerima mereka dan memberi harapan, walaupun sangat sedikit, tetapi setiap warga negara Israel mengumpulkan apa pun yang ada yang bisa membantu.
Israel tidak memiliki badan khusus PBB yang dibentuk khusus untuk mereka. Tidak ada dukungan saat itu. Tidak ada yang peduli.
PBB, Eropa, dan seluruh dunia Muslim Arab telah berusaha mengubur kebenaran ini selama hampir 80 tahun.
Saat ini, tidak ada pengungsi Yahudi. Hanya Israel, tanpa badan PBB khusus. Tidak ada komunitas internasional.
Tapi hari ini, ada 5,5 juta pengungsi Palestina karena PBB dan dunia Arab sengaja memilih mereka, dijadikan pengungsi abadi, sebagai senjata perang memusnahkan Israel.
Versi lengkap dokumenter ini ada di YouTube.
He is Hussein Abd Sabbagh alias Jihad Ali.
He killed 4 Israelis including a 4 year old boy.
He raped a 7 year old Christian girl till death.
He changed his identity and became a carpenter.
But Mossad was searching for him.
He has been eliminated in a targeted strike of IDF.
🔴 L'OCCIDENTE DORME MENTRE I CRISTIANI VENGONO MASSACRATI. GUARDATE QUESTO VIDEO: IL SILENZIO DEI LEADER MONDIALI È VERGOGNOSO❗️❗️❗️👇👇👇
Molti hanno risposto ai miei post sui massacri di cristiani in Africa per mano islamista, sostenendo che la colpa non sia del fondamentalismo ma di conflitti tribali o locali.
Guardate questo video e ascoltate attentamente. Nessuno, se non i musulmani, griderebbe "Allahu Akbar" con gioia nella voce dopo aver trucidato degli innocenti.
Ed è vergognoso che così tanti cristiani e leader mondiali restino in un silenzio assoluto di fronte a tutto questo.
Questo è ciò che ci aspetta presto in tutto l'Occidente. Sono già tra noi, e i massacri non tarderanno ad arrivare. E a quel punto, cosa faremo?
È straziante… sia per i massacri, sia per l'apatia generale 💔
@MorEdge_Insight