Jumat malam (21/11) di Singapura, saya kembali membersamai keluarga besar almamater @NTUsg untuk menerima Nanyang Distinguished Alumni Award. Ini merupakan kehormatan yang sangat berarti bagi saya dan menjadi penyemangat ke depan. NTU mengajarkan saya untuk berpikir kritis dan strategis, serta melihat kepemimpinan dari perspektif yang lebih luas. Sekitar sepuluh tahun setelah studi di Singapura, saya bertransformasi dari pengabdian di dunia militer dan memasuki dunia politik. Bentuk pengabdiannya berbeda, tetapi misinya tetap sama: mengabdi kepada Indonesia.
Cara berpikir analitis, lintas disiplin, dan berorientasi masa depan yang saya dapatkan di NTU selalu menemani saya dalam setiap langkah pengabdian. Saya percaya bahwa kebijakan yang baik memerlukan nilai dan gagasan yang diuji oleh data, dipandu empati, dan disempurnakan oleh ilmu pengetahuan. Kekuatan harus selalu diarahkan oleh wawasan dan kebijaksanaan. Cara pandang itu terus membimbing saya dalam melihat kepentingan nasional, stabilitas kawasan, dan kerja sama global.
Terima kasih atas apresiasi @NTUsg kepada kami para alumni. Selamat juga untuk para alumni penerima penghargaan lainnya. Semoga kita semua bisa terus mengharumkan nama almamater di bidang dan profesi masing-masing, dan bisa terus berperan dan berkontribusi untuk Indonesia juga membangun hubungan yang baik dengan Singapura.
Nanyang Technological University adalah almamater yang selalu saya banggakan!
Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dianugerahi Nanyang Distinguished Alumni Award 2025, penghargaan tertinggi bagi alumni Nanyang Technological University (NTU) Singapura.
#AHYRaihNTUAward
Nanyang Technological University (NTU) Singapura menganugerahi Menko AHY penghargaan tertinggi, Yakni Nanyang Distinguished Alumni Award 2025.
#AHYRaihNTUAward
Senin siang (6/10), @KemenkoInfra kembali menggelar rapat koordinasi mengenai progres kebijakan Zero ODOL. Rapat ini dihadiri oleh Wamenaker, Wamen BUMN, Kepala BPS, serta jajaran dari Kemenhub, Kemenkeu, Kemenperin, Kemendagri, Bappenas, BI, dan Polri.
Semangatnya satu: memastikan kebijakan Zero ODOL dapat diberlakukan secara efektif mulai 1 Januari 2027. Inilah ikhtiar bersama kita. Kebijakan ini harus berpihak pada keselamatan manusia, karena tak ada prioritas yang lebih tinggi dari itu. Kita tidak ingin ada lagi korban jiwa akibat kecelakaan dan kerugian yang ditimbulkan oleh kendaraan ODOL.
Dengan penertiban ODOL, kita berharap dapat menyelamatkan lebih banyak nyawa di jalan raya. Berdasarkan data tahun 2024, terdapat puluhan ribu korban meninggal dunia akibat kecelakaan, dan sekitar 10,5% di antaranya melibatkan kendaraan angkutan barang; termasuk ODOL.
Secara khusus, saya juga mengajak rekan-rekan media untuk turut menyuarakan pesan ini. Edukasi dan sosialisasi publik membutuhkan dukungan dari berbagai pihak, dan media memiliki peran penting dalam menyampaikan pesan keselamatan ini kepada masyarakat luas.
Dari Boyolali saya menuju D.I. Yogyakarta untuk berdiskusi dalam Grafika Talkshow 2025 Fakultas Teknik UGM, diskusi ini dipandu langsung oleh Prof. Ali Awaludin pada Rabu siang (8/10). Acara ini juga dihadiri oleh Rektor UGM Prof. dr. Ova Emilia, Dekan Fakultas Teknik UGM Prof. Ir. Selo, Ph.D, jajaran Guru Besar, mahasiswa, dan segenap civitas akademika @UGMYogyakarta.
Dalam kapasitas sebagai Menko @KemenkoInfra, saya ingin kita semua menjadi bagian yang tidak terpisahkan dalam pembangunan. Pendekatan kolaboratif antara pemerintah, akademisi, bisnis, media dan komunitas diharapkan mampu mengawal pembangunan Indonesia. Pembangunan akan semakin inklusif, berkeadilan, merata di semua wilayah dengan infrastruktur dasar dan konektivitas yang semakin menjangkau masyarakat di semua wilayah.
Pembangunan tidak boleh menimbulkan ketimpangan antar wilayah. Prinsip pembangunan harus menjaga keseimbangan antara pertumbuhan ekonomi, penciptaan lapangan kerja, kepedulian terhadap masyarakat kurang mampu, dan pelestarian lingkungan.
Saya mengingatkan bahwa infrastruktur bukan sekedar membangun tapi juga mengedepankan pertumbuhan ekonomi yang kita perjuangkan, tanpa meninggalkan inovasi sains dan teknologi yang juga telah dihadirkan oleh mahasiswa/i dan civitas akademika UGM seperti: Studio Geo-AIT, Booster Cair Nanosilika Geotermal dan lainnya.
Dengan inovasi berbasi sains, teknologi, engineering, dan matematika kita hadirkan solusi yang lebih menjawab berbagai tantangan-tantangan pembangunan. Sekali lagi, saya mengapresiasi dan berterima kasih atas penyelenggaraan ini. Semoga @KemenkoInfra dan @UGMYogyakarta bisa terus berkolaborasi dalam pembangunan infrastruktur dan kewilayahan. 🇮🇩
Dalam sambutan di Indonesia International Sustainability Forum 2025, pada Jumat (10/10) lalu, saya menyampaikan 3 pengingat penting bagi kita semua, tentang masa depan yang ingin kita bangun bersama.
1️⃣ Masa depan yang terjamin — dengan pangan, air, dan energi bersih yang andal serta terjangkau bagi semua.
2️⃣ Masa depan yang kompetitif — dengan mobilitas efisien, hilirisasi yang bernilai tambah, dan industri yang tumbuh tanpa menambah emisi.
3️⃣ Masa depan yang “investable” — dengan SDM unggul, proyek yang kredibel, dan pembiayaan yang menghadirkan hasil nyata di lapangan.
Tiga hal ini bukan sekadar visi, tetapi kompas arah pembangunan kita ke depan, agar kemakmuran dan keberlanjutan berjalan beriringan.
Untuk Indonesia, untuk kemanusiaan, dan untuk bumi kita. 🇮🇩🌿🌏
Rabu, 1 Oktober 2025, saya mengikuti upacara peringatan Hari Kesaktian Pancasila Tahun 2025 di Monumen Pancasila Sakti, Lubang Buaya, Jakarta.
Upacara ini dipimpin langsung Presiden @Prabowo sebagai inspektur acara. Tadi kami bersama-sama mengenang arwah dan jasa-jasa para pahlawan revolusi dan para pendahulu kita yang telah berkorban untuk kedaulatan, kehormatan, kemerdekaan bangsa Indonesia dan untuk mempertahankan Pancasila.
Semoga hari yang bersejarah ini terus mengingatkan kita untuk terus meningkatkan dan mengisi pembangunan bangsa dan negara Indonesia ke depan. 🇮🇩