WOY SOUND HOREG DARIPADA DIPAKE KARNAVAL DOANG MENDING IKUT DEMO COKKKKKKK JANGAN BIKIN BUDEG WARGA AJA. NOHHH PECAHIN GENDANG TELINGANYA PEJABAT!!!!!!!
Pembalut bukan produk opsional, melainkan kebutuhan esensial yang dialami oleh separuh populasi di Indonesia. Namun, hingga kini pembalut masih dikenakan PPN, sementara berbagai barang kebutuhan pokok lainnya mendapatkan pembebasan pajak.
Beberapa negara telah mencoba praktik dari mulai menurunkan harga, memberi akses gratis seperti di sekolah atau rumah sakit, juga merancang pembalut yang dapat dipakai ulang. Di Indonesia praktik tercatat dilaksanakan atas inisiatif kolektif dari masyarakat/lembaga/usaha.
customer bayar, customer dapat pelayanan, customer boleh kasi kritik dan saran via google review.
Rakyat bayar pajak, rakyat dapat pelayanan dari pejabat, rakyat boleh kasi kritik dan saran via medsos.
orng yg dibayar ttp harus bekerja baik meski ga dapat pujian.
@piscesgirle Green Generation yaa gitu hutannya digunduli skrg. Pengen tak hiiiiih!!! Kutanam pohon Kalimantan itu meski cuma satu dua. Kalian-kalian penjahat hutan ancen njaluk di-kick!!!
ironisnya, masyarakat kita terbiasa utk "nrimo" jadi ketika melihat org lain memperjuangkan haknya, malah dianggap aneh, nyeleneh dan berisik. padahal, mereka nantinya juga akan ikut menikmati hak yg diperjuangkan tersebut.
kader posyandu itu sebenernya bentuk eksploitasi kerja gratisan paling rapi yang dilegalkan negara😩
lebih dari sejuta ibu-ibu desa dikasih beban berat ngurus stunting, nimbang balita, input aplikasi kesehatan pemerintah, sampe ikut ribet ngurus ompreng mbg
puskesmas sama kementerian tinggal terima bersih data lapangan, tapi imbalannya cuma dikasih label relawan plus uang transport 50 sampai 100 ribu sebulan
kalo status mereka diakui sebagai pekerja resmi, negara jelas gamau nanggung gaji UMR dan iuran BPJS buat jutaan ibu ibu
makanya romantisasi kata ikhlas dan gotong royong terus dipelihara, biar urusan kesehatan publik tetep jalan di atas tenaga kerja yang nyaris nggak dibayar