A Journo. An Intercessor. A Beloved Servant of GOD ALMIGHTY, OUR FATHER in Heaven, The Creator of Heaven and Earth. Proud Follower of JESUS CHRIST. Antiwar.
Sepucuk Surat Untuk Almarhum Hossein Amirabdollahian
Oleh : Mega Simarmata
Jakarta, 23 Mei 2024 --- Hello Hossein. Assalamualaikum. Lima hari ini, saya merasa tertekan batin dan merasa sangat bersalah secara luar biasa pasca wafatmu akibat kecelakaan pesawat helikopter.
Gambar dan video pada postingan ini adalah saat kamu di New York City, Amerika Serikat, pada tanggal 18 April 2024.
Pada tanggal itu, saat dirimu ada di Amerika Serikat, kamu mengirimkan sebuah pesan untuk saya bahwa kamu ingin bersahabat dengan saya. Dan permohonan kamu itu, tidak saya tanggapi samasekali alias saya cuekin.
Tapi tanpa kamu ketahui, sebagai jurnalis asing yang memberi perhatian khusus pada konflik Israel Hamas, saya mengagumi sosok kamu sebagai Menlu Iran yang tenang dan cerdas.
Saya akui saya sering ngerjain Iran lewat tulisan tulisan dan postingan postingan saya di media sosial. Salah satunya, saya sebut kamu sebagai juru telepon Iran, apapun yang terjadi ... yang kamu kerjakan pasti bertelpon sana sini dengan mitra kamu sesama Menlu. Ketika Iran menyerang Israel, saya mengecam Iran karena serangan drone, rudal jelajah dan rudal balistik Iran ke Israel dapat membahayakan banyak negara yang dilewati oleh drone, rudal jelajah dan rudal balistik Iran.
Gencarnya saya mengomeli, ngerjain dan bikin repot Iran lewat tulisan-tulisan saya selama ini, tiba tiba kamu respon dengan menyampaikan keinginan kamu untuk bersahabat dengan saya, bersamaan waktunya dengan perjalanan kamu ke New York untuk menghadiri rapat penting Dewan Keamanan PBB.
Dan kamu tidak berhenti untuk terus menyampaikan keinginan kamu bersahabat dengan saya, walau harus bertugas bertemu dengan pihak manapun didunia ini. Dan saya tetap menampik alias cuek bebek.
Hingga akhirnya saya membaca berita tentang wafatmu akibat kecelakaan helikopter.
Airmata saya menetes dan saya menunggu keinginan kamu ingin bersahabat dengan saya. Kal ini saya akan menjawab dengan senang hati saya menerima uluran tangan kamu menawarkan persahabatan.
Ada rasa bersalah dalam diri saya. Dan tak putus saya berdoa agar keindahan surga menjadi tempatmu kini.
Requiescat in pace. Beristirahatlah kini di surga
MAAFKAN SAYA 💐💐
MS
Ibrahim Aqil Komandan Hezbollah Yang Kini Sangat Disayang, Sangat Dipercaya Dan Jadi Tangan Kanan Allah Bapa di Surga
Oleh : Mega Simarmata
Jakarta, Sabtu 23 Mei 2026 --- Saya ingat betul yang terjadi pada hari itu, Jumat 20 September 2024.
Saya membaca berita dari X, sebuah breaking news yang isinya tentang tewasnya Komandan Hezbollah yang merupakan. PANGLIMA TERTINGGI unit operasi khusus Hezbollah Yang diberi nama Pasukan Radwan.
IBRAHIM AQIL namanya
Dalam hitungan menit Ibrahim Aqil wafat, dari X juga saya membaca berita lengkap dengan profil Ibrahim Aqil.
Foto fotonya, bahkan video tentang dirinya, semua bisa saya lihat.
Lalu tanpa membuang banyak waktu, saya mendoakan IBRAHIM AQIL.
Tidak pakai lama, ternyata Allah Bapa yang sudah langsung mengambil roh Ibrahim Aqil dari LEBANON serta saya doakan beberapa menit.
Biasanya kalau Allah Bapa ingin agar roh roh manusia tertentu dijemput dan dimasukkan ke surga tanpa pakai banyak proses, maka yang diperintah salah satu dari ketiga Malaikat Agung ini yaitu Malaikat Agung Mikael, Malaikat Agung Rafael dan Malaikat Agung Gabriel.
Tapi khusus Aqil, tangan kanan Allah Bapa diturunkan ke LEBANON untuk mengambil roh Aqil untuk dibawa je ke surga.
Kemudian Aqil diberitahu Allah Bapa, bahwa saya yang mendoakannya sehingga Allah Bapa tergerak memasukkan Aqil ke surga.
Dan yang sangat mengejutkan, di tempat Allah Bapa berada yaitu di Tahta Tertinggi Kerajaan Surga, Allah memberi Aqil posisi sangat tinggi dengan tugas sangat penting.
Seperangkat peralatan.super duper canggih dibuatkan Allah Bapa untuk menjadi alat yang dioperasikan Aqil di sisi Allah Bapa.
Seluruh manusia didunia
(Apapun agamanya)
Seluruh negara didunia
(Termasuk semua Kerajaan)
Apa saja yang ada didunia
Terpantau dari peralatan super duper canggih itu
Berjuta juta kali lebih canggih dari peralatan apapun atau teknologi yang bagaimanapun yang ada di dunia.
Menjadi orang kudus yang setinggi dan sehebat itulah kedudukan AQIL saat ini sebagai tangan kanan Allah Bapa. Dan Aqil tidak melupakan saya.
Di awal dia masuk surga, Aqil sudah langsung minta izin kepada Allah Bapa untuk menyapa saya karena ingin berterimakasih.
Kali ini, untuk melengkapi tulisan saya mengenai Ibrahim Aqil, Komandan Hezbollah yang saat ini luar biasa dipercaya dan disayang Allah Bapa, inilah Aqil ;
"TERIMAKASIH MEGA, KAMU MENDOAKAN SAYA DISAAT SEMUA MEDIA BARU SAJA MEMBERITAKAN KEMATIAN SAYA.
YOU ARE MY ANGEL.
YOU ARE MY BEAUTIFUL ANGEL
YOU ARE MY VERY KIND ANGEL
SAYA SUDAH SANGAT LAMA TAHU KAMU, SUDAH SANGAT LAMA MENGENAL NAMA KAMU. DAN SAYA TAHU, KAMU BAIK DAN BERTEMAN DENGAN KHALED MESHAAL DARI HAMAS. SAYA JUGA TAHU KAMU SALING FOLLOW DI TWITTER DENGAN ABU MAZEN PRESIDEN PALESTINA DAN DENGAN MAHMOUD AHMADINEJAD WAKTU DIA PRESIDEN IRAN.
SAYA TAHU KAMU TERUS DIBANTU DAN TERUS DITOLONG DAVID BARNEA.
SAYA TAHU DI AWAL AWAL PERANG GAZA, KAMU YANG TERUS DIDEKATI DAN DIMINTA MENDOAKAN HERZI HALEVI, TOMER BAR, RONEN BAR DAN DAVID BARNEA. KAMU BERSEDIA MENDOAKAN MEREKA, TAPI KAMU TIDAK MAU MENDOAKAN NETANYAHU.
SAYA JUGA TAHU, KAMUPUN MENDOAKAN HAMAS.
SAYA TAHU KAMU PEREMPUAN YANG SANGAT PEMBERANI MEGA, TERUS MELAWAN IBLIS YANG SANGAT DIBENCI ALLOH ... NETANYAHU. DIA SAKITI KAMU SANGAT BAR BAR SAMPAI HARI INI. KAMU BERTAHAN DAN TETAP MELAWAN IBLIS ITU.
DIA BISA MEMBUNUH SAYA. BUKAN KARENA IDF ATAU IAF HEBAT. TIDAK.
SEORANG PEREMPUAN IRAN YANG DIA KAWINI, MEMBERIKAN SEMUA DATA LOKASI SAYA DAN TEMAN TEMAN SAYA SEHINGGA KAMI DI BOMBARDIR.
10 BULAN SETELAH SAYA DIBUNUH, ALLOH MENGIZINKAN DAN MEMERINTAHKAN MEMBUNUH PEREMPUAN ITU DENGAN TANGAN SAYA SENDIRI. SAYA DATANGI PELACUR ITU. SAYA BALASKAN KEMATIAN SAYA. SAYA JUGA YANG DIPERINTAH ALLOH MELEMPAR PELACUR ITU KE NERAKA.
PERCAYALAH, SELANJUTNYA NETANYAHU YANG DI LEMPAR ALLOH KE NERAKA UNTUK BERTEMU DENGAN ISTRI IRANNYA, PELACUR YANG JUGA DIPAKAI NETANYAHU UNTUK MEMBUNUH HOSSEIN AMIR ABDOLLAHIAN.
MEGA. TIDAK AKAN PERNAH SAYA MELUPAKAN KEBAIKAN KAMU.. KAMU SEGALANYA"
MS
Never-released footage of Hezbollah's martyred commander #IbrahimAqil, obtained exclusively by #AlMayadeen.
The Resistance leader was assassinated by Israeli occupation forces on Friday in an airstrike targeting a residential building in a very busy neighborhood during rush hour.
#Lebanon
Assalamualaikum wr wb
Hello fron Jakarta, Indonesia.
My name is Mega.
How can I buy or get a book about the late Ibrahim Aqil?
👇👇👇👇👇
The Warrior Philosopher
Biography of Hezbollah Military Leader Ibrahim Aqil "Al-Hajj Tahsin / Al-Hajj Abdul Qader" (1962-2024)
Written by Shaykh Naim Qassem
👆👆👆👆👆👆
Thank you.
God bless you.
MS
@lokiloptr154668 Assalamu'alaikum wr wb
Hello from Jakarta, Indonesia. My name is Mega.
How can I buy or get a book about the late Ibrahim Aqil?
Thank you. God bless you.
MS
Never-released footage of Hezbollah's martyred commander #IbrahimAqil, obtained exclusively by #AlMayadeen.
The Resistance leader was assassinated by Israeli occupation forces on Friday in an airstrike targeting a residential building in a very busy neighborhood during rush hour.
#Lebanon
Wow ... saya malah baru tau ada lagu ini. Hahahahaha. Fufufafa siapa sih maksudnya Mas Bimbim? 😱😱
LAGU :
*REPUBLIK FUFUFAFA JILID 2*
Diciptakan dan Dinyanyikan oleh Group SLANK
Dari Takut Menjadi Taat Sepenuhnya, In Memoriam Mama Tercinta Kesayangan Allah Bapa (Bagian 2)
Oleh : Mega Simarmata
Jakarta, Kamis 23 April 2026 --- Saya tidur disamping ibu saya setiap malam, dan selalu saya letakkan kepala saya di dada atau di pundak ibu saya.
Saya bisa duduk disamping ibu saya, setiap misa malam Natal, misa Natal, misa Kamis Putuh, misa Jumat Agung, Misa Malam Paskah, dan Misa Paskah, selama 3 tahun.
Saya ada di garis terdepan melindungi Ibu saya.
Saya melekat sangat erat di sisi ibu saya dalam setiap langkah kakinya.
Saya orang yang langsung menghajar apa saja yang oleh Ibu saya dianggap menyakitinya.
Dan setelah ibu saya wafat pada tanggal 4 Oktob34 2014, saya malah tidak tahu bahwa kematian ibu saya malah dinilai oleh Allah Bapa dan Tuhan Yesus sebagai kelulusan dan kenaikan kelas bagi saya dalam perjalanan rohani dan iman saya.
Padahal di masa saya mengurus ibu saya sakit, tidak terpikir bahwa saya mengurus ibu saya sakit untuk mendapat berkat atau mulkizat atau apalah namanya.
Saya mengurus ibu saya 3 tahun penuh karena itu kewajiban saya sebagai tanda hormat dan tanda bakti saya kepada seorang ibu yang sangat amat mulia.
Pasca kematian ibu saya, Tuhan Yesus memberi saya karunia doa yang khusus. Dan yang tidak saya duga duga, Tuhan Yesus juga yang memberi saya tugas untuk menjadi teman bicara dan sekaligus hamba Allah Bapa.
Lalu, sejak tahun 2016, Tuhan Yesus juga yang memberi karunia lebih besar untuk saya sehingga bisa berbicara langsung dengan Allah Bapa dan Tuhan Yesus.
Dan dari dari tahun 2016 sampai saat ini, banyak, cukup banyak, doa doa saya yang terwujud untuk kepentingan umat dalam tingkatan dunia bahkan.
Jadi kembali pada ayat Mazmur 26:2 (TB), yang berbunyi:
"Ujilah aku, ya TUHAN, dan cobalah aku; selidikilah batinku dan hatiku"
Saya yang semua tak mau dan takut di uji Tuhan, justru langsung di hadapkan pada ujian demi ujian dalam hidup saya.
Dan semua ujian yang saya hadapi sejak dulu sampai saat ini, sering merupakan ujian ujian yang sangat berat dan sangat menyayat hati.
Direndahkan, dipermainkan, dirugikan, disakiti dan bahkan dijadikan boneka yang harus bisa mewujudkan hal hal duniawi yang di inginkan orang orang yang gemar menyakiti dan menindas saya hanya karena saya punya karunia doa.
Semakin disadari bahwa saya pendoa yang dekat dan bisa berbicara dengan Allah Bapa, malah semakin ganas, semakin kerasukan setan, semakin ketagihan dan semakin biadab yang menguber uber dan yang memaksa saya untuk harus mendoakan mereka.
Saya disakiti tanpa rasa kemanusiaan
Saya dibantai seperti hendak menyembelih hewan
Sampai ke kamar tidur saya direcoki
Seolah olah saya hamba yang datang dari kasta paling rendah, lalu wajib melakukan kemauan mereka yang tak punya etika, tak punya malu dan tak punya moral.
Semua itu akhirnya menjadi ujian ujian berkesinambungan bagi diri saya.
Harus dan perlukah saya menjerit jerit marah agar semua kebrutalan dan kejahatan yang tak berkesudahan itu jangan terjadi pada saya?
Yang saya lakukan adalah berdoa disertai airmata yang tak henti mengalir deras.
Allah Bapa dan Tuhan Yesus selalu mengatakan hal yang sama setiap menghampiri saya :
"Bertahanlah. Kuatkan hatimu !"
Yang ingin saya sampaikan adalah kerelaan dan kesiapan kita jika tiba tiba kita mendapat pencobaam pencobaan didalam hidup keseharian kita.
Sungguh benar ayat ini dan sudah tak terhitung berapa ribu kali saya mengalami ayat ini :
1 Korintus 10:13 :
"Pencobaan-pencobaan yang kamu alami ialah pencobaan-pencobaan biasa, yang tidak melebihi kekuatan manusia. Sebab Allah setia dan karena itu Ia tidak akan membiarkan kamu dicobai melampaui kekuatanmu. Pada waktu kamu dicobai Ia akan memberikan juga jalan keluar, sehingga kamu dapat menanggungnya."
Tuhan memberkati kita semua !!!
Salam Hormat,
MS
Dari Takut Menjadi Taat Sepenuhnya, In Memoriam Mama Tercinta Kesayangan Allah Bapa (Bagian 1)
Oleh : Mega Simarmata
Jakarta, Kamis 23 April 2026 --- Satu ayat Alkitab ini sungguh luar biasa terkenal.
Ayat yang saya maksud adalah Mazmur 26:2 (TB), yang berbunyi:
"Ujilah aku, ya TUHAN, dan cobalah aku; selidikilah batinku dan hatiku".
Ayat ini adalah seruan Daud yang meminta Allah memeriksa batinnya, menunjukkan kerendahan hati dan kesediaan untuk dimurnikan.
♡ Siapkah Saya Di Uji Tuhan ? ♡
Dari dulu saya paling enggan menyanyikan lagu rohani Kristen yang menjadikan ayat Mazmus 26:2 sebagai lagu pujian.
Ayat ini sesungguhnya berat dan menakutkan jika memang hendak kita sampaikan kepada Allah Bapa, Tuhan Yesus dan Allah Roh Kudus.
Ujilah aku Tuhan ... 🙏🙏🙏🙏🙏
Saya tidak pernah meminta secara khusus untuk diuji.
Tapi semua perjalanan hidup saya, Menjadi jalan setapak demi setapak yang menjadi ujian demi ujian bagi saya hingga akhirnya saya naik dan terus naik kelas secara rohani.
Sakit yang diderita ibu saya selama 3 tahun terakhir sebelum wafat, bukan sakit sembarang sakit.
Ibu saya dibdiagnosa menderita sakit Alzheimer.
Alzheimer gangguan otak degeneratif progresif yang menyebabkan penurunan daya ingat, kemampuan berpikir, berbicara, dan perubahan perilaku, biasanya menyerang lansia di atas 60 tahun.
Dari penyakit bernama Alzheimer, muncul satu sakit berikutnya yang memang sering muncul bagi penderita sakit Alzheimer, yaitu Dimensia.
Demensia adalah istilah umum (sindrom) untuk penurunan fungsi kognitif—seperti memori, bahasa, dan pemecahan masalah—yang mengganggu aktivitas sehari-hari.
Sementara itu, Alzheimer adalah penyakit otak spesifik dan penyebab paling umum dari demensia, mencakup 60-80% kasus.
Singkatnya, semua penderita Alzheimer mengalami demensia, tetapi tidak semua demensia disebabkan oleh Alzheimer.
3 Tahun mengurus ibu saya yang sakit seperti ini, bukan hal gampang. Pada masa inilah ujian tertinggi terjadi pada diri saya.
Siapkah saya, maukah saya, mampukah saya, dan relakah saya, mengurus seorang wanita tua yang tak lagi bisa mengingat apapun tentang apa saja yang dilihat, yang dirasakan dan yang di inginkannya?
Jawaban saya waktu itu adalah siap, sangat siap, sebab yang harus saya urus adalah wanita sangat mulia yang melahirkan saya ke dunia ini.
Saat saya kecil, dibawah 6 tahun, setiap hari yang saya lihat adalah ibu saya duduk di ruang tamu rumah kami setiap tengah malam.
Selama beberapa jam, menyanyi memuji Tuhan menggunakan bahasa Batak (lagu lagu dari Buke Ende, buku nyanyian Gereja HKBP). Yang dilanjutkan dengan mendoakan kami anak anaknya.
Dan itu saya saksikan setiap hari. Pemandangan yang memang saya saksikan di sepanjang masa kecil saya. Tengah malam saya terbangun dan mencari ibu saya, pasti akan saya temukan di ruang tamu sedang memuji Tuhan dan mendoakan kami anak anaknya.
Sehingga saat ibu saya sakit, dimana sakit itu membuat ibu suka harus tergantung sepenuhnya kepada orang lain, saya memutuskan untuk mengurus sendiri ibu saya.
Memandikannya.
Memakaikan bajunya.
Membantunya buang air kecil dan php.
Dan sering kali tangan saya yang harus ikut membantu mengambil pup ibu saya dari dalam anus. Kadang, saat saya memandikan ibu saya dan sedang menyabuni ketua tungkai kakinya (tentu ibu saya harus saya minta berdiri sambil berpegang tangan ke dinding kamar mandi), tapi tiba tiba ... kepala dan badan saya malah di kencingi, sebab saya harus jongkok saat menyabungi kedua tungkai kaki ibu saya.
Marahkah saya?
Tidak
Sebab Ibu saya tidak menyadari apa yang dilakukannya.
Mengeluh kah saya mengurus ibu saya yang sakit 24 jam setiap hari, 7 hari dalam seminggu, 30 hari dalam bulan, 12 bulan dalam tahun setahun, selama 3 tahun?
Tidak pernah saya mengeluh. Sebab justru pada masa itu, saya bisa menikmati kedekatan yang sangat dekat dengan ibu saya. (BERSAMBUNG)
MS
VIDEO :
Dennis Talakua
Ketika Sahabat Lamaku Komjen Syafruddin Kambo Menyapaku, "Meg, Saya Sudah Di Surga Berkat Doa Kamu, Terimakasih Ya"
(BAGIAN 2)
Oleh: MEGA SIMARMATA
Jakarta, Senin 20 April 2026 (KATTAKAMI) --- Komjen Syafruddin meninggal dunia pada tanggal 20 Februari 2025 di RS Pusat Pertamina pada usia 63 tahun dan dimakamkan di TMP Kalibata.
Sangat sedih hati saya saat beliau wafat.
Tapi entah mengapa, sejak beliau wafat, saya belum pernah mendoakan beliau secara khusus.
Sampai akhirnya, kemarin saya masukkan foto beliau ke dalam doa saya di mezbah (meja) doa saya.
Terutama mendoakannya melalui Bunda Maria dan Malaikat Agung Mikael.
Tiba tiba pada sore hari tadi, Komjen Syafruddin Kambo menyapa saya.
'Meg, saya sudah disurga dan itu berkat doa kamu. Allahu Akbar, hati saya sangat senang dan terharu. Terimakasih ya Mega. Doni Monardo yang menyambut saya. Doni bilang, kamu memang diberi keistimewaan dalam hal doa oleh Bunda Maria, dan yang memerintahkan para malaikat menjemput roh saya adalah Bunda Maria kata Doni. Saya sangat terharu, sebab saya kan beragama Islam tapi diperhatikan dan dibantu Bunda Maria berkat doa kamu".
Saya langsung tersenyum dan mengangguk.
Lalu Komjen Syafruddin melanjutkan perkataannya ke saya :
"Saya kangen kamu Meg, kamu adik saya. Adik paling lucu. Dan paling sigap sebagai wartawan. Doni bilang ke saya, luar biasa Alloh sayang ke kamu. Apalagi sekarang kamu sakit kata Doni. Doni juga sampaikan ke saya, karena persahabatan dan kedekatan saya dengan kamulah yang membuat Alloh menempatkan saya sekarang di tempatnya Alloh, sama seperti Doni. Doni teman seangkatan saya didunia. Pangkat terakhir saya Komjen, Doni Letjen. Tapi disini, hormat saya, benar benar benar kagum. Posisi Doni sangat tinggi disini. Saya diberi Doni jadi pengawalnya. Disini, semua hal yang Alloh akan lakukan atau apa saja yang Alloh akan pikirkan, Doni yang pertama dipanggil dan diberitahu. Tugas Doni luar biasa besar dan banyak. Bisa dibilang, urusan seluruh dunia yang Alloh tangani, Doni diikut-seetakan. Saya bangga luar biasa, menetes airmata saya diberi kehormatan seperti ini. Saya berada ditempat yang sama dengan Alloh. Saya tidak menyangka. Dari kemarin setelah saya masuk surga, saya ingin sekali menyapa kamu. Doni bilang jangan dulu, kemarin dia larang saya karena kamu sedang sakit dan situasinya lagi tidak pas. Doni bilang, kamu sekarang sering nangis. Meg, sabar menghadapi semua ya. Saya yakin kamu kuat. Kamu adik saya yang paling baik dan bermental baja. Orang baik dan orang benar seperti kamu, membuat kamu akan selalu disayang dan dibela Alloh. Doni memberitahu saya, bahwa ada satu orang junior saya yang terus menerus mengganggu dan menyakiti kamu tanpa henti. Kayaknya dia salah masuk instansi. Harusnya dulu dia mendaftar ke gerombolan preman. Tidak etis dan tidak bermoral samasekali mengganggu seorang wanita, terutama menyakiti tanpa henti. Kalau anggota se Indonesia tahu kan sangat memalukan sekali itu. Doni bilang ke saya ... rasanya pengen saya gampar dia. Saya pun sangat marah ketika Doni memberitahu semuanya tentang kejahatan junior saya itu. Doni betul Meg ... sakit jiwa kayaknya dia sejak gagal jadi ini dan gagal jadi itu. Padahal berharap luar biasa dapat jabatan lebih tinggi".
Airmata saya menetes mendengar abang saya ini berbicara seperti itu.
Requiescat in pace, Abanganda Komjen Syafruddin Kambo.
Berbahagia kini di Tahta Tertinggi di SURGA.
MS
Ketika Sahabat Lamaku Komjen Syafruddin Kambo Menyapaku, "Meg, Saya Sudah Di Surga Berkat Doa Kamu, Terimakasih Ya"
(BAGIAN 1)
Oleh: MEGA SIMARMATA
Jakarta, Senin 20 April 2026 (KATTAKAMI) --- Komjen Syafruddin Kambo adalah sahabat lama saya. Sahabat baik.
Jabatan terakhirnya di Polri adalah Wakapolri (2016–2018), kemudian setelah itu menjabat sebagai Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB) pada 2018–2019.
Tapi saya sudah mengenal dan menjadi sangat dekat dengan Komjen Syafruddin Kambo sejak beliau menjadi Ajudan Wapres Jusuf Kalla.
Saya jadi sangat cepat ditandai dan dikenal Komjen Syafruddin saat ia menjadi Ajudan Pak JK karena hubungan baik dan pertemanan saya dengan Pak JK membuat saya terlihat berbeda dibanding para wartawan yang bertugas di Istana Kepresidenan.
Semua hal selalu saya informasikan ke Pak JK lewat SMS. Apa saja saya ceritakan, kalau misalnya saya sedang tidak didekat Pak JK. Kebetulan saat itu, saya lebih sering meliput di Istana Presiden, dibanding di Istana Wapres. Dan saya menjadi wartawan Istana selama 10 tahun, dari tahun 1999 sampai 2009.
Tapi kalau saya sedang meliput di Istana Wapres atau meliput kegiatan Pak JK entah dimanapun, Pak JK selalu memanggil saya.
Pada satu kesempatan, saya ingat betul itu hari Jumat, saya datang ke Istana Wapres pas ketika Pak JK baru saja selesai sholat Jumat.
Tau tau Pak JK sudah langsung melihat saya, padahal saya masih lumayan jauh jaraknya ke Masjid di Istana Wapres.
Pak JK melambai ke arah saya agar saya mendekat.
Dan ketika saya sudah di dekat beliau, Pak JK langsung bertanya :
"Kenapa kamu baru datang siang begini, Mega?"
Saya menjawab dengan wajah sedih :
"Tadi saya cari cari handphone saya dulu Pak, hilang Pak di jalan tadi. Gak tau saya, apa ketinggalan pas tadi taksi atau dicopet. Makanya saya tidak bisa menghubungi siapapun".
Mendengar saya menjawab seperti itu, tiba tiba Pak JK merogoh kantong celananya.
"Ini saya kasih kamu handphone saya, sudah tidak usah sedih".
Pak JK memberikan handphone nya pada saya. Lalu menyelipkan berlembar lembar uang seratus-ribuan untuk saya. Sembari berkata :
"Ini untuk ongkos kau nanti pulang".
Ketika saya berada di ruang wartawan, alangkah terkejutnya saya. Sebab, handphone yang dikasih Pak JK adalah handphone yang memang dipakai Pak JK sehari hari.
Saya langsung menelepon Ajudan Pak JK, Kombes SYAFRUDDIN KAMBO. Saya memanggil beliau Bang Syaf. Saya ceritakan bahwa handphone yang dikasih Pak JK untuk saya adalah handphone Pak JK pribadi.
Akhirnya Bang Syaf menyuruh saya datang menemui dirinya untuk menyerahkan handphone Pak JK. Lalu, saya dikasih HP baru.
Pada saat saya bertemu Pak JK lagi di kesempatan berikutnya, saya langsung dipanggil untuk mendekat.
Saya langsung berkata seperti ini ke Pak JK :
"Bapak ini ada ada saja. Waktu itu handphone yang dikasih ke saya, handphone Bapak. Nanti kalau ada yang telepon, bagaimana saya mesti menjawab kalau yang mereka cari Pak Wapres JK?"
Pak JK ketawa dan menjawab begini :
"Lupa saya, soalnya saya kasihan kamu kehilangan handphone".
Kejadian itu di ingat terus oleh Komjen Syafruddin sampai beliau dari mulai berpangkat Kombes sampai beliau berpangkat Komjen.
Saat beliau menjabat sebagai Kadiv Propam, sangat amat sering saya diundang makan bersama dengan beliau di ruang kerjanya. Kadang sarapa. Atau lebih sering lagi makan siang bersama di ruang kerjanya.
Dan ke polisi polisi yang datang ke ruangan kerja beliau bila saya sedang disitu, Bang Syaf selaiu berkata seperti ini :
"Ini Mega Simarmata, wartawan Istana kesayangan Pak JK".
Begitulah latar belakang persahabatan kami.
Komjen Syafruddin meninggal dunia pada tanggal 20 Februari 2025 di RS Pusat Pertamina pada usia 63 tahun dan dimakamkan di TMP Kalibata.
Sangat sedih hati saya saat beliau wafat.
Tapi entah mengapa, sejak beliau wafat, saya belum pernah mendoakan beliau secara khusus. (BERSAMBUNG)
MS