ada beberapa part dalam buku yang kubaca, kuhabiskan lebih dari 2 bulan tuk selesaikan.
sisanya ? 2 jam tak lebih. habis khatam sampai ending.
khususnya ketika udah faham plot twistnya.
buku ? bukan.
Kyknya sih ya,
gak seberat itu koq klo udh di jalanin.
aku g tau ya rumusnya apa.
yang jelas. klo g terlalu di fikirin. jadinya cuma lewat aja.
meski agak gedebak gedebuk.
hehehehe
Bener, hanya butuh waktu untuk menerima ini semua. Tapi u orng gk sabaran kek aq agak sulit, π€£π€£π€£. Oke, kan kulihat kedepannya, gimana "aku" Mengatasi semuanya π
aku mau nunggu bentar.
"katanya, yang paling paham itu ya diri sendiri, bukan orang lain".
tapi, biasanya agak lama.
aku gak tau, mungkin kali ini bisa ku jadikan tolak ukur buat kedepan nya nanti.
dalam seni menikmati hidup,
salah satu hal yang terpenting adalah memahami diri.
ditambah dengan keberanian untuk menerima keadaan diri apa adanya.
klo engga seperti itu, kehidupan akan dikendali oleh ego dan gedabak gedebuk.
hidup fleksibel itu bukan lagi opsi.
itu adalah keharusan.
dengan syarat punya garis batas yang kuat.
soalnya, dalam survive di kehidupan ini, kita bakal ketinggalan banyak hal klo ga fleksibel.
apakah bisa diganti ?
tentu tidak, pelipur lara itu solusi sementara.
sebenarnya, klo udah tak tergantikan. sisanya hanya pengalihan isu.
jangan menipu diri sendiri.
kalau udah sekali pergi.
biasanya hanya sekedar kebetulan atau alasan buat buat sahaja.
kalau kali kedua ?.
biasanya, cara memandangnya sudah berubah.
nah, klo udah sampe ke-tiga.
disarankan untuk tidak berharap lagi.
itu pertanda prioritasnya udah berbeda.