Jangan memaksa seseorang untuk menyukaimu, meskipun kamu menyukainya. Sebab soal rasa itu soal kecocokan hati, kesinambungan ruh dan rasa.
Kamu boleh menyukai seseorang dengan caramu, tapi soal timbal balik itu milik Allah yang mengatur hati manusia. Pertemanan atau pasangan.
@ntsana_ Karena Tuhan memiliki alasan ketika menghadirkan dan menyingkirkan seseorang.
Jadi, tetaplah tumbuh, tetaplah bersinar ketika seorang yang sudah kamu anggap 'pasti' tiba-tiba menghilang.
Kadang kita dihadapkan suatu kejadian , yang dimana kesabaran kita diuji di sana, menahan diri untuk berkata , menulis , bertindak, dan mengambil keputusan, karna marahnya hati dan pikiran terhadap keadaan tidak akan bisa menghasilkan kebaikan.