Anies ganti foto profil dia pakai masker langsung diserang sama buzzer Prabowo Gibran.
Aneh tapi nyata, yang gagal atasi kebakaran hutan dan bencana asap dibela, lalu yang peduli malah diserang.
Otaknya terbalik, aku kira kampret sudah nggak ada ternyata nyatu dengan termul.😁
Ini bener…
Di Pilkada, Anies fokus dengan kata KEADILAN dan KOLABORASI
Dari situ, ada banyak program yang akhirnya bikin kita ingat. Misalnya…
Ekonomi: OK OCE >> JakPreneur
Pendidikan: KJP Plus >> buat ngelawan isu KJP dihilangkan
Transportasi: OK OTRIP >> JakLingko
giliran tempat lo kena br koar koar kan? coba kelangkaan BBM jg sampe jkt sekalian. kita di kalimantan padahal pemasok terbesar udh lama ngalamin kelangkaan begini kaga ada yg peduli
Buat gua untuk bersuara selantang itu, di pemerintah sekarang resikonya cukup besar buat karir yang dia bangun sesusah itu.
bahkan yang lain hanya berani spil aja, mungkin gua ketinggalan atau ke skip kalo ada yang udah duluan.
tapi buat selantang itu respect bang brando 🙌 🎩
Setuju dengan kak @lilaccountz
Mandi besar itu rukunnya cuma dua, niyat dan mengguyur seluruh tubuh.
Tanpa wudhu dulu, tanpa kramas bahkan tanpa pakai handuk sekalipun, mandi besarnya tetap SAH.
justru netralitas tu posisi egois, intelektual harus berpihak pada manusia, pada keadilan, pada mereka yg tertindas, milih netral pas ada yg tertindas adalah kebutaan moral
masih ingat banget, tahun 2025 aku pernah di fase sibuk banget sampai sholatku bolong-bolong. kalau sholat pun terburu-buru, sering di akhir waktu, pulang malam capek, langsung mandi terus tidur. subuh? jarang banget, sampai satu titik aku sadar aku udah sejauh itu dari ibadah yang dulu selalu aku jaga banget sampe rasanya ada yang kurang kalau belum sholat
terus tiba-tiba video ini lewat di FYP-ku, hatiku langsung luluh🥲 dari situ aku mulai rutin lagi, pelan-pelan, sampai akhirnya Alhamdulillah balik ke 5 waktu
videonya masih kusimpan sampe sekarang di album favorit dan gak akan pernah aku hapus
sampai sekarang selalu bersyukur, Alhamdulillah, masih diingatkan Allah buat pulang🥲🤍
Menerima penghargaan The Freedom of the City of London.
Di Guildhall, London, balai kota yang berdiri sejak abad ke-15, ada sebuah ruangan tempat satu tradisi dijalankan selama ratusan tahun. Di ruangan itu, siang kemarin, penghargaan Freedom of the City of London kami terima. Alhamdulillah.
Prosesinya khidmat. Tidak ada kamera yg boleh menyala sampai seluruh rangkaian selesai. Hanya ada deklarasi yg dibacakan dengan kata2 yg sama seperti ratusan tahun lalu, sebuah buku besar untuk ditandatangani, jabat tangan, diakhiri satu kalimat sambutan: “a Citizen of London.”
Penganugerahaan Freedom of the City of London adalah salah satu tradisi sipil tertua di dunia. Tercatat sejak 1237, awalnya ia menandai status warga merdeka yg berhak berdagang di kota London. Kini ia diberikan kepada mereka yg dinilai berkontribusi bagi kehidupan publik. Dalam daftar panjang penerimanya ada Winston Churchill, Nelson Mandela, Desmond Tutu, Lee Kuan Yew, Stephen Hawking, J.K. Rowling, Tim Berners-Lee, Harry Kane, Andrew Lloyd Webber, dan banyak lainnya.
Nominasi bagi kami datang dari Lord Mayor of London Alastair King dan Alderman Gregory Jones. Upacara dimpimpin The City Remembrancer selaku kepala protokol. Alderman Vincent Keaveny, Lord Mayor 2021-2022, berdiri di samping mendampingi sepanjang upacara. Fery ikut hadir menyaksikan prosesi yg amat khidmat itu.
Kami sadar, yg dibawa masuk ke ruangan itu bukan nama satu orang, melainkan kerja2 kami sebelumnya, terutama saat diberi amanah di Jakarta. London memberi pengakuan terhadap kerja bersama itu, maka penghargaan ini pun kami dedikasikan menjadi milik bersama.
Dalam sambutan singkat, satu pesan disampaikan, kami ini ingin penghargaan ini diperlakukan sebagai pintu, bukan piala. Semoga lewat pintu ini makin banyak walikota, insinyur, guru, dan anak muda Indonesia yg belajar ke London, dan London juga datang belajar ke kota2 kita.
Kami menutup sambutan singkat di Guildhall kemarin dgn satu kata bahasa Indonesia. Kata yg diteriakkan bangsa ini pada 1945, dan masih diteriakkan setiap kali kita berbahagia. Kata yg dalam bahasa Inggris berarti freedom.
Merdeka!
Terima kasih, London. Sampai jumpa di Jakarta.
indo udah HANCUR pun masih ada yang percaya prabowo aslinya baik, dibohongi bawahannya, PALAK OTAK KAUUUUUUUU GILO BABIIIIIII TOLONGLAH AKAL DIPAKE LANCIAOOOO that IBLIS is 75 years old today dan lu believe he's innocent like a baby gugugaganjing PAOK KALI KAU PILATTTTTT
Ternyata belajar dicicil dengan jeda itu jauh lebih nempel daripada kebut semalam.
Thread aslinya ngasih 8 langkah buat belajar hal yg susah, tp aku coba rangkum jd point singkat:
1. Jangan panik, karena "susah" artinya materinya padat, bukan mustahil.
2. Cari gambaran besarnya dulu lewat video overview atau daftar isi.
3. Pakai beberapa sumber, bukan cuma satu.
4. Bangun intuisi dengan jelasin ke teman atau ke tembok.
5. Wajar banget kalau kamu bingung.
6. Kaitkan materinya ke dunia nyata.
7. Ulangi topik yg sama setelah seminggu.
8. Jangan romantisasi "jenius."
Langkah ketujuh itu didukung riset. Meta-analisis 317 eksperimen nunjukin belajar berjeda lebih efektif buat ingatan, dan makin lama kamu perlu ingat sesuatu, makin panjang jeda idealnya.
Jadi belajar hal susah bukan soal jenius, tapi soal sabar dan konsisten. Itu "Small Wins" yg ditumpuk pelan2.
Kalian setuju ga sama ini? Tulis di komen ya.