Olivia Rodrigo sobre seus posicionamentos políticos para a BBC:
"Eu definitivamente tento ter cuidado com as minhas palavras, mas, ao mesmo tempo, as mulheres que eu admirava quando era mais nova eram muito francas e não tinham medo de falar o que pensavam, e esse era um dos motivos pelos quais eu as adorava.
Não acho que o meu objetivo seja ser amada por todo mundo. E quando você deixa de colocar isso como a sua principal motivação, acho que tudo se torna muito mais divertido e prazeroso."
PT Pertamina (Persero) melakukan penyesuaian harga BBM non subsidi untuk Pertamax dan Pertamax Green per Rabu (10/6/2026).
Jika sebelumnya harga Pertamax (RON 92) Rp 12.300, kini naik menjadi Rp 16.250 per liter.
Sementara itu, Pertamax Green (RON 95) naik menjadi Rp 17.000 per liter, dari sebelumnya Rp 12.900 per liter.
Baca di: https://t.co/0VswaYauMl
Olivia Rodrigo revelou que “stupid song” será o próximo single de “you seem pretty sad for a girl so in love” e que a faixa é baseada no livro Simple Passion, de Annie Ernaux.
— O livro fala sobre uma mulher consumida por uma paixão intensa e obsessiva. A obra aborda desejo físico, dependência emocional, ansiedade esperando mensagens e encontros, além da vulnerabilidade e humilhação que podem surgir quando alguém passa a viver em função de outra pessoa.
eh dia korban, dia apes dapet dari org ketiga, dia udah bayar, alias kena tipu. katanya dari org ketiga. trs dia ketipu 9 juta, dan ditangkep polisi, harus nebus 4 juta buat keluar. jahat bangettttt, dia korban guys.
Seorang bocah laki-laki berusia 7 tahun di Sangatta, Kabupaten Kutai Timur, Kalimantan Timur, menjadi korban penculikan yang berujung maut. Pelaku sempat meminta uang tebusan sebesar Rp 200 juta kepada keluarga korban, namun korban ditemukan meninggal dunia sebelum tuntutan tersebut dipenuhi.
Korban dilaporkan hilang pada Senin (1/6) saat bermain di depan rumah. Menurut keluarga, pelaku diduga telah berada di sekitar lokasi sejak siang hari dengan mengenakan atribut ojek online sehingga tidak menimbulkan kecurigaan. Korban yang gemar memancing diduga mengikuti ajakan pelaku untuk pergi memancing.
Malam harinya, keluarga menemukan pesan berisi permintaan tebusan Rp 200 juta yang ditulis di selembar kardus. Keluarga diminta menyerahkan uang sebelum pukul 22.00 WITA, namun tuntutan itu belum sempat dipenuhi.
Pada Selasa (2/6), Polda Kalimantan Timur dan Polres Kutai Timur berhasil menangkap pelaku di Balikpapan Barat. Polisi menduga motif penculikan berkaitan dengan ekonomi karena pelaku mengetahui orang tua korban memiliki sejumlah uang dan berniat menjadikan korban sebagai alat untuk meminta tebusan.
Berdasarkan keterangan pelaku, polisi kemudian melakukan pencarian dan menemukan korban dalam kondisi meninggal dunia di sebuah parit berair di kawasan Bukit Pelangi, Sangatta. Hasil autopsi menunjukkan korban meninggal akibat mati lemas karena air masuk ke saluran pernapasan. Penyidik juga menemukan indikasi adanya kekerasan sebelum korban dibuang.
📸: Dok. kumparan, Istimewa.
Baca selengkapnya dengan klik link di bio. Cari tahu berita update lainnya dengan download aplikasi kumparan di App Store atau Google Play.
📝: newsupdate | update | news | videonews | R176 | E164 | V200
#bicarafaktalewatberita #kumparan
baru baca motifnya ternyata pelakunya ojol dan pernah nganter ayah korban trs waktu di perjalanan ayahnya oversharing kalo lagi ngurus uang dengan nominal besar, kepikiran deh tuh pelakunya jadiin mereka sasaran kejahatan….serem bgt