Kenapa lo ga pulang dan dukung klub lokal lo aja!
Menarik cerita2 yg seliweran beberapa hari ke belakang terutama yg diawalin konten dari Dr @tirta_cipeng. Terus ditimpalin lagi sama video Manc is full of shit dari Fans Arsenal asal Petogogan dan dikomen sama @pangeransiahaan.
13-14 tahun yg lalu. Kami, @LFC_ID, indostevieg, indoagger, IndoLFC dll pernah bikin kopdar di Es Teler 77 Gunawarman ngomongin tentang Fans Kultur dan istilah 'Wool' ini.
Sebelum itu, kami lagi jualan merch ganci Mo Salah dan stiker yg bisa kamu beli cuma seharga 70k dan PO-nya tutup hari ini. Since gue cuma cari 20 set, buruan pesen sebelum kehabisan. Pesen di sini: https://t.co/MabduLguuR
Sekarang kita bahas mengenai fan kultur, apakah kita adalah bentuk kesuksesan modern football dalam menjaring fans baru sebagai new revenue stream? Atau memang kita memang punya ikatan emosional, meski selama ini hanya nonton dari layar kaca.
A thread 🧵
@indepenSumatera gimana cara kamu mengukur “mutu pendidikan nasional terlihat suram dan tidak terarah” itu? jangan lupa, di era nadiem ada pandemi yang secara global membuat skor pisa negara lain juga turun. malah, indonesia turunnya ga sedrastis negara lain, bahkan negara-negara eropa
Matematika itu bukan ilmu berhitung, tapi ilmu bernalar. Hitung2an hanyalah bagian kecil dari Matematika.
Anak2 lemah hitung2an karena langsung diberikan pengetahuan prosedural tanpa pemahaman konseptual. Ada gap yang besar di sini, yg semakin terlihat di masa post-covid.
Jadi gpp kalo orng ga bisa hitung, krn ada yg namanya alat bantu hitung. Yg bahaya itu orng ga bisa bernalar, shg dia ga tau hitungan dia (atau alat bantu hitung tsb) benar atau salah.
“Kalo dilihat anak-anak gimana?”
Pertama, kita perlu membedakan secara tegas bahwa afeksi bukanlah seksualitas eksplisit. Ciuman adalah ekspresi kedekatan, bukan tindakan seksual yang melibatkan eksploitasi atau paksaan.
Gausah edgy kalau om tante di kampung nanya
"kapan lolos? kapan kerja? kapan nikah?"
karna mereka taunya cuma itu. masa expect mereka nanya "integrasi OpenClaw ke telegram caranya gimana?"
jawab baik-baik aja. dan jangan ulangi ke anak/ponakan kelak
toh ketemu juga jarang
@urcutedoctorr_@Partono_ADjem lagi rame soal gibran bilang kalo dia, wakil presiden, itu cuma pembantu presiden. rame di medsos, dan cara dia nanggepinnya adalah upload foto dia, sebagai wakil presiden, lagi hormat ke prabowo, sebagai presiden.
Nomor 1 itu namanya "Kerja"
Nomor 2 & 4 itu namanya "Self-Help"
Nomor 3 itu "Habit"
Hobi itu justru harusnya meaningless, buang waktu, tapi melakukannya bikin hepi.
Hobi nggak usah dikasi tujuan atau makna, guys.
Gila nanti kalian.