MBG tanpa libatkan APBN
Ini baru Hebat!
Dalam kunjungannya Kepala @PPATK Pak Ivan Yustiavandana mengapresiasi MBG Swasta berbasis CSR di Sekolah Anak Berkebutuhan Khusus Negeri 1 Tangerang
"Ini contoh yg baik, krn sepenuhnya menggunakan dana CSR.."
https://t.co/KqTJR94pGX
@Stakof jangankan petani,bulek saya yg penjual kerupuk aja bs umroh...
krn memang sdh diniatkan ahirnya nabung sedikit demi sedikit sampai ahirnya bs melaksakan
Menciptakan lapangan kerja ndak bisa, cuma omon2 ke omon2. Tapi memajaki rakyat tahu saja caranya.
Setelah itu dipakai bancakan untuk menggaji pejabat yg jumlahnya ratusan, terbesar sepanjang sejarah, dan bancakam program yg didesign bocor.
Wis edan.
Akhirnya terjadi yang saya khawatirkan. Ini bukan semata karena UKT naik, tapi karena pemerintahan Presiden @prabowo menganggap calon mahasiswa dari keluarga yang penghasilannya 2,5juta dari Provinsi dgn UMP Rp2,4juta, dianggap anak orang kaya yang mampu membiayai UKT nya secara mandiri, Sehingga tidak berhak mengakses KIPK.
Kebijakan edan !!!
Dikasih kuasa menjadi seenaknya, malah membuat kebijakan yang sudah baik, jadi buruk.
10 Juni 2026, harga Pertamax naik dari Rp12.300 ke Rp16.250 per liter. Seskab Teddy menjelaskan alasannya:
"Pertamax adalah BBM nonsubsidi. Artinya, harga Pertamax harus mengikuti harga minyak dunia."
Pekan berikutnya (saya hitung lima hari doang) minyak dunia anjlok seusai gencatan Iran-AS. Pertamina lalu menyatakan harga jual Pertamax saat ini belum sepenuhnya mengikuti harga pasar internasional.
Layar Liputan6 lantas menampilkan banner "Pertamina: harga Pertamax tak selalu mengikuti minyak dunia."
Saat harga dunia naik, Pertamax harus mengikuti. Saat dunia turun, ternyata belum sepenuhnya mengikuti.
Saya kurang tahu mana yang jadi pegangan. Mungkin Teddy mengira semua rakyat Indonesia ini goblok. Tapi saya kurang tahu isi hatinya.
Pak @prabowo , anak berprestasi gini jangan sampai kabur ke luar negeri kelak.
Firoos Ghathfaan Ramadhan, bocah 14 tahun asal Subang, berhasil meraih penghargaan dari NASA setelah menemukan celah keamanan dalam sistem digital lembaga antariksa tersebut.
Siswa kelas VIII SMP IT Al-Alamy Subang ini mengidentifikasi kerentanan menggunakan teknik Open Source Intelligence (OSINT) dengan mengumpulkan URL dari Instagram, mengecek tautan satu per satu, hingga menemukan akun tidak aktif yang berpotensi disalahgunakan untuk phishing dan penyebaran informasi palsu.
Temuan Firoos dilaporkan ke NASA dan mendapat penghargaan yang ditandatangani Senior Agency Information Security Officer NASA, Kelvin Taylor pada Jumat (10/4/2026).
Video Kompascom