Apa kamu tidak pernah bersyukur?coba bayangkan Allah Swt itu maha pemurah, setiap hari orang sedunia diberi hidup,makan,udara dan rejeki untuk hidup.aku tak henti-henti bersyukur setiap hari.
Almh.Ibuk
Hasbunallah wanikmal wakil nikmal maula wanikman nasir.
Ya Allah, untuk satu minggu ke depan; mohon mudahkanlah urusan kami, lancarkan rezeki kami, tutup rapat aib kami, serta lindungi kami dari segala hal buruk.
Ya Allah permudah usaha kami dan kabulkan doa-doa kami. Aamiin..
Dalam dunia kampus ada istilah "academic inbreeding". Apakah itu? Itu adalah istilah bagi kampus yang mempekerjakan alumninya sendiri sebagai dosen. Apakah ini baik untuk perkembangan dan pemerataan kualitas pendidikan tinggi di Indonesia?
tetap berharap dan husnudzon sama Allah di waktu biasa itu mudah
yg sulit ketika di waktu sulit, apalagi kalo kena musibah yg menyangkut dgn ekonomi atau keluarga.
tapi guys, yakinlah janji Allah itu nyata. Allah ga ninggalin Rasulullah yg ditinggal ibu bapak, istri dan pamannya. Allah ga ninggalin Nabi Yunus yg sendirian dlm perut ikan. Allah ga ninggalin Nabi Ibrahim yg dibakar hidup hidup. bahkan Allah ga ninggalin Nabi Isa yang mau disalib hidup hidup🌸
• 🟢 Hijau: Orang tersebut tidak menyimpan nomor kamu di kontaknya
• 🔵 Biru: Orang tersebut pernah memblokir kamu sebelumnya
• 🔴 Merah: Muncul untuk orang yang kamu jarang banget chat dengannya
• 🟢 Hijau muda: Orang yang dulu sering chat tapi sekarang komunikasinya berkurang
Siapa yang baru tau perbedaan contact whatsapp?
Saya ada cerita seorang bapak.
Dia kerja 20 tahun buat biayain anaknya kuliah S1.
Lembur.
Utang.
Sampai jual tanah warisan.
Anaknya lulus. IPK bagus.
Wisuda lengkap dengan toga.
Sekarang anaknya kerja serabutan. Gaji di bawah UMR.
Dan si bapak masih senyum bilang,
"Mungkin belum rezekinya."
Yang bikin saya merenung bukan cerita anaknya.
Tapi cerita si bapak.
Dia lahir tahun 70-an.
Gak tamat SMA pun bisa buka toko,
punya rumah,
besarin anak dengan layak.
Logikanya simpel dan masuk akal:
"Dulu gw gak sekolah tinggi aja bisa. Kalau anak gw kuliah,
hidupnya pasti jauh lebih baik dari bapaknya."
Logika itu benar. Di zamannya.
Masalahnya bukan orang tua yang salah didik.
Bukan juga anaknya yang kurang usaha.
Tapi janji yang mereka pegang sudah kedaluwarsa.
Ijazah dulu adalah tiket.
Sekarang ijazah adalah syarat minimum.
Yang bahkan kadang pun masih belum cukup.
Dua hal yang kelihatannya sama, tapi sebetulnya beda jauh.
Bayangin ya.
Tahun 1995,
fresh graduate langsung diperebutkan perusahaan.
Sekarang,
lowongan entry level minta pengalaman 2 tahun,
skill digital, bisa multitasking, dan siap ditempatkan di mana saja.
Gajinya?
UMR aja belum tentu.
Hampir sama kalau dikonversi ke harga waktu itu.
Tapi harga rumah, kontrakan, dan beras sudah tidak ikut berdiam di angka yang sama.
Generasi 90-an pasti hafal nasihat ini:
"Rajin sekolah, biar dapat kerja bagus."
"Kuliah dulu, baru enak hidupnya."
"Investasi terbaik itu pendidikan."
Nasihat itu bukan bohong.
Di zamannya, itu benar dan terbukti.
Tapi zamannya sudah ganti.
Nasihatnya tidak ikut ganti.
Dan anak-anak kita tumbuh sambil pegang peta zaman dulu
yang sudah tidak cocok sama jalanan yang mereka hadapi sekarang.
Saya pernah ngobrol panjang sama seorang teman.
Dia cerita,
"Bokap gw sampai jual motor buat bayar UKT semester terakhir gw."
Saya tanya, "Sekarang kerjanya apa?"
"Freelance desain. Kadang ada job, kadang enggak."
"Bokap lu tau?"
"Tau. Dia bilang sabar, rezeki ada aja. Tapi gw liat matanya... dia bingung."
Si bapak bingung bukan karena anaknya gagal.
Tapi karena cara yang dulu berhasil sekarang tidak lagi bekerja.
Dan dia tidak punya peta baru untuk dikasih ke anaknya.
Kalau anakmu masih sekolah atau mau kuliah,
jangan cuma pikirin jurusannya.
Tapi ajarin juga:
1. Ajarin dia cara kerja uang sejak kecil.
2. Bekali satu skill konkret yang bisa langsung menghasilkan.
Sebelum dia lulus dan bingung mau mulai dari mana.
3. Kasih ruang buat gagal kecil sekarang.
Biar dia gak gagal besar pertama kali justru di dunia nyata.
4. Jangan cuma bekali ijazah. Bekali juga kemampuan bertahan.
Bukan berarti kuliah tidak penting. Tapi kuliah saja sudah tidak cukup.
Soalnya begini.
Orang tua yang paling menyiapkan anaknya bukan yang paling banyak bayar biaya kuliah.
Tapi yang paling jujur bisa ngomong ke anaknya:
"Dunia yang kamu masuki berbeda dari dunia yang Ayah dan Ibu kenal.
Kita harus cari tau bareng-bareng."
Kejujuran itu lebih berharga dari SPP mana pun.
Dan seperti biasa, selalu ada dua kubu.
Kubu pertama bilang,
"Orang tua salah. Harusnya ajarin skill, bukan kejar gelar."
Kubu kedua bilang,
"Orang tua sudah benar. Anaknya yang kurang mau usaha."
Tapi ada kemungkinan ketiga yang jarang ada yang mau nyebut:
Dua-duanya sudah berusaha sebaik yang mereka bisa dengan informasi yang mereka punya.
Tapi sistemnya yang tidak pernah jujur ke keduanya.
Generasi kita mungkin adalah generasi pertama yang hidupnya lebih susah dari orang tuanya.
Bukan karena malas. Bukan karena manja.
Tapi karena peta yang diajarkan ternyata sudah tidak relevan saat mereka datang.
Dan orang tua mereka masih dengan tulus menunjuk ke peta yang didapat dulu.
HIDDEN GEM FORMASI CPNS
Tapi apakah kamu berani?
Tahukah kamu kalau banyak sekali hidden gem di formasi CPNS?
Yaitu formasi-formasi yang kalau kamu lamar potensi kamu lulus mendekati 100%.
Formasi-formasi tersebut adalah formasi yang jumlah kebutuhannya hanya 1 (satu) orang.
Kenapa bisa disebut hidden gem?
Karena ternyata, banyak sekali formasi yang kebutuhannya hanya 1 (satu) tsb tidak ada pelamarnya sama sekali.
Kita ambil contoh instansi BP2MI di CPNS 2024,
ada 226 lokasi formasi,
69 lokasi formasi, pelamarnya 0
56 lokasi formasi, pelamarnya hanya 1
berarti ada 125 formasi yang peluang lolosnya hampir 100% (cukup mencapai nilai ambang batas agar bisa lulus).
Dan ini terjadi di banyak instansi.
Banyak sekali formasi yang kebutuhannya 1, pelamarnya di bawah 2 orang.
Tapi sebagian besar peserta CPNS tidak cukup berani untuk melamar di lokasi formasi dengan kebutuhan 1.
Padahal, secara statistik, formasi yang kebutuhannya banyak, pelamarnya jauh lebih banyak, sehingga peluangnya jauh lebih kecil.
Contoh, masih di instansi yg sama:
kebutuhan 2, pelamar 111.
Kalau kamu, apakah kamu cukup berani untuk mengambil formasi yang kebutuhannya hanya 1?
Seharusnya, kalau kamu pede dengan nilai SKD kamu, kamu berani ambil yang formasinya hanya 1.
Karena kalau pelamarnya hanya kamu, seperti banyak terjadi di CPNS 2024, maka kamu sangat beruntung.
Tapi kalau ternyata ada pelamar yang lain, kamu masih bisa yakin masuk rank 3 besar SKD.
Catatan:
Jika kamu sudah mulai belajar,
tapi merasa belajar kamu ga berkembang,
atau nilai kamu belum sesuai harapan,
atau stuck belum bisa ngerjakan 110 soal SKD <90 menit
begitu juga kalau kamu belum mulai belajar,
dan bingung mau mulai dari mana,
atau penasaran bagaimana soal CPNS
maka kamu harus ke https://t.co/HG9uJmAX7s
karena belajar pemetaan pola soal disitu bisa buat kamu ngerjakan 110 soal SKD CPNS, dari platform apapun, dalam 45-50 menit.
Itu telah menjadi solusi bagi ratusan followers kami di X yg bisa lulus CPNS 2024 tanpa harus bayar tryout yang seharga ratusan ribu hingga jutaan.
@unmagnetism buat yang cari formasi yang sepi peminat atau yang sesuai homebase check di https://t.co/LHkD9dDfV5 , ada fitur formasi untuk lihat peta persaingan dan ada try out gratis buat latihan
Leres mbak, orang2 tua di desaku masih bilang Masak (Ngelo/Kelan) Kuluban (Kulub/Krawu atau urap) Seirus ( sak irus/sotel atau alat masak untuk mengambil sayur yg berkuah) Dideh/didih/saren (biasanya darah ayam atau kambing yg dimasak hampir menyerupai ati)
Di dunia kerja aku belajar:
1. Jangan terlalu baik sama orang lain. Kadang pas orang lain susah kita tolong, tapi pas kita susah mereka peduli aja engga.
2. Jangan sering membantu orang lain. Kalo kita biasa ngebantu orang lain, sekalinya pas kita ngga bisa bantu, kita dianggap jahat.
Pelajaran dari CPNS sebelumnya, hampir semua jurusan ada, baik dari D-III, D-IV, S1 hingga S2, apalagi formasi-formasi umum seperti Analis Kebijakan Ahli Pertama yang buka di banyak Kementerian.
yang jadi masalah,
karena formasi umum, sementara kualifikasi pendidikannya beragam, materinya menjadi sangat luas.
Ini materi pokok SKB Analis Kebijakan Ahli Pertama:
Kemampuan Umum
1. Konsep dan Studi Kebijakan Publik
2. Manajemen Kebijakan Publik
3. Metodologi Riset Kebijakan
4. Analisis Kebijakan Publik
5. Dokumentasi Saran Kebijakan
Kemampuan Khusus
1. Publikasi Saran Kebijakan
2. Komunikasi dan Konsultasi Kebijakan
3. Pemetaan Stakeholder dan Advokasi Kebijakan Publik
Kalau mau melihat contoh soal untuk SKB Analis Kebijakan Ahli Pertama ada di https://t.co/b8FGwlY06e
Catatan:
Walaupun untuk formasi yang sama, setiap Kementerian pasti beda kualifikasi pendidikan yang dibutuhkan, misalnya Analis Kebijakan di beberapa kementerian buka untuk kualifikasi:
S1 Desain Komunikasi Visual
S1 Ekonomi
S1 Ekonomi Pembangunan
S1 Akuntansi
S1 Hukum
S1 Hubungan International
S1 Ilmu Komunikasi
S1 Farmasi
S1 Kedokteran
S1 Kedokteran Gigi
S1 Keperawatan
S1 Kesehatan Lingkungan
S1 Kesehatan Masyarakat
S1 Manajemen
S1 Manajemen Pendidikan
S1 Kebijakan Pendididikan
S1 Teknologi Pendidikan
S1 Sains Aktuaria
S1 Statistika
S1 Statistika Terapan
S1 Teknik Sipil
S1 Psikologi
S1 Antropologi Sosial
S1 Agroteknologo
S1 Agroekoteknologi
S1 Agribisnis
S1 Ilmu Pertanian
D-IV Teknologi Laboratorium Medis
D-IV Kebidanan
DIV Studi Kebijakan Publik
iPhone lo dicopet?
Lo bisa tau MUKA pencurinya + LOKASI dia sekarang.
Tanpa app tambahan dan bukan dari Find My. Langsung ke HP lo.
Gue setup ini di iPhone gue. Cuma 5 menit.
Sekarang gue ga takut kalo iPhone gue bakal kemalingan.
Gini caranya:
Aku mau ingetin ke kalian sesama muslim, selalu amalin ini ya sehabis sholat sunnah & fardu.. gak sampe 10 menit
1. Ayat kursi 1x
2. Ayat 1000 dinar 3x
3. Doa nabi yunus 33x
4. Potongan ayat al-insyirah 33x
buat teman-teman yg sedang ingin memperbaiki sholatnya, semoga kumpulan doa dan amalan ini bisa sedikit membantu.
ayok perbaiki sholat kita, niscaya Allah akan perbaiki pula hidup kita.