media asing soroti orang utan di kalimantan:
- reuters bikin laporan soal orang utan yang ditemukan memprihatinkan di kebun sawit
- dekat lokasi karhutla ketapang kalbar
- warga bernama jais pertama kali nemuin orang utan itu pas mau ke ladang
- kondisinya makin lemah jadi jais dan warga sekitar minta bantuan buat selamatin
- pas tim dateng kondisinya udah kritis dan ga sadarkan diri karena kekurangan oksigen
- dokter hewan pasang selang kecil di hidungnya buat suplai oksigen
- ini orang utan ketujuh yang berhasil diselamatin akibat dampak karhutla
Yesterday in Hebron’s Old City, Israeli soldiers aimed guns at Palestinian children and journalists, forced Palestinian shops to close, blocked residents from reaching their homes, and pushed the press away — all to clear the streets for the weekly Shabbat settler march.
Palestinians in Hebron face this kind of violence and harassment every single Saturday.
Seekor orang utan ditemukan terkulai lemas di perkebunan kelapa sawit dekat lokasi karhutla di Ketapang, Kalimantan Barat, Minggu (30/8). Ia pertama kali ditemukan oleh seorang petani yang hendak berangkat ke ladang.
Orangutan itu kemudian diberi nama Sampurna, sesuai dengan nama desa tempat ia ditemukan.
Dokter hewan kemudian memberikan oksigen dan cairan infus untuk membantu kondisinya. Sampurna juga diduga mengalami infeksi saluran pernapasan.
Sampurna akan menjalani perawatan di pusat rehabilitasi sebelum nantinya dilepasliarkan kembali.
📸: Dok. Reuters.
Baca selengkapnya dengan klik link di bio. Cari tahu berita update lainnya dengan download aplikasi kumparan di App Store atau Google Play.
📝: newsupdate | update | news | galfot | R102 | E164
#bicarafaktalewatberita #kumparan
Kepada menteri hutan @RajaJuliAntoni
Dan kepada mentri LHK @jumhurhidayat
dan kepada @prabowo
PERINGATAN DARURAT
ORANGUTAN KALIMANTAN DI AMBANG KEPUNAHAN TOTAL!
Sampai Kapan Rumah Mereka Dihancurkan?
KAPAN SEMUA ini BERAKHIR? Apakah kebakaran hutan ini yang duluan usai, atau nyawa kami yang lebih dulu melayang? 😭
Kalimat pilu itu seolah terpancar nyata dari matanya. Beredar video memilukan yang memperlihatkan sesosok Orangutan Kalimantan berjalan sempoyongan, lemas, dan terkulai saat terpaksa memasuki kawasan pemukiman warga. Satwa endemik kebanggaan Indonesia ini melarikan diri bukan karena ingin mengganggu manusia, melainkan karena paru-parunya sudah tak kuat menghirup asap pekat dan rumahnya di rimba gambut telah hancur luluh lantak dibakar!
Orangutan kini BENAR-BENAR TIDAK LAGI PUNYA TEMPAT AMAN di Republik ini!
Realita Pahit & Rincian Tragedi Ekologis Kalimantan wak.
1. Tragedi Habitat Gambut & Kepunahan Massal
Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Kalimantan bukan sekadar bencana asap bagi warga lokal, tapi merupakan pembantaian sistematis terhadap keanekaragaman hayati. Orangutan Kalimantan yang statusnya sudah Sangat Terancam Punah kini kehilangan ribuan hektar ruang hidupnya hanya dalam hitungan hari.
2. Konflik Satwa-Manusia & Ancaman Kematian
Ketika hutan terbakar habis dan sumber makanan lenyap, orangutan yang selamat terdesak masuk ke perkebunan dan desa warga. Di sinilah ancaman baru muncul: dari risiko mati kelaparan, terserang penyakit ISPA berat akibat asap pekat, hingga ancaman konflik fisik dengan manusia atau perburuan liar.
3. Di Mana Tanggung Jawab & Ketegasan Hukum?
Pola pembakaran hutan gambut yang terus berulang dari tahun ke tahun membuktikan satu hal wak, perlindungan kawasan konservasi dan penegakan hukum terhadap oknum/korporasi pembakar lahan MASIH SANGAT TUMPUL!
• Mengapa ruang hidup satwa lindung selalu digadaikan demi pembukaan lahan baru?
• Sampai kapan negara membiarkan ikon kebanggaan dunia ini punah pelan-pelan hanya demi keserakahan ekonomi jangka pendek?
Orangutan tidak bisa bersuara membuat petisi atau turun ke jalan menggelar aksi. Merekalah korban paling tidak berdaya di tengah bencana Karhutla ini!
Jangan biarkan jeritan dan kehancuran rumah orangutan berlalu begitu saja tanpa ada tindakan radikal dari pemerintah dan aparat penegak hukum!
Melihat Asap Karhutla dari Satelit
Tak perlu analisis canggih-canggih, cukup pantau saja data dari satelit Himawari kanal IR1, maka kita akan melihat dengan sangat jelas asap meliputi Kalimantan, khususnya di Kalbar dan Kalteng, juga menyebar ke Malaysia (Kuching, Betong, Shibu) dan Brunei Darussalam.
Bandingkan dengan Jawa yang nampak bersih dari asap hingga kita bisa melihat warna hijau-hijau dari hutan dengan jelas. Hanya ada awan tipia yang terkonsentrasi di bagian tengah di dataran tinggi Jabar. Bagaimana dengan Sumatra? Cek di bagian reply.
Hasil pantauan hari ini jam 7 pagi melalui data satelit Himawari punya Jepang.
Kredit: https://t.co/HblI0sVskL
Manggala Agni berada di garis terdepan atasi Karhutla, harus dapat dukungan full dari pemerintah. Alokasikan anggaran yang memadai untuk mendukung mereka.
2015 ya ini. Pak @prabowo, mohon izin menyampaikan, kemampuan BRIN dalam pemodelan dan decision support system kami sudah bisa tahu risiko-risiko semacam Karhutla sejak enam bulan sebelumnya. Persoalannya, belum ada bridging yg jelas dari BRIN ke policy pemerintah. Mohon dalam hal ini untuk mitigasi bencana, perkuat bridging antara BRIN sebagai think thank pemerintah ke K/L terkait untuk cegah dampak risiko bencana lebih dini. Terima kasih.
[25/08/2026] :: BADAI PASIR parah melanda kawasan Masjid Nabawi, Kota Madinah - ARAB SAUDI. Angin kencang membawa debu tebal hingga menurunkan jarak pandang.
===
@Mas_Annadwi
Source :: #geylanikaraarslan
***
PALESTINA TERKINJ🥀💔
GAZA MUSNAH SEPENUHNYA💔 HANYA PUING DAN DEBU!
Kota yang dahulu hidup kini rata dengan tanah. Infrastruktur publik, fasilitas medis, hingga pemukiman warga di Gaza telah hancur total. Ketika ruang hidup dan kota musnah, proses pemulihan serta penyaluran bantuan kemanusiaan menjadi semakin sulit dan kritis.
Masyarakat internasional tidak boleh lagi berdiam diri! Berikut 5 LANGKAH PALING KRITIKAL yang wajib diambil oleh komunitas internasional SEKARANG JUGA
1. Gencatan Senjata Permanen & Pembukaan Koridor Kemanusiaan Total
Penyaluran bantuan dan upaya pemulihan awal tidak akan pernah bisa berjalan selama ancaman bom dan operasi militer terus berlangsung. PBB dan negara-negara dunia wajib memaksakan pembukaan seluruh akses perbatasan darat tanpa hambatan birokrasi maupun blokade logistik.
2. Penyediaan Infrastruktur Darurat Berbasis MODULAR
Ketika bangunan permanen hancur
• Mendirikan RS lapangan berskala besar lengkap dengan pasokan energi surya/generator dan tenaga medis internasional.
• Mengirimkan unit pengolahan air bersih (desalinisasi portabel) untuk mencegah wabah penyakit menular.
• Membangun hunian sementara yang layak (*shelter modular*), bukan sekadar tenda kain yang rapuh.
3. Pembersihan Sisa Runtuhan & Penanganan Bahan Peledak (UXO)
Beribu-ribu ton reruntuhan mengandung bahaya bom yang belum meletup. Lembaga spesialis PBB seperti UNMAS harus diberi akses penuh untuk sterilisasi area dan pembersihan material reruntuhan agar jalur logistik utama bisa dilalui kembali.
4. Perlindungan Penuh & Pembiayaan Badan Kemanusiaan (UNRWA & WHO)
Menjamin keamanan serta operasional lembaga kemanusiaan PBB dan relawan lokal tanpa intimidasi politik maupun militer. Dana hibah darurat harus dialirkan secara langsung tanpa penyetopan sepihak.
📍 5. Peluncuran Pelan Rekonstruksi Antarabangsa
Konsorsium internasional (PBB, Uni Eropa, Liga Arab, dan OIC) harus segera menyusun cetak biru rekonstruksi jangka panjang serta menjamin masuknya bahan bangunan dasar (semen, besi, alat berat) secara masif.
📌 KESIMPULAN
Tanpa aksi politik yang tegas untuk menghentikan penghancuran dan menegakkan Hukum Kemanusiaan Internasional (IHL), segala bentuk bantuan materi hanya akan menjadi PENAMBAL LUKA SEMENTARA.
Mari terus bersuara dan desak para pemimpin dunia untuk bertindak nyata!
Saya menjelaskan bahwa prediksi Super El Nino ini telah diketahui para ilmuwan sejak Maret 2026, dan saya telah mendiseminasikan hal ini ke kementerian teknis terkait agar bersiap-siap.
Bank Indonesia pun telah menerima informasi berbasis ilmiah dan policy brief dari tim BRIN -sebagai think thank pemerintah- agar bersiap terhadap efek domino Super El Nino tersebut terhadap perekonomian bahkan hingga 2 tahun sesudah El Nino.
Kami mendengar kabar ada lebih dari 2000+ jemaat gereja St Thomas Morus di desa Robek yang kedinginan dan kelaparan.
Juga masih banyak warga pesisir yang kekurangan air bersih. Tenaga kami terbatas, sumber daya kami terbatas, kami malu.
Tolong ke arahkan pandangan ke NTT semuanya..
Shalihin-shalihat yang ingi titip hadiah, silakan transfer ke rekening BSI 733-7152-869 an. Infaq Manfaat Mengalir
🚨 BREAKING:
Award-winning Palestinian journalist Ashira Darwish issued a powerful call to action:
"We are no longer asking the world to save us. We can take care of ourselves, but we need you to stop supporting the machine."