selama menunggu bertahun-tahun, hal paling berharga yang kudapatkan adalah ruang ikhlas yang besar di dalam hatiku. dulu, aku selalu sibuk mencari cara agar bisa diterima, namun pada akhirnya yang perlu kulakukan adalah menerima diri sendiri, termasuk saat jatuh dan patah hati.
biasanya aku berdoa, merayu Tuhan agar dipertemukan. namun kali ini, dengan rasa rindu dan luka yang berdesakan, aku memohon agar kita tidak lagi dipertemukan.
Tuhan;
Apapun nanti akhirnya tolong terus jaga dia,
Sungguh,
Aku-lah salah satu manusia yang paling bahagia mendengar kabar baik dari kehidupannya.
#ann
Pada akhirnya, aku menyadari bahwa usahaku terlalu berharga untuk dihadiahi dengan perpisahan tanpa sepatah kata pun. Aku berhenti mempertanyakan mengapa caramu begitu menyakitkan. Barangkali kamu memang orangnya begitu; selalu meremehkan orang-orang yang mencintaimu.
Kadang kita merasa usaha kita lebih banyak, sesuatu yang kita hasilkan lebih bagus, tapi kok orang lain lebih beruntung. Padahal mungkin kita hanya enggak tahu saja apa yang orang lain usahakan, bagaimana proses belakang layar mereka, apa yang mereka lakukan mungkin lebih sungguh daripada yang kita lakukan, banyak hal yang mereka usahakan ternyata kita malah melewatkannya. Kita seringkali terlalu percaya diri kalau kita yang paling kerja keras di dunia ini. Padahal belum tentu.
dan hingga hari ini, perjalanan belum juga membawaku ke mana-mana. sehari-hari aku disibukkan oleh rutinitas yang itu itu saja. sesekali aku tertawa, lalu pada menit kesekian aku merasa kosong—lagi. aku terus bertemu banyak orang, tetapi tidak menemukan diri sendiri.