Setuju sama salah satu nasehat Ustadz Nuzul Dzikri, حفظه الله تعالى
Orang-orang yang lisannya kasar akan ngumpul dengan sesama mereka.
Orang-orang yang jaga lisan akan ngumpul dengan orang yang jaga lisan.
Karena, orang yang jaga lisan nggak akan betah dengan orang yang lisannya kotor, kasar, atau suka fitnah.
Sebaliknya, orang yang lisannya buruk nggak akan betah sama yang lisannya baik. Entah itu dianggap nggak seru, nggak bisa gosip atau nggak bisa diajak bahas isu segala macem.
Gue mantan gifted child dengan IQ 144. Kalau kata gue, itu masih mid-range untuk kategori gifted. Disebut mantan karena sekarang gue udah ibu-ibu, bukan child lagi hehe 😭
Gue lulus cumlaude dari ITB dengan masa studi kurang dari 4 tahun. Umur 26 tahun udah selesai PhD dari salah satu top 3 universitas di Jepang, plus beberapa award di bidang akademik.
Tapi lagi-lagi, kalau dibandingin sama sesama gifted, pencapaian gue sebenarnya masih mid-range. Banyak yang jauh lebih tinggi.
Yang justru pengen gue soroti adalah: selama tumbuh, gue merasa secara emosional baik-baik aja.
Sensitif? Banget. Cepet overwhelmed? Iya. Turbulensi dalam hidup? Pasti ada. Tapi secara overall, gue merasa cukup baik-baik aja.
Sekarang justru gue lumayan sering butuh guidance karena lagi ada di fase menemani anak-anak gue tumbuh. Kayaknya mereka juga gifted, dan ciri-cirinya mulai kelihatan.
Selain baca berbagai referensi, gue juga sering minta nasihat dari orang yang menurut gue paling terpercaya dan berpengalaman menghadapi kondisi serupa: ibu gue.
Pernah gue tanya, “Bu, dulu berarti melelahkan dan menantang ya nemenin saya tumbuh?”
Beliau cuma senyum 😭 Mungkin sebenarnya mau jawab iya, tapi nggak tega WKWK.
Salah satu nasihat ibu yang paling gue inget adalah:
“Ke anak-anak, jangan ditarget.”
Dipandu, iya. Dikasih tahu jalan yang baik, iya. Difasilitasi, iya. Ditemenin, iya.
Tapi jangan ditarget.
Karena ditarget itu berarti kita udah menentukan hasil akhirnya. Misalnya, “Nilai ujiannya harus segini ya,” atau “Kalau bisa masuk sekolah yang itu ya.”
Padahal waktu denger nasihat ini, gue justru kaget. Karena sejak kecil gue termasuk orang yang ambisius. Hidup gue rasanya selalu penuh target. Satu target tercapai, lanjut lagi ke ambisi berikutnya.
Dan dari situ gue baru sadar...
Semua target yang gue pasang buat diri sendiri ternyata nggak pernah datang dari luar.
They came from within.
Ibu dan ayah nggak pernah minta gue ranking. Nggak pernah maksa gue sekolah di tempat tertentu. Nggak pernah nargetin pencapaian apa yang harus gue raih.
Dan sekarang gue baru sadar, ternyata itu adalah satu potensi beban yang nggak pernah harus gue tanggung.
I'm forever grateful to my parents for this. 🥹
Yuk normalisasi "generasi sandwich", sangat wajar dan normal jika anak itu merawat orang tua apabila sudah sepuh, sakit & tidak mampu, orang tua jg berusaha tetap sehat & mandiri ketika sepuh
Profesor BRIN sekaligus pendiri National Battery Research Institute (NBRI), Evvy Kartini, menjelaskan persoalan pengelolaan baterai bekas dihadapan komisi VII DPR.
Evvy menyatakan bahwa baterai jenis LFP (Lithium Ferro Phosphate) memiliki kelemahan besar: biaya proses daur ulangnya tidak sebanding dengan nilai ekonomis materi yang dihasilkan (kurang menguntungkan).
Di sisi lain, baterai jenis NMC (Nickel Manganese Cobalt)—meski memiliki risiko termal yang lebih tinggi—memiliki nilai komoditas mineral yang jauh lebih tinggi saat didaur ulang.
Sayangnya, konsumen di Indonesia saat ini lebih condong memilih mobil listrik Tiongkok yang mayoritas berbasis LFP. Jika tidak diantisipasi, hal ini berisiko memicu masalah lingkungan baru di masa depan, mengingat industri global pun awalnya enggan mendaur ulang LFP karena rendahnya margin keuntungan.
Padahal, Indonesia merupakan salah satu produsen Nickel terbesar di dunia. Tapi mobil listrik yg beredar di Indonesia mayoritas justru pakai LFP.
Kondisi ini diperparah oleh masih minimnya regulasi di Indonesia terkait standardisasi mutu dan tata kelola limbah baterai EV.
Lo transfer uang ke nomor yang salah. Rp5 juta. Langsung panik. Hubungi bank. Bank bilang: "Maaf Pak, kami tidak bisa tarik paksa dana dari rekening penerima." Lo lemas. Padahal ada prosedur resmi yang hampir nggak ada yang kasih tau nasabah untuk situasi ini. Dan prosedur itu bisa selamatkan uang lo.
Yang pertama harus lo lakuin dalam 30 menit pertama: Hubungi call center bank lo segera. Minta pemblokiran rekening tujuan atas dasar salah transfer. Bank punya kewenangan untuk memblokir rekening penerima sementara sambil proses investigasi berjalan. Tapi ini hanya bisa dilakukan kalau lo lapor cepat. Makin lama lo tunggu, makin besar kemungkinan uangnya udah dipindah oleh penerima.
Yang jarang diketahui: ada dasar hukumnya. Salah transfer itu bukan kehilangan uang yang harus lo ikhlasin. Dasar hukumnya: KUH Perdata pasal 1359 tentang pembayaran yang tidak diwajibkan. Uang yang masuk ke rekening orang lain karena salah transfer itu bukan hak penerima. Penerima yang tidak mengembalikan uang salah transfer itu bisa dijerat pasal 85 UU Nomor 3 Tahun 2011 tentang Transfer Dana. Ancaman pidana: penjara maksimal 5 tahun atau denda maksimal Rp5 miliar.
Prosedur resmi yang bisa lo lakukan: Pertama: lapor ke bank lo dengan membawa bukti transfer. Minta surat konfirmasi salah transfer dari bank. Kedua: bank lo akan menghubungi bank penerima untuk koordinasi pemblokiran dan pengembalian dana. Ketiga: kalau penerima kooperatif, dana dikembalikan dalam 14 hari kerja. Keempat: kalau penerima tidak kooperatif, lo bisa lapor ke polisi dengan membawa surat konfirmasi dari bank sebagai bukti.
Yang perlu lo siapin sebagai bukti: Screenshot bukti transfer dengan nominal, waktu, dan nomor rekening tujuan. Mutasi rekening yang menunjukkan debet dari rekening lo. KTP lo sebagai pelapor. Semakin lengkap dokumen lo, semakin cepat proses penyelesaiannya. Jangan tunggu sampai besok. Kumpulkan semua bukti hari itu juga.
Yang juga jarang diketahui: transfer ke nomor yang salah lewat mobile banking itu ada perlindungannya. Bank Indonesia punya regulasi yang mewajibkan bank untuk membantu nasabah dalam kasus salah transfer. PBI Nomor 23/6/PBI/2021 tentang Penyedia Jasa Pembayaran itu mengatur kewajiban penyedia layanan untuk membantu penyelesaian transaksi yang bermasalah. Lo berhak minta bank untuk aktif membantu, bukan cuma bilang "kami tidak bisa."
Kalau transfer lo ke rekening penipu bukan salah transfer: Prosedurnya berbeda tapi tetap ada harapan. Lapor ke polisi dulu untuk dapat nomor laporan polisi. Lapor ke BPKN (Badan Perlindungan Konsumen Nasional) lewat https://t.co/4saBP7SuDE. Lapor ke OJK lewat https://t.co/ji2apoJgV0. Lapor ke Kominfo untuk pemblokiran nomor rekening penipu lewat https://t.co/3c6Qe1zI2k.
https://t.co/M0UxgLuJEH itu tools penting yang hampir nggak ada yang tau. Website resmi Kominfo: https://t.co/3c6Qe1zI2k. Lo bisa cek apakah nomor rekening yang mau lo transfer sudah pernah dilaporkan sebagai rekening penipu. Dan lo bisa laporkan rekening penipu di sana. Sebelum transfer ke rekening siapapun yang baru lo kenal, cek dulu di sana. 5 detik. Bisa selamatkan jutaan rupiah.
Modus salah transfer yang perlu lo waspadai: Ada modus di mana seseorang sengaja transfer ke rekening lo lalu minta dikembalikan ke nomor yang berbeda dengan dalih "itu nomor rekening saya yang baru." Jangan kembalikan ke nomor yang berbeda. Kembalikan hanya ke nomor rekening asal yang transfer ke lo. Modus ini sering dipakai untuk money laundering. Dan lo yang bisa tersangkut masalah hukum.
Kalau lo jadi penerima transfer yang salah dan nggak mau masalah: Jangan gunakan uangnya. Sama sekali. Hubungi bank lo dan beritahu bahwa ada dana masuk yang bukan hak lo. Minta bank untuk memfasilitasi pengembalian ke pemilik aslinya. Menggunakan uang salah transfer yang lo tau bukan hak lo itu bisa dijerat hukum yang sama dengan pencurian.
Satu hal yang paling penting dari semua ini: Simpan semua bukti transaksi digital lo. Bukan cuma screenshot yang bisa hilang kalau HP rusak. Bukti transfer itu dokumen yang lo butuhkan kalau ada sengketa finansial. Dan sengketa finansial itu nggak ada yang ngasih peringatan kapan datengnya.
cc : solusinyata_
KENAPA ORANG KAYA KEBANYAKAN LOW KEY?🤔🤔
Pernah heran kenapa crazy rich yang sering pamer di medsos, ternyata sering ketahuan tipu-tipu?
Sementara orang yang beneran kaya justru... biasa aja.
Mobilnya standar. Bajunya polos. Jarang posting.
Ternyata ini bukan soal kepribadian cuy, ada alasan ekonomi yang sangat rasional di baliknya.
Suka banget sama kata-kata ini:
Jika stres mu disebabkan oleh dunia, maka dzikirmu La ilaha illallah.
Jika stres mu disebabkan oleh org lain, maka dzikirmu La haula wala quwwata illa billah.
Jika stres mu disebabkan oleh dirimu sendiri, maka dzikirmu Astaghfirullah al-adzim innallaha ghofururahim.
Reminder untuk diriku sendiri 🥹
KALAU PENYAKIT BISA BICARA MEREKA AKAN "TERIAKK"
1. TUMOR
“Aku tumbuh pelan-pelan karena kamu terlalu lama menahan.
Marah kamu simpan, sedih kamu tutup,
Kecemasan kamu pendam.
Yang tidak keluar... akhirnya mencari jalan sendiri.”
2. AUTOIMUN
“Aku muncul saat kamu terus melawan dirimu sendiri.
Di luar kamu bilang ‘aku kuat’, padahal di dalam kamu lelah.
Tubuhmu ikut bingung,
karena kamu tak pernah jujur pada rasa.”
3. KANKER
“Aku besar dari luka yang kamu kunci rapat.
Maaf yang tak pernah terucap.
Tangis yang tak pernah tumpah.
Sakit hati yang tak pernah sembuh.”
4. STRES KRONIS
“Aku bukan cuma di pikiran.
Aku masuk ke tidurmu, ke makananmu, ke napasmu.
Kamu bilang ‘aku baik-baik saja’,
padahal tubuhmu berteriak minta istirahat.”
5. INSOMNIA
“Aku datang karena kepalamu tak pernah benar-benar berhenti.
Kamu rebah, tapi pikiranmu masih berlari.
Kapan terakhir kali kamu benar-benar tenang?”
6. SAKIT MAAG / LAMBUNG
“Aku perih karena kamu terlalu sering ‘menelan’ keadaan.
Tidak enak hati.
Tidak enak menolak.
Tidak enak berkata jujur.”
Cukup...
Tubuh bukan musuh.
Ia hanya alarm.
Belajar dengarkan sebelum ia teriak lebih keras.
Guys, Ahok baru ngomong sesuatu soal Chromebook dan MBG yang menurut gue paling jujur dan paling berani dari siapapun yang gue dengar dalam beberapa bulan terakhir.
Dan dia ngomongnya
bukan sebagai pembela Nadiem.
Dia ngomong sebagai orang yang paham betul bagaimana sistem pendidikan dan teknologi seharusnya bekerja.
Soal Chromebook dan kenapa Ahok marah:
Ahok bilang dengan sangat tegas:
pengadaan Chromebook itu sebenarnya adalah kebijakan yang sangat masuk akal secara logika.
Chromebook itu bukan laptop biasa.
Operating system-nya berbasis cloud sekali beli langsung include semuanya, tidak perlu diperbarui terus-menerus.
Harganya jauh lebih terjangkau
dari laptop konvensional.
Dan yang paling penting sistemnya dirancang agar anak tidak bisa nonton video porno, tidak bisa judi online, dan seluruh aktivitas belajar bisa dipantau.
Ahok kasih contoh nyata.
Ada guru di Jawa Barat yang punya empat sertifikat internasional bisa mengajar di level dunia. Ujiannya hanya 10 dolar.
Bayangkan kalau semua guru Indonesia bisa akses sertifikasi seperti itu lewat Chromebook yang terhubung Starlink di daerah terpencil anak di kampung tiba-tiba bisa belajar setara dengan anak di Kanada atau Australia.
Itu bukan mimpi.
Itu sudah bisa dilakukan sekarang dengan teknologi yang ada.
"Bayangin kalau semua anak kita di kampung ada Starlink juga kan.
Anak di kampung kita tiba-tiba belajar setara dengan orang di Kanada atau di Amerika atau di Australia."
Lalu kenapa Ahok merasa ini sengaja dihambat:
Ahok bilang dengan sangat hati-hati karena takut diproses hukum lagi tapi dia tetap bilang:
"Saya pikir ini sengaja."
Logikanya sederhana dan sangat keras.
Kalau rakyat pintar, rakyat kritis, rakyat bisa akses informasi dari mana saja mereka lebih sulit dikuasai.
Lebih sulit dibohongi.
Lebih sulit dimanipulasi menjelang pemilu.
Sistem yang membiarkan rakyat bodoh dan miskin adalah sistem yang menguntungkan mereka yang berkuasa.
Karena rakyat yang bodoh dan miskin lebih mudah disuap dengan sembako, lebih mudah digiring dengan hoaks, lebih mudah dikontrol dengan ketergantungan pada program-program yang terkesan murah hati tapi tidak memberdayakan.
MBG- makan bergizi gratis menurut Ahok adalah contoh dari cara berpikir yang sama.
Daripada kasih rakyat laptop yang bisa membuka pintu dunia, lebih mudah kasih makanan yang habis dimakan dan orang tetap tergantung besok makannya dari mana.
"Kalau saya tanya mau bikin sekolah bagus,
kasih makan bergizi atau rakyat punya laptop yang bisa komunikasi ke mana-mana?"
Yang paling menohok soal survei dan legitimasi:
Ahok tidak berhenti di situ.
Dia lanjutkan dengan sesuatu yang sangat pedas.
Pemerintah melakukan survei.
Rakyat bilang mereka suka makanan gratis.
Lalu itu dijadikan legitimasi untuk program MBG.
Seolah-olah karena rakyat minta ya sudah diberikan.
Tapi Ahok membaliknya:
kalau kamu memberikan sesuatu kepada orang yang tidak pernah tahu bahwa ada pilihan yang jauh lebih baik tentu mereka akan pilih yang ada di depan mata.
Itu bukan preferensi yang genuine.
Itu keterbatasan informasi yang dimanfaatkan sebagai justifikasi.
"Mereka juga pintar.
Dia survei, Pak.
Rakyat suka makanan itu jadi legitimasi."
Dan soal Nadiem yang sekarang dituntut 27 tahun:
Ahok tidak membela Nadiem secara personal.
Tapi dia bilang satu hal yang sangat logis dan sangat sulit dibantah:
Menteri itu tidak pernah menyentuh
anggaran secara langsung.
Menteri membuat kebijakan.
Yang mengeksekusi adalah birokrasi di bawahnya.
Kalau ada yang salah dalam eksekusi pertanyaannya adalah:
apakah menteri yang memerintahkan secara eksplisit?
Apakah ada aliran dana yang bisa dibuktikan masuk ke kantong menteri?
PPATK sudah menjawab:
tidak ada.
Nol aliran dana ke Nadiem dari siapapun.
"Saya pikir ya ini soal profesionalisme.
Menteri kan enggak pernah nyentuh anggaran perantaran kan, kecuali dia nyuruh ya atau terima ya."
Ahok tidak sedang bicara soal
Chromebook sebagai produk.
Dia sedang bicara soal pilihan fundamental sebuah bangsa:
apakah kita mau membangun rakyat yang pintar dan mandiri, atau kita mau mempertahankan sistem di mana rakyat tetap bergantung pada belas kasihan penguasa?
MBG memberikan makan hari ini.
Chromebook bisa mengubah nasib seumur hidup.
Dan ketika kebijakan yang lebih transformatif justru dipersoalkan secara hukum sementara program yang lebih konsumtif dirayakan sebagai prestasi itu bukan kebetulan.
Itu adalah pilihan yang sangat disengaja oleh mereka yang paling diuntungkan dari rakyat yang tetap tidak berdaya.
IN THIS ECONOMY… mending bikin kopi sendiri, banyak hack yg ENAK😋👍
apalagi kopi lokal udah affordable + rasanya juara, boikot brand asing jadi nggak kerasa!!! love banget produk lokal😭🔥
Baca ini sampai bawah!
CUMA 5 HOBI INI
YANG DIBUTUHKAN ANAK MUDA
1. HOBI BIKIN SEHAT
- Jogging
- Gym
- Jalan pagi
- Badminton dll
2. HOBI BIKIN PINTAR
- Dengerin podcast
- Baca buku
- Belajar skill baru
- Ikut kelas online/bootcamp
3. HOBI BIKIN KREATIF
- Bikin konten
- Menulis
- Foto/Video
4. HOBI BIKIN KAYA
- Freelance
- Personal branding
- Bangun bisnis
- Investasi
5. HOBI BIKIN TENANG
- Meditasi
- Journaling
- Ngumpul bareng keluarga
Ehhhhmmm... Kalo lagi buntu, gada salahnya kok kasih hadiah Al-Fatihah buat diri sendiri. Gatau caranya? Sini kakak shelby gemoy beautiful ajarin
1. Assalamualaikum ( sebut nama kamu )
2. baca " QODARULLAH 'ALA KULI HAL ILA RUHI WAL JASADI ( sebut nama kamu )
HATI-HATI... Doa ini bukan sekadar
dibaca !!
Tapi bisa MENGUBAH hidupmu pelan-
pelan tanpa kamu sadari...
✨ Simpan & amalkan ya:
1. Doa Nabi Yunus (Saat Terdesak)
"Laa ilaaha illa anta subhaanaka inni kuntu minazhzh aalimiin."
📖 QS. Al-Anbiya: 87
➡️ Doa mustajab saat terjebak masalah besar 🌊
2. Doa Nabi Musa (Kemudahan Urusan)
"Rabbi syrahli shadri, wa yassirli amri, wahlul ‘uqdatam millisani, yafqahu qauli."
📖 QS. Thaha: 25-28
➡️ Membantu berbicara lancar & urusan dipermudah 📿
3. Doa Nabi Ayub (Kesembuhan)
"Anni massaniyadh dhurru wa anta arhamur raahimiin."
📖 QS. Al-Anbiya: 83
➡️ Untuk yang sedang sakit & memohon kesembuhan 🤍
4. Doa Nabi Sulaiman (Rezeki & Keberkahan)
"Rabbi ighfir li wahabli mulkan laa yanbaghi li ahadin min ba'di innaka antal wahhab."
📖 QS. Shad: 35
➡️ Membuka pintu rezeki & kesuksesan 💰✨
5. Doa Nabi Muhammad SAW
"Allahumma inni as'aluka ‘ilman nafi'a, wa rizqan thayyiba, wa ‘amalan mutaqabbala."
📖 HR. Ibnu Majah no. 925 (hasan)
➡️ Supaya hidup penuh ilmu, rezeki halal & amal diterima
Cara Berwibawa Ala Rasulullah Yang Wajib Ditirukan
1. Tertawanya dengan senyuman, beliau tidak pernah tertawa terbahak-bahak
2. Beliau banyak diam dan akan bicara bila ada perlunya saja
3. Beliau senantiasa menghadap dan selalu menatap lawan bicaranya
4. Rasulullah tidak pernah memotong pembicaraan orang lain
5. Beliau tidak pernah duduk bersandar di tiang dan tidak pernah duduk bersandar di hadapan sahabat
6. Rasulullah tidak pernah tergesa-gesa dalam hal apapun
7. Rasulullah selalu menggunakan tangan dalam mengisyaratkan sesuatu dan tidak pernah berisyarat dengan mata atau alis
Dewasa itu ketika lo beralih dari kecap tinggi gula, tinggi sodium dan MSG ke kecap yang pakai bahan alami 100%!
- Kecap manis non msg : kentjana
- Kecap asin organik : be organik
- Kecap ikan organik : cap matahari
- Saos tiram organik : djoeragan rempah
Gua Baru Tahu Otak Masih Bisa ‘Berkembang’ Seiring Bertambahnya Usia Setelah Baca Jurnal Ini
Selama ini kita selalu percaya kalau semakin tua usia, maka otak makin menyusut & kemampuan makin menurun.
Ternyata hal tersebut tidak sepenuhnya benar!
Ada penelitian di Nature Neuroscience (2025) yang menunjukkan fakta bahwa otak kita masih bisa berkembang seiring bertambahnya usia.
Penelitian ini menggunakan MRI pada 40 orang (muda vs tua) ditambah dengan penelitian pada otak tikus.
Hasilnya?
Pada orang yang lebih tua, lapisan tengah korteks otak justru lebih tebal dibandingkan orang muda. Tebalnya lapisan ini berhubungan dengan kemampuan sensorik yang lebih tajam.
Lebih kerennya lagi, penelitian ini menunjukkan bahwa plastisitas otak, yaitu kemampuan otak untuk mengubah struktur, fungsi, damn koneksinya, tetap berjalan meskipun usia makin tua.
Dengan kata lain, otak kita masih bisa adaptif, belajar hal baru, dan berkembang sampai usia lanjut!
Kesimpulannya:
- Otak tidak berhenti berkembang hanya karena kita menua
- Kemampuan belajar, beradaptasi, berpotensi memperkuat fungsi otak hingga usia tua
Semoga bermanfaat!
A Turkish proverb says, “If a father bathes his children, both will laugh, and if a son bathes his father, both will cry.” Such is the painful beauty of life, where love comes full circle with time.
Ternyata obat sedihnya perempuan itu bukan hanya 'sabar' dan 'tawakal', tapi...
Ketika Maryam as. sangat sedih karena merasa takut dengan cemoohan orang-orang karena hamil tanpa suami, maka Allah menenangkannya.
Allah berkalam,"Makan, minum dan berbahagialah engkau." Ternyata, untuk berbahagia, Allah menganjurkannya untuk makan dan minum.
Sepertinya, ibu-ibu pasti setuju dengan hal ini. Bahwa kebahagiaan bisa diraih salah satunya dengan diajak makan dan minum bersama di luar. 😃
Bagi bapak-bapak, apa yang kita berikan untuk istri selalu dihitung sedekah oleh Allah.
Maka.. win-win solution insyaallah.