Negaramu mampu membiayai 80.000 koperasi desa, 20-24 triliun utk 2 truk/unit, 1,8 triliun utk kipas angin
30.000 SPPG dengan operasional 1 triliun/hari, 30 triliun utk 2 mobil & motor/unit, 6 milyar utk kaos kaki
Dan terakhir, mampu menciptakan universitas baru (URI), dengan 10 kampus yang kisaran anggarannya 80-200 triliun
Tapi negaramu tidak mampu menghapus pajak buku, tidak mampu membiayai perpustakaan, tidak mampu menggaji guru yang layak, dan TIDAK MAMPU MENINGKATKAN KUALITAS PENDIDIKAN!
kepada siapa mereka ini berpihak? yang jelas bukan kepada RAKYAT 🥲💔
AWAS BAHAYA KELAPARAN DAN WABAH PENYAKIT....!!!
Kemarau panjang + El Nino kuat = air menipis, sawah kering retak, pangan terancam, kesehatan buruk, wabah penyakit mengancam, ekonomi goyang.
BMKG sudah peringatkan sejak lama.
Tapi kenapa kita selalu bereaksi setelah rakyat merugi?
Kalau negara serius, kenapa mitigasi selalu terlambat?
Atau memang kita sudah terbiasa hidup di mode “pasrah aja”?
Yang setuju RETWEET.
Yang tidak setuju, bantah di kolom komentar.
Pendirian Universitas RI (URI) yg dipimpin oleh Gubernur ini memperjelas ketidak-jelasan arah kepemimpinan Presiden Prabowo terutama dlm bidang pendidikan. Kebijakan2 nya tdk didasarkan pd fakta lapangan tapi oleh halunasinya. URI akan menambah keruwetan pengelolaan Diknas
DALAM 4 MENIT LIONEL MESSI KONTRIBUSI 2 GOL ARGENTINA
79' ASSIST UNTUK GOL ROMERO
83' GOL PENYEIMBANG
REKOR LAGI MESSI REKOR LAGI
9 ASSIST TERBANYAK DI PIALA DUNIA
9 PERTANDINGAN BERUNTUN SELALU MENCETAK GOL PIALA DUNIA
21 GOL TERBANYAK PIALA DUNIA
ASSIST TERBANYAK
GOL TERBANYAK
GARETH BALE:
"Dalam sepak bola, ada sebuah momen yang mengubah cara pandang saya terhadap kompetisi. Saat saya sedang berjuang mengatasi cedera otot kronis yang terus menghantui karier saya, saya menerima pesan tak terduga dari pelatih kebugaran Real Madrid. Dia berkata, 'Leo menanyakan kondisi Anda dan ingin membantu.'
"Apa yang terjadi selanjutnya? Sebuah panggilan pribadi dari dokter pribadi Messi, menawarkan protokol perawatan yang telah teruji, dan membagikan latihan rehabilitasi yang sama yang digunakan Messi pada tahun 2013. Dia juga merekomendasikan klinik khusus di Barcelona yang merawat banyak pemain sepak bola papan atas — di mana persaingannya sangat ketat."
"Momen itu mengajarkan saya bahwa profesionalisme sejati melampaui tim dan warna. Kehebatan diukur dari apa yang Anda berikan kepada orang lain — bahkan kepada rival Anda. Messi adalah manusia sebelum dia menjadi legenda. Di saat banyak orang melihat persaingan Real Madrid–Barcelona sebagai perang, Messi mengingatkan kita bahwa sepak bola adalah permainan yang indah. Beberapa momen tidak membutuhkan gol — hanya kemanusiaan."
Itu satu hal
Hal lain paling mendasar pendidikan dasar kita diacak-dirusak:
Indonesia pernah punya Bapak Pedagogik M Sjafei membuat Buku Dasar-Dasar Pendidikan. 1930. Tapi bukunya tak penah dicetak ulang. Sekolah INS Kayu Tanam, jauh lebih internasional standar, melahirkan manusia super, dibunuh, kini bersemak lalu di-SMK-kan tanpa mereka yg ubah baca sejarah.
Kalau saya, di pendidikan jangan terlalu kiblat baratlah. Contoh Jepang. ITB, UI, dll itu, ITB khususnya lebih unggul dari NTU sejatinya. Saya ada bulak-balik 4 bulan ke NTU, Singapura, ketika verifikasi David dibunuh di sana. Aaya hakkul yakin ITB lebih baik.
Yang ada, di tengah kerusakan pendidikan, akibat pemimpin ambigu, atmosfir pendidikan mengawang mengambang.
Karya-karya HAMKA, termasuk buku Tasawuf Modern, dahsyat itu, lebih dibaca warga Malaysia kini.
Membandingkan angka anak Indo ke Harvard dengan sikon pendidikan saat ini dibikin ndrodol, bentuk dari sikap tak menghargai aset bangsa sendiri, sekaligus terlalu di awang tak peduli lokal haris diperbaiki kembali bak era silam, dan melakukan lompatan berkali di atas harvard.
Singkat kata opini Tuan Gita seakan diginiti-nya sebagai warga AS saja. Padahal ia permah menteri di Nusantara apa-apa ‘diperkosa’ ini.
Tabik🤝🙏
buku 1420 halaman ukuran jumbo untuk hadiah ulang tahun ke-129 tan malaka dari disertasi sejarawan helen jarvis segera terbit di @KomunitasBambu ayo paham 100 % tan malaka
[TERBARU]
Penghakiman Arsenal, final Liga Champions, atau pertanyaan soal PSG belum juga surut.
Bagaimana kalau kita kembali “menyaksikan” laga ini?
Kami mengulas dari sudut pandang yang mungkin belum banyak didengar, mengupasnya dalam 6 babak.
Baca: https://t.co/1KjGLgssCX
Yang kangen kolom Mahbub Djunaidi. Kolumnis yang sulit dicari tandingannya. Dalam bahasa Goenawan Mohamad:"Saya punya kecemburuan pada Mahbub. Bagaimana dia bisa menulis hingga orang tertawa, padahal isinya cukup serius?
Salah satu yang segar berjudul Kepemimpinan Baru, Nah!
Dugaan beberapa orang Indonesia melakukan pemalsuan riset terorganisir sebenarnya tidak terlalu mengejutkan saya. Dalam pelaksanaan UTBK, kecurangan yang terorganisir pun menjamur setiap tahun.
UTBK 2026 saja dihiasi dengan berbagai kecurangan. Kalian harus tahu peserta UTBK yang curang tahun ini 99% memilih prodi kedokteran. Sejak dari bibit sudah korup. Sialnya, hal-hal seperti ini dilakukan oleh banyak orang yang berduit.
Sumber resmi: https://t.co/7BCTWdmfys