Psikologi Emosi Dalam
Islam
1. SAAT KAMU RENDAH HATI
• Allah tinggikan derajatmu tanpa kamu minta.
2. SAAT KAMU KECEWA
• Allah sedang mengajarkan bahwa harapan terbaik hanya pada-Nya.
3. SAAT KAMU DISAKITI
• Allah sedang melatih hatimu untuk lebih kuat dan pemaaf.
4. SAAT KAMU SABAR
• Allah sedang menulis pahala tanpa batas, satu demi satu.
5. SAAT KAMU BERSYUKUR
• Allah tambahkan nikmat, bahkan yang tidak kamu sadari.
6. SAAT KAMU LELAH
• Allah sedang mengundangmu untuk beristirahat dalam doa.
7. SAAT KAMU DIUJI
• Allah sedang menghapus dosamu lewat cara paling lembut.
8. SAAT KAMU KEMBALI PADA-NYA
• Allah menyambutmu, walau sudah sejauh apapun.
Tempat/ rumah bila ditinggalkan oleh penghuninya dalam keadaan kosong, maka akan ditempati para jin. Sedangkan tempat/ rumah yang disitu menyajikan kopi, maka jin tidak akan menempati bahkan mendekatinya.
Habib Abu Bakar bin Abdullah Alattas
TadzkiirunNaas.
عندما تحب اصبح كل الشيء فيك الوردة هناك الجمال و السوق
Disaat kamu jatuh cinta, semua yang ada pada dirimu akan menjadi bunga mawar disana ada keindahan namun juga durinya.
-omar al qodiri
“Kalau semuanya dilawan, hidupmu habis di konflik. Kalau semuanya dibiarkan, hidupmu habis diinjak.
Kebijaksanaan hidup ada dalam mengenali batas antara melawan atau diam.”
Terdengar tolol dan menyedihkan tp jujur at this point gw beneran pengen living together karena tiap hari balik kerja tengah malem gini GW MAWNYA PULANG PULANG PELUKAN TIDUR PELUKAN BESOK PAGINYA JUGA PELUKAN DULU
"Apa pun yang ada di dalam pikiranmu, lupakanlah; apa pun yang ada di dalam genggaman tanganmu, berikanlah; apa pun yang telah menjadi takdirmu, hadapilah!".
Abu Sa'id bin Abi al-Khair
Seseorang berkata kpd ibnu Sirin ra :
Alangkah sulitnya Wara' itu ??,
Beliau menjawab :
Alangkah simplenya Wara' itu,
Seorang penanya ;
Bagaimana seperti itu ??,
Beliau menjawab :
Kalau aku ragu tentang sesuatu, tinggal ku jauhi karena takut, harap dan cintaku kpd Allah swt.,
Nggak semua konflik itu masalahnya di komunikasi. Kadang masalahnya di kapasitas intelektual dan emosional. Mau sebanyak dan sejelas apa kita menjelaskan, kalo kemampuan berpikir dan kematangan emosinya gak setara, dia tdk akan mengerti dan memahami substansi masalahnya apa
ada tulisan cantik bgt, kira-kira isinya begini:
“semoga kamu selalu dipertemukan dengan seseorang yg dapat berbicara bahasa mu, sehingga kamu ga perlu menghabiskan waktu seumur hidup untuk menerjemahkan jiwamu..”
Gue belajar sesuatu dari psikiatris:
Kalau kita tipe yang gampang baper, suka menyendiri pas lagi stress, terus punya sifat perfectionist, tapi di saat yang sama suka nunda-nunda kerja, artinya kemungkinan besar kita punya ‘inner child’ yang terluka dan trauma dari masa kecil. Biasanya muncul karena perasaan ditinggalin, ditolak, atau merasa gak dihargai. ❤️🩹
Nemu kalimat yang indah banget dan jujur aku tertampar :
"tahajjud tidak memiliki adzan karena itu bukan untuk semua orang, itu adalah pertemuan pribadi antara anda dan Allah. Maka mengadulah."
Peluang kita meninggal itu 100%. Sedangkan peluang kita hidup sebenarnya sangat kecil. Jadi jangan sia-siakan waktu yang berharga hanya untuk overthinking. Jalani, syukuri, nikmati saat ini.
pada akhirnya kita semua cuma pengen hidup dengan tenang. punya orang yg sayang sama kita, punya uang yg cukup, bisa beli sesuatu tanpa mikir berkali kali, bisa tidur tanpa overthinking, dan bangun tanpa merasa berat. ternyata setelah dipikir-pikir, bahagia itu gak selalu harus sesuatu yg besar, kadang cuma pengen hidup biasa biasa aja, tapi hati ngga capek.
Kenapa harus mengingat kematian?
Karena sehebat apa pun rencana hidupmu, semua akan selesai saat Allah berkehendak: "Cukup, hidupmu di dunia hanya sampai di sini."
"Sesuatu yang membuat hatimu merasa tidak tenang (ragu), jangan pernah engkau percayai sama sekali. Karena sesungguhnya hati itu lebih tajam penglihatannya daripada mata."
Naguib Mahfouz