Gue sedih bukan karena paslon yg gue dukung kalah, tp sedih karena ternyata mayoritas orang gak merasa kalo nepotisme itu salah, guru besar & ahli hukum dibilang bayaran, dinasti politik diwajarin, isu HAM dianggep gak penting :(
Hidup di era orang-orang meragukan akademisi namun manut pada ucap selebriti. Akankah ada masa kita sampai pada titik: sekolah tidak penting, yang penting fyp?!
Capek jg berdebat selama dua setengah jam. Tapi bisa saling menimba ilmu meski kadang harus bersabar karena ada saja materi dan gimmick recehan. Terimakasih kpd netizen atas dukungan yang begitu bergelora.
Alasan kenapa perempuan gampang banget marah sama pasangannya: Perempuan itu tempatnya sepi, mau sebanyak apapun orang di sekelilingnya itu bakal kalah sama orang yang dia cintai. Karena perempuan itu sifatnya labil, mau gimanapun dia didewasakan sama keadaan, hatinya itu bakal -
“Semua akan baik-baik saja,” ucapku dalam hati. Meskipun kenyataannya tidak. Menguatkan diri sendiri. Karena diri sendiri cuma bisa bergantung pada diri sendiri
Banyak pelajaran yang bisa diambil beberapa hari ini bahwa:
Menjelekkan oranglain tidak membuat kita terlihat baik, karena Allah maha membolak-balikkan hati dan menyimpan aib-aib kita. Jangan menyakiti oranglain, karena bisa jadi itu yang akan kembali pada kita.
🥹
sebisa mungkin, carilah pasangan yg bisa meredam semua amarahmu saat emosi, yg menasehati tanpa memaki, yg sabar dg segala sifat menyebalkanmu, yg selalu care dg kesehatan mentalmu. yg terpenting, carilah dia yg mau & sanggup membimbingmu untuk menjadi pribadi yg lebih baik lagi.
International Womens Day untuk para perempuan di seluruh dunia. Jadilah wanita dengan versi terbaikmu, jadilah wanita yang tangguh dan kuat, perbesar rasa sabarmu, perbesar rasa ikhlasmu. Ajarkan semua orang tentang ketulusan yang ada di dalam diri kamu. Bahagia selalu ya!