Aktivis lingkungan sekaligus penyanyi dan aktris, Sherina Munaf turun langsung membantu penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan konservasi Taman Wisata Alam Galeget Tiawu, Kalimantan.
Tak hanya ikut memadamkan api, ia juga turut menanam kembali tanaman di area terdampak. -
#celahawan 🕊
Orang yang pernah melewati hidupnya sendirian, punya ketenangan yg beda
Dia udah kenal sepi
Dia udah tau gimana rasanya jatuh tanpa di tolong siapapun
Dia gak lagi takut ketika orang meninggalkan dia
Dia cuma takut kehilangan dirinya sendiri
kalau cinta hanya sekedar perasaan, maka sebentar juga akan memudar.
namun kala cinta itu terwujud dalam bentuk rasa tanggungjawab, saling melengkapi dan kesediaan berkorban, maka nilai cinta itu akan lebih langgeng bersemi.
#celahawan
"Special Moments" bukan soal
siapa yg datang.
Tapi soal bagaimana kita memperlakukan yg disapa.
Ada senyum ibu-ibu, tawa anak-anak, gendongan untuk bayi, dan biskuit untuk adik-adik.
Ada duduk sama-sama di tanah, di teras, di tenda.
Ini cara paling jujur untuk bilang: "KAMI PEDULI"
Si Uban itu masih tetap sama dia tak pernah Berubah..
Dia tak Menjadi RAJA-RAJAAN sprti si Kurap.
Tapi dia Melayani Rakyat, karna Rakyat adlh Tuannya..!!
Terima kasih untuk lantunan lagu “Flobamora” yang begitu menyentuh hati. Lagu kebanggaan NTT ini menjadi pengingat akan pertemuan kami dengan saudara-saudara di tenda pengungsian, Desa Lengkosambi Utara.
“Biar pun tanjung teluknya, jauh tapele nusaku, tapi slalu terkenang di kalbuku…”
Kita akan melewati masa sulit ini bersama. Kalian tidak sendirian. Tetap kuat, sehat selalu, saudara-saudaraku!
#WargaBantuWarga
#GempaNTT #NTT #BencanaAlam
#GanjarPranowo
Kekuatan kita hari ini tidak datang tiba-tiba. Ia dibentuk dari setiap lelah yang kita lawan dan setiap luka yang berhasil kita sembuhkan.
Di balik senyum yang tegar, ada perjuangan yang luar biasa.
Ibu, terim kasih ya atas pengabdiannya selama ini untuk mencerdaskan kehidupan bangsa. Saya tau pasti ibu merasa sedih, bahkan saya yang gak ada di posisi Anda ikutan sedih.
Tapi, bu, boleh ga kalo aku doain pemerintah yang dzolim itu biar cepetan mati dan masuk neraka karna udah jahat ke orang-orang sepertimu?
Ketika langit perlahan melepas jingganya, aku belajar bahwa perpisahan tak harus tentang kehilangan, terkadang itu cara semesta menjanjikan fajar yang baru....
#CelahAwan
#celahawan 🕊
Tidak semua hal harus dikejar
Kadang kebahagiaan hadir sederhana sekali
Secangkir kopi, udara pagi dan pikiran yang akhirnya tidak ribut lagi
Karena ternyata...
Tenang adalah bentuk bahagia yang paling tulus
𝗗𝗘𝗟𝗜𝗥𝗜𝗨𝗠 |
𝐶𝑎𝑡𝑎𝑡𝑎𝑛 𝑚𝑎𝑟𝑔𝑖𝑛𝑎𝑙 𝑑𝑎𝑟𝑖 𝑠𝑒𝑏𝑢𝑎ℎ 𝑧𝑎𝑚𝑎𝑛 𝑘𝑒𝑡𝑖𝑘𝑎 𝑝𝑟𝑜𝑦𝑒𝑘² 𝑎𝑏𝑠𝑢𝑟𝑑 𝑏𝑒𝑟𝑗𝑎𝑙𝑎𝑛 𝑙𝑒𝑏𝑖ℎ 𝑐𝑒𝑝𝑎𝑡 𝑑𝑎𝑟𝑖𝑝𝑎𝑑𝑎 𝑝𝑒𝑟𝑡𝑎𝑛𝑦𝑎𝑎𝑛, & 𝑘𝑒𝑘𝑢𝑎𝑠𝑎𝑎𝑛 𝑏𝑒𝑟𝑏𝑖𝑐𝑎𝑟𝑎 𝑙𝑒𝑏𝑖ℎ 𝑏𝑎𝑛𝑦𝑎𝑘 𝑑𝑎𝑟𝑖𝑝𝑎𝑑𝑎 𝑚𝑒𝑛𝑑𝑒𝑛𝑔𝑎𝑟, 𝑙𝑎𝑙𝑢 𝑑𝑖𝑎𝑙𝑜𝑔 𝑏𝑎𝑟𝑢 𝑑𝑖𝑐𝑎𝑟𝑖 𝑠𝑒𝑡𝑒𝑙𝑎ℎ 𝑡𝑒𝑝𝑢𝑘 𝑡𝑎𝑛𝑔𝑎𝑛 𝑚𝑢𝑙𝑎𝑖 𝑚𝑒𝑛𝑔ℎ𝑖𝑙𝑎𝑛𝑔.
________________________
Ketika proyek² "megalomania" yg menyedot uang rakyat dari brankas APBN dijalankan, mulai dari MBG, KDMP, hingga rencana pembentukan 150 Batalyon Teritorial Pembangunan (Yon TP) per tahun dgn target total 514 batalyon di seluruh kabupaten/ kota ;
𝗗𝗜𝗔𝗟𝗢𝗚 𝗧𝗔𝗞 𝗧𝗘𝗥𝗗𝗘𝗡𝗚𝗔𝗥.
Namun, ketika kritik publik memekakkan telinga & mengusik ego penguasa, pun beberapa "𝙗𝙤𝙤𝙩𝙡𝙞𝙘𝙠𝙚𝙧" kekuasaan diusir mahasiswa dari panggung propaganda yg mereka bangun sendiri, tiba² kata "dialog" seolah - olah menjadi sedemikian penting.
Ironisnya, jika Bundaran HI dianggap bukan tempat yg tepat bagi massa aksi mahasiswa, maka dapur MBG dan KDMP juga bukan tempat bagi TNI pun POLRI utk menjalankan tupoksi utamanya.
𝗟𝗮𝗹𝘂, 𝘂𝘁𝗸 𝗮𝗽𝗮 𝗿𝗮𝘁𝘂𝘀𝗮𝗻 𝗕𝗮𝘁𝗮𝗹𝘆𝗼𝗻 𝗧𝗲𝗿𝗶𝘁𝗼𝗿𝗶𝗮𝗹 𝗣𝗲𝗺𝗯𝗮𝗻𝗴𝘂𝗻𝗮𝗻 𝗶𝘁𝘂 𝗱𝗶𝗯𝗲𝗻𝘁𝘂𝗸 ?
Padahal,
Indonesia bukan hamparan daratan yg dikelilingi lautan, melainkan hamparan laut yg ditaburi pulau².
Maka, logika pertahanannya bertumpu pada laut & udara, bukan pada obsesi memperbanyak struktur teritorial di "𝗱𝗮𝗿𝗮𝘁"-an.
Sebab ancaman strategis Indonesia tak datang dari sawah, kebun sawit, dapur, atau ruang kelas, melainkan dari tantangan menjaga kedaulatan wilayah laut & ruang udara yg jauh lebih luas dari "𝗱𝗮𝗿𝗮𝘁"-an.
Tidak semua yg bisa dibangun, perlu dibangun, & tidak semua yg dilegalkan UU otomatis jd prioritas yg di-"tuhan"-kan.
.
.
.
#cenasuwok
Selamat pagi, dari kami di negeri atas awan
Persiapan H-sekian untuk Dieng Culture Festival 2026 nih
Mohon dipahami bahwasanya semua informasi terkait Dieng Culture Festival 2026, rundown, tiket, guest star dll akan kami rilis bertahap di berbagai platform sosial media kami (X, Tiktok & Instagram) dan website kami di https://t.co/JxWAYNo0lf jadi pastikan kakak semua selalu update agar terhindar dari penipuan dari orang yang tidak bertanggung jawab yang dapat mengganggu impian, kebahagiaan & harapan kecil kalian untuk berpartisipasi dalam acara kami
Siapkan hati, pikiran, waktu, tenaga, pasangan dan tentunya selalu jaga kesehatan jiwa raga sembari menunggu informasi dari kami
#DiengCultureFestival2026
vid : @MasMasBiassaa on IG
Ketua DPP PDI Perjuangan Bidang Pemerintahan dan Otonomi Daerah Ganjar Pranowo menegaskan Revisi Undang-Undang Pemilu seharusnya tetap menjadi inisiatif DPR RI. Ia menilai revisi UU Pemilu menyangkut masa depan partai politik dan sistem perwakilan rakyat. Karena itu, pembahasannya harus menjadi tanggung jawab DPR sebagai lembaga pembentuk undang-undang.
"Begitu diserahkan ke pemerintah itu nanti nature-nya akan dikuasai. Dan kalau kita melihat peta yang ada di parlemen, maka pembahasannya pasti akan sangat monoton," tegasnya.
Ganjar Pranowo juga mendorong percepatan pembahasan Revisi UU Pemilu oleh DPR RI, agar tidak berujung pada proses yang justru tergesa-gesa menjelang tahapan pemilu berikutnya.
#PDIPerjuangan
#MenangkanRakyat
#SatyamEvaJayate
#KebenaranPastiMenang
#SolidBerderap