"The injustice pics of the year":
Pejabat tinggi Kejaksaan tersangka korupsi, tanpa borgol dan rompi, tapi masih ngebacot dikriminalisasi. Dan seorang anak yg meratapi bapaknya, dikeroyok hingga meninggal, hanya karena dituduh mencuri seekor ayam di Bali.
Bangsa apa kita ini?
Negaramu mampu membiayai 80.000 koperasi desa, 20-24 triliun utk 2 truk/unit, 1,8 triliun utk kipas angin
30.000 SPPG dengan operasional 1 triliun/hari, 30 triliun utk 2 mobil & motor/unit, 6 milyar utk kaos kaki
Dan terakhir, mampu menciptakan universitas baru (URI), dengan 10 kampus yang kisaran anggarannya 80-200 triliun
Tapi negaramu tidak mampu menghapus pajak buku, tidak mampu membiayai perpustakaan, tidak mampu menggaji guru yang layak, dan TIDAK MAMPU MENINGKATKAN KUALITAS PENDIDIKAN!
kepada siapa mereka ini berpihak? yang jelas bukan kepada RAKYAT 🥲💔
• Ayah Ganjar Pranowo polisi pangkat rendah, ikut menumpas pemerontakan PRRI.
• Kakek Anies Baswedan ikut memperjuangkan kemerdekaan RI dengan paguyuban Arabnya.
• Yang satu lagi? Ayahnya jadi sponsor pemberontakan PRRI dan nenek moyangnya ikut menangkap Pangeran Diponegoro.
Jadi, siapa yang sebenarnya Londo Ireng?
• CELIOS mengirim surat ke Russell Group agar mempertimbangkan ulang rencana pendirian 10 Universitas Republik Indonesia.
• Menurut CELIOS, Indonesia tidak kekurangan kampus, tapi kekurangan investasi untuk:
-Dosen
-Riset
-Laboratorium
-Beasiswa
-Peningkatan kualitas kampus
• Indonesia sudah memiliki 4.303 perguruan tinggi, bahkan banyak yang belum terisi penuh.
• Jika ingin mencetak lebih banyak dokter, lebih efektif memperbesar kapasitas fakultas kedokteran yang sudah ada daripada membangun kampus baru.
• CELIOS menyoroti pemerintah masih menunggak sekitar Rp5,7 triliun tunjangan profesi dosen ASN.
• Di tengah anggaran negara yang terbatas, pembangunan 10 kampus baru dinilai berisiko memboroskan uang negara.
• CELIOS meminta Russell Group mendengar masukan dari akademisi Indonesia secara independen sebelum ikut dalam proyek tersebut.
Perkuat universitas yang sudah ada, bukan membangun universitas baru.
Era Kuota Hangus Berakhir
Respect untuk Didi Supandi (Ojol), Wahyu Triana Sari (pedagang online), dan Rega Felix (dosen/advokat) dengan kuasa hukum Viktor Santoso Tandiasa, dalam perkara Nomor 273/PUU-XXIII/2025.
Yang harus terjadi setelah ini:
1. Operator wajib menyediakan pilihan layanan yang menjamin sisa kuota tetap aktif dan bisa digunakan.
2. Operator tidak wajib menyeragamkan satu model layanan,
3. Operator harus meningkatkan keterbukaan informasi kepada konsumen soal harga, volume kuota, masa berlaku, kebijakan pemakaian wajar, dan perlakuan terhadap sisa kuota.
4. Pemerintah pusat diminta menyusun formula tarif telekomunikasi yang lebih adaptif, dengan melibatkan pemangku kepentingan termasuk lembaga perlindungan konsumen saat menyusun/menyesuaikan kebijakan tarif.
Putusan MK bersifat final dan mengikat, jadi langkah selanjutnya ada di pemerintah (revisi/penyesuaian aturan turunan) dan operator seluler.
Bukan. Anda diserang bukan karena itu. Anda dikritik karena:
1. Tata kelolanya ngawur, rawan korupsi.
2. SPPG dimiliki oleh para pihak yg rawan konflik kepentingan seperti aparat, parpol dll.
3. Anda ga fokus ke yg benar2 membutuhkan. Minimal lakukan kajian akademis dulu sebelum eksekusi.
4. Anda memilih kepala BGN yg tdk kompeten, bahkan tidak punya latar belakang ahli gizi. Udah gitu korup pulak.
5. Makanannya ga berkualitas, bahkan banyak yg keracunan.
6. Masih banyak alasan lain, tapi yang jelas bukan karena anda mau ngasih makan anak indonesia. Jadi gausah dipelintir.
Kalian harus nonton ini.
"Indonesia sedang tidak baik-baik saja" di 크랩 KLAB dari KBS, media Korea.
Professor Youngkyung Ko dari Yonsei bilang:
1) IHSG ambruk, terburuk di Asia
2) Rupiah melemah, tapi efek ekonomi dalam negerinya sangat parah, dibanding negara lain yang mata uangnya lemah juga
3) Danantara, tidak ada transparansi, peluang cuci uang lewat patriot bond,
4) MBG makan anggaran sangat besar, pemborosan. Dengan pengelolaan ngawur. Keracunan di mana-mana
5) Korupsi yang dilakukan BGN dalam tata kelola MBG, dari konflik kepentingan dan pengadaan.
Media Askar, Dosen UGM: "DATANGLAH HARI KETIKA..."
Kami, saya pribadi, itu tidak pernah menyangsikan niat program MBG ini.
Hingga akhirnya datanglah hari di mana program itu diluncurkan.
Datanglah hari ketika pimpinan BGN itu dipilih dari ahli serangga.
Datanglah hari ketika pimpinan BGN itu dari polisi dan TNI
Sampai kemudian datanglah hari ketika penunjukan SPPG itu tidak melewati skema pengadaan barang dan jasa yang benar.
Datanglah hari ketika kita kemudian tau SPPG itu dimiliki oleh unsur, entitas yang terafiliasi dengan penguasa.
Datanglah hari kemudian kita tau ada ribuan dapur dimiliki oleh polisi, kemudian TNI, ormas keagamaan, termasuk juga mereka yang terafiliasi dengan partai politik.
Sampai kemudian datanglah hari ketika Pak Prabowo berpidato bahwa polisi dan TNI dilibatkan dalam pemberian Makan Bergizi Gratis.
What's going on here?
Saya menghabiskan belasan tahun meneliti tentang perlindungan sosial di banyak negara.
Saya menyelesaikan S2 dan S3 saya di Inggris.
Tidak ada satu pun negara di seluruh dunia, yang program makan bergizi gratisnya dilakukan oleh aparat keamanan.
“Saya menghabiskan belasan tahun meneliti tentang perlindungan sosial di banyak negara. Saya menyelesaikan S2 dan S3 saya di inggris. Tidak ada satu pun negara di dunia yg program makan bergizi gratisnya dilakukan oleh aparat keamanan. Dari semua program perlindungan sosial di seluruh dunia, MBG adalah program terbesar dari segi anggaran, inefisiensi dan potensi korupsinya, di seluruh dunia.”
Video ini adalah paparan paling clear soal kekacauan tata kelola embege. Kalo ada yg nanya “emang apa salahnya sih embege?”, cukup suruh nonton video ini.
Di negara ini,
Polisinya membunuh, Tentaranya membela oligarki, Kejaksaannya cuci uang, Seskabnya Teddy, Presidennya Prabowo, Wapresnya Gibran.
Mau berharap ke siapa?😂😂😂
Wallahi,
We only need Allah😭
klo baca berita di media ada brankas raksasa tersembunyi di dinding, emasnya 74 kg setara 200M, uang tunai usd dan sgd jumlahnya diperkirakan ratusan M, bahkan tas buat ngisi uangnya aja merek LV
gila ya koruptor, sekalinya maruk, maruk banget👎🏻
Duh.. kaget smp mau pingsan?
Kami sih ga Pak..
Cm kaget aja, korupsinya niat banget ya, smp punya brankas lbh dr 1 di lbh dr 1 tempat juga..
Blm termasuk di rumah anda yg dijaga TNI kan ya?!🥱
Ini br namanya the real maling teriak maling 😎
Orang sering mengira "biaya datang ke nikahan" ya cuma amplop.
Tapi ada satu biaya yang sering gak dihitung:
WAKTU.
Semakin dewasa, weekend itu terasa jauh lebih mahal.
Karena setelah 5-6 hari kerja, yang diinginkan banyak orang sebenarnya sederhana.
Tidur lebih lama.
Main game.
Nonton.
Olahraga.
Ngopi sendirian.
Atau benar-benar gak melakukan apa-apa.
Lalu datanglah undangan nikah.
Apalagi bukan dari sosok yang dekat.
Weekend yang tadinya buat recharge berubah untuk hadir beberapa jam, lalu pulang dalam kondisi capek.
Makanya menurutku, banyak orang sekarang bersyukur kalau gak diundang nikahan.
Bukan karena gak ikut senang.
Mereka tetap ikut bahagia.
Mereka cuma sedang hidup di fase ketika amplop dan waktu sama-sama terasa mahal.
Ospek di kampus aja kalo ada 1 orang yg meninggal pasti diusut penegak hukum. Dikejar sampe ke pucuknya. Latsarmil Kopdes ini 5 orang meninggal, terus dibiarkan aja karena melibatkan struktur tentara, gitu?
Tajam ke sipil, tumpul ke tentara. Negara hukum macam apa kita ini?