Kekisruhan yang skrang terjadi, antara lain, disebabkan jg oleh kurang antisipatifnya KPU dlm penanganan IT sehingga terkesan kurang profesional. Masak, salah input data sampai di 9 daerah? Masak dlm 3 hari baru terinput 5%?
Penghitung swasta/perseorangan sj sdh lbh di atas 50%.
Jangan melabeli dirimu kaya atau miskin. Berapa pun nominalmu, berusahalah merasa cukup.
Karena, sejatinya, berapa pun nominal yang kita punya, kita tak akan pernah puas. Selalu kurang, kurang, dan kurang.
Maka, satu-satunya solusi adalah belajarlah merasa cukup.