aku pernah pesen di GoBluebird trus datengnya 2 menit, cepet bgt.
ternyata drivernya mangkal deket komplek.
trus aku catet nomor bapaknya.
skrg sering bgt Whatsapp,
“Ibu, saya di depan komplek, kalo butuh taksi kabarin ya” 😆
in this economy, emang harus rajin2 jemput bola yaa
Buat para people pleaser, saya menemukan kutipan yang bagus banget dari Quora.
"Jangan terlalu menimbang rasa sungkan.
Hingga ubi yang kau tanam di ladangmu sendiri enggan kau nikmati demi menjaga perasaan seekor babi."
Di umur segini dan dari banyaknya doa yang ku pastikan berulang-ulang adalah:
Ya Allah, maafkan aku, ampuni dan hapuskan dosaku, terimalah taubatku, kabulkan hajatku, jadikan aku perempuan yang beruntung terus dalam segala hal, baik di dunia maupun di akhirat.🤍
#doaindah
Guys, I’m telling you…
Untuk siapapun yang punya pekerjaan dan pendapatan, mari belajar disyukuri. Pun masih sulit, kiranya nanti dipertemukan dengan lingkungan yang suportif, gaji yang sepadan, dan work life balance yang nyaman.
Sementara, apapun itu, syukuri dulu…
Kalau mau menikahi seseorang, penting untuk melihat dia tumbuh di lingkungan keluarga seperti apa.
Bukan untuk menghakimi latar belakangnya, tapi untuk memahami pola pikir, kebiasaan, dan cara dia memandang hubungan.
Keluarga adalah tempat pertama seseorang belajar tentang komunikasi, cara menyelesaikan masalah, cara mengekspresikan emosi, dan bagaimana memperlakukan orang lain. Dari situ biasanya terbentuk karakter dasar yang akan terbawa sampai dewasa. Misalnya, orang yang tumbuh di keluarga yang terbiasa terbuka cenderung lebih mudah diajak berdiskusi, sementara yang tumbuh di lingkungan penuh konflik mungkin punya cara bertahan yang berbeda, seperti menghindar atau menahan perasaan.