inginku sederhana.
•bisakah kamu cerita jika lagi bersedih?
•tolong jangan memendam masalah sendiri.
•engga adil kalo kita ketawa bareng tapi kamu nangisnya sendirian.
•maka dari itu, bersedihlah padaku, menangislah bersamaku, ceritakan semuanya.
•izinkan aku jadi pendengar baikmu disaat kamu sedang rapuh-rapuhnya.
boleh ya? karna aku ingin ada saat bahagia dan sedihmu, saat keadaanmu baik maupun buruk dan bisa menjadi rumah ternyaman saat kamu kehilangan tempat aman untuk pulang.
Makin lama, makin terbiasa kehilangan. Sakitnya enggak dirasa-rasa. Mau cerita juga malas dikasihani. Akhirnya dipendam begitu saja. Hingga akhirnya lupa, saya ini manusia atau batu yang bisa bicara?
Jangan kau bangunkan perempuan yang sedang dilanda cinta. Biarkan dia larut dalam mimpi manis, agar tak menangis saat menghadapi fakta yang ternyata pahit.
- Mark Twain