Kadang kalo ditanya “gimana hidup?”, pengen jawab “lagi nggak baik-baik aja”, tapi ntar ditanya lagi kenapa, ada masalah apa, terus justru malah tambah kepikiran. Ujung-ujungnya tetep jawab “baik-baik aja, santai…” padahal mah ambyar.
di real life:
"hidup kok gini amat ya :("
buka twitter:
"waaah ternyata aku tidak sendiri :)"
dear twitter, thanks for letting me express my thoughts and feelings
Ngekos dengan modal mejikom yang bisa masak segala makanan sudah dilalui. Sakit kepala sebab banyak pikiran saring dijalani. Kerja keras tapi belum mampu beli semua yang diinginkan sudah biasa. Kurang pejuang apa aku soal hidup. Jadi enggak perlu ragu menghadapi apa pun denganku.
Berjumpa, bertukar cerita. Membawa kisah untuk dicari titik tengah, menandai kesamaan dan perbedaan bila menyatukan langkah. Sampai timbul pertanyaan, baiknya dilanjutkan atau dicukupkan?
@sintakayaknyaa Semoga punya suami yg paham antara hak dan kewajibannya, yang paham akan tanggung jawabnya. Istri gk usah minta udh langsung peka 😁 sungkan kalo pengen beli cilor aja mesti minta 🤭