Pesawat ATR42 PKTHT dilaporkan lost contact di sekitar area Makassar.
Pesawat ATR42 tersebut sepertinya dioperasikan Indonesia Air Transport untuk Kementerian Kelautan dan Perikanan.
Penerbangan adalah dari Bandara Adi Sucipto Yogyakarta menuju Bandara Hassanudin Makassar.
Dalam pemantauan menggunakan ADSB (bukan radar resmi yah), pesawat terdeteksi berada sekitar 20 kilometer di timur laut bandara Hassanudin, di ketinggian 5000 kaki.
Pesawat ATR 42-500 milik PT Indonesia Air Transport (IAT) hilang kontak saat terbang dari Yogyakarta menuju Makassar, Sabtu (17/1). Pesawat itu membawa 8 kru dan 3 penumpang, diawaki oleh Capt Andy Dahananto.
Andy merupakan Direktur Operasi PT IAT. Jabatan itu diembannya sejak sejak 19 Juni 2019. Pria kelahiran 1967 itu merupakan lulusan Juanda Flying School pada 1987. Dia memulai kariernya pada 1988 di perusahaan sebagai Pilot Fix Wing hingga saat ini.
Sementara tiga penumpang yang dibawa Andy merupakan pegawai Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP). Hal ini dikonfirmasi oleh Staf Khusus Menteri KP Bidang Humas dan Komunikasi Media, Doni Ismanto.
๐ธ: Dok. PT Indonesia Air Transport.
Baca selengkapnya dengan klik link di bio. Cari tahu berita update lainnya dengan download aplikasi kumparan di App Store atau Google Play.
#newsupdate #update #news #oneliner #pesawatatr
Critically endangered Sumatran elephant dies from blood poisoning after being ensnared near an oil palm plantation.
(https://t.co/yDsfG3ezyH)
(https://t.co/z6j89TjXr0)
(https://t.co/84B7gJuyp3)
(https://t.co/cchbNe4mxv)
Yang saya amati, negara ini jarang berpihak pada kepentingan golongan lemah, diantaranya anak-anak.
Kenapa ngotot menyetujui 335T buat MBG?
Perut siapa yang dibikin kenyang?
Kalo target utamanya anak, kenapa ribuan anak keracunan diabaikan, proyek tetap jalan terus?