Yang terpenting adalah, misinya jelas. Namanya jelas. Targetnya jelas. ππππ£ πΎππͺπ‘ππππ‘π sudah tidak bernapasβdan itu saja sudah cukup.
Noir akan bangga karena Zeus sudah berhasil memberikan peringatan kepada keluarga Caulfield.
@MINDOUERMATTER "Nggak."
Kakinya terangkat, terlepas dari cengkeraman Odin, sebelum menendang tubuhnya menjauh.
Dan Zeus tidak berhenti.
"Kamu nggak boleh." Satu tendangan. "Ngomong." Dua. "Seolah-olah." Tiga. "Kamu kenal aku."
Pada tendangan keempat, dia dapat merasakan ada yang retak.
se-Rainsworth~" Nadanya ceria, berbanding terbalik dengan jalanan yang sedikit kacau dan penuh dengan debu.
Jika @MINDOUERMATTER menerima uluran tangan itu, pasti akan menyenangkan!
@MINDOUERMATTER "Biar aku tebak!" potongnya cepat, kakinya menginjak dada Odin. "Kamu pasti mau bertanya, 'Dari mana kamu tahu namaku?' Hmmm, kasih tahu, nggak, ya~"
Setelahnya, tangan kanan terulur. Mereka belum berkenalan secara benar. "Kenalin! Aku Zeus Rainsworth. Anak paling manis
@MINDOUERMATTER Senyumnya melebar. "Eeeh, nggak sengaja, Tuan!" Suaranya bahkan terdengar ceria, tidak terdengar seperti seorang gadis yang baru melakukan sesuatu dengan kedua tangannya.
Setelahnya, kedua kakinya bergerak, menghampiri sosok yang π΅π’π―π±π’ π΄π¦π―π¨π’π«π’ ia pukul. "Tapi,