WFH lebih produktif daripada WFO. Yang ga setuju, ayo debat.
Hari ini WFH:
07.00-08.00 yoga di gym deket rumah.
08.00-09.00 balik rumah, sarapan, siapin laptop.
09.00 udah siap kerja depan laptop.
12.00 break, masak, makan di rumah.
13.00 kerja lagi, meeting online dll atau kadang WFC di cafe deket rumah.
17.00 kelar kerja.
18.00 gym deket rumah
20.00 balik ke rumah istirahat, tidur.
Gak ngabisin waktu di jalan, mental health lebih terjaga, badan lebih sehat.
Disclaimer: gw tau gak semua field pekerjaan bisa dibuat WFH, tapi buat yang bisa WFH, kenapa ga WFH tiap hari aja sih?
@lailadimyati@biangkerok gw sendiri juga gasuka yang terlalu asin, kalo asin banget direndem atau kalo dimasukin buat nasi liwet gausah tambah garem lagi endull 🤣
Cuma orang bodoh yang kasihan sama Purbaya. Kurusan karena jadi menteri keuangan? Dia yang mau kerjaan itu cuy!
Sini gue spill dapur Purbaya, resep kenapa dia wangi di media. Info valid karena gue sempat jadi wartawan makro, hampir tiap hari liputan di Kemenkeu.
Purbaya itu punya ‘tim bayangan’ di luar Biro Komunikasi dan Layanan Informasi (KLI) Kemenkeu. Isinya wartawan senior yang setia sejak beliau di Lembaga Penjamin Simpanan (LPS), bahkan jauh sebelum itu.
Lu tahu kenapa awal-awal menjabat langsung viral di TikTok? Itu by design. Setiap hari ada ‘tim bayangan’ yang nempel dia untuk bikin konten. Akhirnya, diresmikan jadi TikTok @/purbayayudhis.
Siapa yang pegang TikTok Purbaya? Wartawan media massa yang nyambi jadi admin sekaligus editor beliau. Gue belum update sih sekarang dia masih double job atau full time nempel Purbaya.
‘Tim bayangan’ Purbaya sama KLI Kemenkeu awalnya selek. Sekarang sih sudah agak bonding kelihatannya. Jadi, yang ngawal dan ngonsep konten buat beliau semakin solid.
FYI ngobrol sama wartawan itu juga konsep, setiap beres salat Jumat di press room Kemenkeu. Sesekali ada gimmick makan ayam sambal hijau di samping Kantor OJK (seberang Kemenkeu).
Buat kami wartawan ya senang kalau menterinya mau terbuka. Gak kabur-kaburan kek zaman Sri Mulyani sebelum didepak. Di sisi lain, kesal juga kalau jawabannya ngawang.
Contoh nyata di kasus Badan Gizi Nasional (BGN) yang beli 21 ribu unit sepeda motor buat operasional MBG. Masa iya lu bilang gak tahu? Kok bisa bendahara negara enggak tahu ke mana larinya anggaran?!
Itu jelas jawaban ngeles pejabat yang mulai lihai dan lincah macam Bahlil. Mana gaya koboi ala Purbaya yang dipertontonkan saat awal menjabat sebagai menkeu? Kasih unjuk dong!
Poin pentingnya adalah Purbaya Yudhi Sadewa itu dengan sadar mengambil pekerjaan menteri keuangan. Bahkan, menawarkan diri ke Prabowo. Purbaya ngaku siap di Hambalang.
Saat pertama kali jadi menkeu dan roadshow ke beberapa media, dia blak-blakan. Purbaya jujur kalau dia yang usul agar menkeu diganti atau Prabowo bakal terus didemo.
Jadi, lu pada warga Twitter masih mau kasihan sama Purbaya? Come on!
@umbimuda sebagai ibu anak 1, wfh malah enak bgt 😭, karena kerjaan gw juga bisa dibawa-bawa kemane aja sih… dirumah sambil nunggu kerjaan bisa goleran, ntn, beberes, masak wkwkw (asal bocil titip ke daycare), kalo bisa boleh ga seminggu wfh 2-3x aja 🤣🤣🤣
@Allebbellaa Real 😭
Dulu idealis maunya jadi wanita karir, ah sekarang mendingan jd pewaris aja lah biar bisa ongkang ongkang kaki jadi trophy wife main pilates 😭
Waktu gue umur 18 - 25, gue kira gue bakal envy sama temen SMP / SMA / Kuliah S1 gue yg:
1. Meneher before. 30
2. PhD before 30
Ternyata
Di umur ke 28 ini gue envy sama temen gue yg:
1. Ga perlu kerja, bebas ngapain aja karena orang tua nya kaya raya
🤣🤣🤣🤣
@lainxyaz karena orang kita tuh suka work life balance, kerja iya dapet uang iya, punya waktu buat rebahan atau hobby iya, punya waktu buat keluarga iya 🤣, maunya sih uang kerja buat kita yaa 😋
@pianekek @lainxyaz @spokychi betuuuul, dan kalo gw sih impian gw ntar emg punya usaha sendiri, lebih baik kerja keras di usaha sendiri daripada kerja keras buat org lain
Cewe beli sushi 100 ribu jadi kalori.
Cowo beli rokok 20 ribu jadi kemoterapi senilai 5 juta tiap sesi yang dibayarin pake pajak orang orang yang ga ngerokok lewat BPJS.
Ngerokok itu kesengajaan kaya self-inflicted harm, harusnya diperlakukan kaya orang percobaan bunbun yang ngga dicover BPJS.
Bayi berisik, balita rewel, nenek kakek yg jalannya lambat etc adalah dinamika wajar di ruang publik. Orang-orang yg nggak siap keluar rumah untuk menghadapi dinamika semacam itu dipersilakan gak usah keluar rumah sama sekali 👍