SOEHARTO | adalah salah satu penulis sejarah terbaik di republik ini, bahkan sejarah bisa ditulis sesuai dengan seleranya sendiri.
Bukan hanya saya, yg lahir di era 70'an, bahkan iblis, jin, setan, tuyul second, malaikat hingga "Tuhan" pun dipaksa percaya sedemikian lezatnya kue tar sejarah yg dibuatnya.
_____________
Para penyintas 1965, para mahasiswa 98 dan aktivis prodem 90an, para ibu yg kehilangan anak di Trisakti, hingga gen • NU di era Gus Dur, kini tak memiliki ruang dlm upacara kenegaraan, krn negara lebih merawat simbol, ketimbang nurani.
Bahkan, hari ini Soeharto dan kroni² nya tidak perlu membela diri, sebab sejarah sudah punya juru bicaranya sendiri yaitu :
SAIFULLAH YUSUF | @GusIpul_ID
birokrat berpeci @nahdlatululama • yg berkhutbah ttg jasa pembangunan & terpenuhinya syarat Soeharto sbg pahlawan nasional, tapi pada waktu yg sama ia lupa tentang ;
HARGA KEMANUSIAAN.
Sebagai kader NU, Gus Ipul bukan sekadar individu, dia membawa identitas historis organisasi yg punya jejak darah, luka sejarah dan moral dlm melawan rezim Soeharto.
Murid yg dulu memekik reformasi, kini tercekik tali tambang, sembari menulis surat cinta utk tiran yg ia gulingkan.
____________
Dalam rezim otoriter, hukum adalah alat kekuasaan, bukan refleksi kebenaran, maka menilai Soeharto, memenuhi syarat dan "layak secara yuridis" sbg pahlawan nasional, itu sama dengan ;
MENILAI PENJAGAL DENGAN PISAUNYA SENDIRI.
Dan kader yg dulu mewarisi semangat Gus Dur, kini mewarisi kursi @KemensosRI.
Kader yg dulu bicara amar ma’ruf nahi munkar, kini sibuk ;
"AMAR GELAR NAHI KRITIK"
.
.
.
Rezim sudah mati, tapi mentalnya masih menjabat.
Ah....kue tar kekuasaan memang nikmat.
.
.
#SoehartoBukanPahlawan
EXPENDABLE
Kekuasaan memang piawai berkilah, lalu sembunyi di balik tabel, persentase, pun kerap "sakaw" angka² statistik.
Ribuan anak keracunan : itu hanya sampel.
Yang muntah² : itu cuma anomali.
Jika ada yg sekarat : itu sekadar 'outlier.
________
Tabiat kekuasaan itu, kemudian memantik imajinasi saya;
jika suatu hari rakyat muak dan murka, lalu Kepala BGN dan jajaran elitnya "dinepalkan", diceburkan ke Ciliwung, dilempar "batu jumrah", maka sy akan berujar dgn 'tone dan logika yg sama;
Ah, itu cuma 10 ekor petinggi BGN, dari 108 pejabat negara dalam kabinet "Komorbid" Presiden @prabowo, dan ± 575 pejabat eselon I di seluruh Indonesia , itu hanya 1,46 % saja.
.
.
MASIH JAUH DI BAWAH AMBANG BATAS WAJAR.
.
.
| @DPR_RI
BGN | BEGO' NIAN
Lembaga yg lahir utk menyehatkan, tapi malah jadi rumah produksi ribuan anak keracunan makanan.
Isinya bukan ahli gizi, tapi pejabat tanpa gizi empati.
Malah seperti gudang pensiunan serdadu, yg tak pernah kenyang dan gemar "bermain dadu" anggaran.
Maka tak heràn, ribuan anak keracunan makanan, sementara mereka menikmati fasilitas negara dan lahap menyantap cuan penghasilan.
Lalu denial, sembari memuntahkan sejuta alasan.
.
.
#FufufafaAibNasional
| @DPR_RI
Ciri agama jelek
Menurut @kumai_la, bila agama menekankan pada eksklusivitas, maka akan selalu menghasilkan konflik sosial.
Contoh faktual : label halal memaksa Kafir harus tunduk, polusi suara TOA kebal kritik, hijabisasi untuk penyeragaman; kasus siswi Kafir dipaksa berhijab
100% tak SMK
Pun, 100% tak SMA
100% tak Strata 1
Meskipun, anak nabi tipu - tipu.
Lulus SMK, tanpa ijazah, itu seperti
Pok Ame Ame, tanpa Belalang Kupu Kupu.
S1, tanpa kuliah, itu seperti;
Hompimpa, tanpa Alaium Gambreng.
Meskipun, Pok Ijah sudah pake' baju Ultraman.
.
.
😁
____________
Hanya karena kamu dimajukan ke kursi terdepan, utk menikmati orkestra, tak berarti kamu bisa menggubah sebuah simfoni.
.
.
________
Catch u tomorrow
🥱😴💤💤💤
#FufufafaAibNasional
KARNAVAL PRALAYA |
Program segunung, kebijakan selangit, tapi basis kajian akademiknya ringkih, spt skripsi 'copy paste, dari Wikipedia.
Bahkan, seperti istana pasir, yg dibangun di atas pasir.
Intelektual spt diperkosa, di altar kekuasaan, tepat di depan hidung penguasa.
Bocah tamatan SMP, bisa pakai mahkota kertas.
Lalu, fotonya dipajang sbg Wakil Presiden, di setiap dinding sekolah dan perkantoran, ini lebih mirip parodi 17 Agustusan, daripada negara yg punya kedaulatan.
'Bootlicker & pendengung kekuasaan, yg logikanya compang - camping, 'public speaking-nya buruk, diksi berantakan, tak mampu menyusun kalimat sederhana, tidak tahu kapan huruf kapital digunakan dlm kalimat, bahkan bingung, di mana meletakkan tanda baca, tapi bisa dipromosikan sbg stafsus Menteri Komdigi.
INDONESIA INI NEGARA ATAU SIRKUS KELILING SIH ?
Para badut naik tangga istana, sementara rakyat kecil jadi penonton, yg dipaksa bayar tiket dgn harga ;
MASA DEPANNYA.
.
.
Republik ini, seperti Byzantium, yg sibuk berdebat soal jumlah malaikat di ujung jarum.
Sementara, gerbang pertahanannya runtuh, dibobol musuh tanpa peluh, menjelang subuh.
.
.
#FufufafaAibNasional
VESTIGIUM
Tamatan SMP, ya tamatan SMP aja,
jangan dipaksa lebih dari kapasitasnya.
Kasihan.
( Bahkan, SMP - nya patut diragukan • krn itu, Orchid Park Secondary School di Yishun Singapura, mungkin dianggap "pintu darurat" utk menyelamatkan wajah Bapak dan anaknya)
Mau kasihan, tp songong.
Ngga' jadi dah.
.
.
😁
---------
Tapi, melihat gaya akrobatik @KPU_ID, saya jadi ingat judul film :
I Know What You Did Last Summer (2025)
yg jd sekuel dari film lawasnya, yg tayang th. 1997.
_______
Mungkin, Komisioner "termul" di KPU lupa, bahwa ada, 'adagium ;
MENGHAPUS JEJAK, MENINGGALKAN JEJAK.
.
.
Jadi,
setiap upaya menghapus jejak, selalu meninggalkan jejak baru.
.
.
😁
#FufufafaAibNasional
Mengubur aroma busuk • ijazah palsu Presiden RI ke - 7 & ijazah "bimbel" Wapres Fufufafa • adalah ikhtiar yg sia - sia, meskipun sebelum dikubur, sudah kalian bungkus dgn kain kafan regulasi.
@KPU_ID berhasil, kendati hanya sehari.
.
.
Mestinya, sejak awal kalian siuman, bahwa bukan hanya kebenaran, bahkan;
bau bangkai pun akan menemukan jalannya sendiri, karena bau bangkai tak patuh pada pasal.
Bau bangkai demokrasi, selalu bisa merobek kain kafan regulasi, yg kalian jahit sendiri, meskipun Paman Usman belum mati.
.
.
.
#FufufafaAibNasional
Yang penting fomo dulu, tahu diri entah di mana.
KARAKTER "UNIK" KLAN BEDEBAH POLITIK ASAL SOLO.
.
.
O..ya jangan lupa;
pilih deodoran yg tepat !
.
.
😁
#FufufafaAibNasional
https://t.co/vLUu0Bex2m
Parcok hari ini memang lahir dari ;
"DUBUR MUKIDI"
______________
INDONESIA HARI INI ;
Dikencingi Anak Haram Konstitusi
Diperas Sri Mulyani
Ditolol - tololin Sahroni
Ditindas Oligarki
MATI DILINDAS POLISI
___________________
SEMUA BERAWAL DARI NEPO BABY !
.
.
#FufufafaAibNasional
|@DPR_RI