Hapus 94% jejak diri lo dari internet.
Alamat lo.
Akun lama lo.
Password yg udah bocor.
Ini panduan langkah-langkahnya:
1/ Keluar dari Situs Data Broker
Situs-situs ini ngasih nama, alamat, dan nomor telepon lo ke siapapun yang ngetik nama lo.
Catatan: situs-situs ini (Spokeo, Whitepages, BeenVerified) base-nya di Amerika, jadi paling relevan buat lo yang punya jejak data di sana. Tapi cek aja siapa tau nama lo nyangkut.
Spokeo: cari nama lo → Opt-out → Submit.
Whitepages: cari listing lo → Request removal.
BeenVerified: buka halaman opt-out mereka → Submit.
2/ Bersihin Diri Lo dari Google
Google punya form penghapusan yang hampir gak ada yang tau, namanya "Results about you."
Caranya: buka Google, ketik nama lo, klik titik tiga di hasil yang nunjukkin nomor telepon, email, atau alamat rumah lo → pilih "Remove result."
Google wajib review permintaan itu, dan kebanyakan permintaan disetujui dalam beberapa hari.
3/ Buru Akun-Akun Lama Lo
Lo udah daftar ke ratusan situs bertahun-tahun. Kebanyakan masih aktif.
Caranya: buka Gmail → ketik "verify your email" di search bar.
Tiap hasil itu akun yang lo lupain yang masih nyimpen data lo. Login ke tiap akun → Settings → Delete account. Mulai dari yang paling gede dulu.
4/ Cek Apa yang Udah Bocor
Caranya: cari "haveibeenpwned" → masukin alamat email lo.
Itu bakal nunjukkin tiap kebocoran data yang ngelibatin data lo. Biasanya ada 5-15 yang lo bahkan gak pernah denger.
Cara make datanya: ganti password di tiap akun yang kena breach malem ini juga. Pernah pake password yang sama di tempat lain? Ganti itu juga. Itu yang beneran bikin orang gampang di-hack.
5/ Bersihin Riwayat Google
Google nyatet tiap pencarian lo, tiap situs yang lo buka, dan ke mana aja lo pergi. Bersihin semuanya.
Caranya: buka app Gmail → tap foto profil (kanan atas) → Manage your Google Account → Data & privacy → History settings → My Activity → Delete → All time.
Terus: masih di History settings, matiin Web & App Activity, Location History, dan YouTube History. Ketiganya.
6/ Bersihin Postingan Lama Lo
Semua yang lo tulis bertahun-tahun lalu tetep bisa dicari sampe lo hapus sendiri.
X: pake TweetDelete. Otomatis bersihin apapun yang lebih dari 30 hari.
Reddit: pake Redact. Nge-overwrite komentar lo sebelum dihapus, jadi gak bisa ditarik balik.
Facebook: buka Activity Log → filter per tahun → bersihin.
Simpen cuitan ini biar lo bisa kerjain 1 per 1 pelan-pelan.
Kirim ke temen lo yg datanya kemana-mana tapi gak pernah sadar.
iPhone lo itu komputer mini di genggaman tangan.
Tapi kebanyakan orang cuma pakai buat WA, TikTok, sama kamera doang. Padahal ada 15 fitur bawaan yang sudah ada sejak lama, super berguna, tapi jarang banget yang tahu.
Siap-siap, ini bakal bikin lo pakai iPhone jauh lebih maksimal 👇
Wawancara terhadap seorang investor: ia jelaskan alasan investor luar enggan berinvestasi ke Indonesia. Dia bercerita pengalamannya 5 tahun lalu saat di Indonesia. 😯
30 April 2025.
Tanggal dimana seseorang yang ada di foto ini datang ke POLDA Metro Jaya dan melaporkan saya dengan pasal yang tak tanggung-ganggung hukumannya: 8 tahun dan 12 tahun!
Namun anehnya, orang itu ternyata datang ke kantor polisi.
Lalu membuat laporan… di meja pelayanan kehilangan.
Dan di situlah semua orang waras se Indonesia tercengang.
"Kehilangan apa yang dia laporkan? "
Atau...
Apa yang sebenarnya sedang “dihilangkan”?
Waktu berjalan.
Hari berganti minggu.
Minggu berganti bulan.
Bulan berganti tahun.
Narasi liar mulai tumbuh, tapi tanpa arah. Tanpa pegangan.
Semua orang menebak.
Lalu terjadilah 26 Juni 2026.
Hari dimana saya dinyatakan bebas dari penahanan selama proses sidang atas pasal-pasal bengis setahun lalu.
Pada tanggal itu saya diberi kesempatan melihat beberapa barang bukti.
Dan seketika segala teka-teki 450 hari runtuh.
Saya hanya bisa berucap:
"MasyaAllah ta barakallahu".
Di detik itu semuanya, tiba-tiba masuk akal.
Ternyata, ini bukan hanya tentang sesuatu yang hilang.
Ini tentang sesuatu yang dibuat seolah-olah hilang.
Sebuah konstruksi.
Sebuah skenario.
Sebuah langkah kecil, yang jika dilihat sekilas tampak remeh,
tapi jika disusun dalam satu garis waktu, menjadi sangat presisi.
Sekarang coba kita ulang adegannya.
Seseorang datang ke kantor polisi.
Memilih meja pelayanan kehilangan.
Mencatat sesuatu sebagai “hilang”.
Pertanyaannya bukan lagi:
“apa yang hilang?”
Tapi:
“kenapa itu harus dinyatakan hilang… pada saat itu?”
Karena setelah saya melihat potongan bukti itu…
Saya tidak lagi melihat foto ini sebagai kejadian biasa.
Saya melihatnya sebagai:
titik awal dari sebuah narasi yang dirancang.
Dan jika satu titik awal saja sudah tidak jujur,
maka seluruh cerita setelahnya…
patut dipertanyakan.
Ini bukan tentang satu orang.
Bukan tentang satu laporan.
Ini tentang bagaimana kebenaran bisa dibentuk,
pelan, rapi, administratif,
tanpa suara.
Sampai suatu hari, ketika semuanya sudah terlalu jauh,
orang baru sadar, semua adegan yang dipertontonkan, adalah fiksi.
Seperti berkali-kali saya katakan, peristiwa ini sesungguhnya tidak harus dipaksakan menjadi sidang pengadilan.
Akan malu kita semua senegara.
Betul-betul malu.
Akhirnya gw nangis liat ini 😭
Ternyata kamari tetap anak yg polos hatinya lembut, liat emaknya nangis karena bahagia dia coba nenangin emaknya.
"Mama ini mayi.. Mama ini mayi" 🥹❤
yukk ramein bersuara dengan postingan kek gini guys kalo belum bisa hadir di lapangan, kita penuhi medsos dengan ini
bisa ramein juga di plafrom sebelah
Dari BEM UI:
Halo, UI dan Indonesia!
Ekonomi makin terpuruk. Rupiah ambruk, harga kebutuhan melambung, lapangan kerja hilang, utang negara membengkak, sementara rakyat makin menderita.
Pemerintah terlalu sibuk memperkuat kekuasaan dan melindungi oligarki hingga lupa, atau memang tidak peduli terhadap penderitaan rakyat kecil.
Sekarang saatnya bersuara!
* Saya tautkan link video-nya setelah post ini jika ingin menyebarkannya
Rakyat cerdas harus nyimak apa yg dikatakan Dino Patti Djalal ini !!
Ada upaya masif yg sedang dilakukan geng Oslo untuk membranding Gerakan PRABOWO GIBRAN DUA PERIODE.
Salah satunya di X bisa kamu liat akun dgn follower diatas 2000 yg tiap hari ngoceh dgn postingan Gibran PSI Jokowi dgn narasi jelek/bagus.
Itu tandain mereka adalah buzzer bagian dr gerakan ini
SPEAK TRUTH TO POWER, SPEAK TRUTH TO THE PEOPLE !!
Our president, leader of the Republic of Indonesia, watches the poor eat their meal.
He does the watching from a lavish setting, his own plate stacked with expensive food.
Poverty as an evening's entertainment.
KAK SUNGKEMM😭🙏🏻 infonya bermanfaat bangettt
bersyukur banget nemu tips di Threads buat ngilangin garis leher, ternyata caranya simpel banget dan bisa dilakuin sendiri di rumah 😭🙏🏻🙏🏻
Seorang ahli saraf ngabisin waktu 20 tahun buat ngebuktiin kalau nulis pakai tangan ternyata bisa ngubah cara kerja otak dengan cara yang nggak bakal bisa ditiru sama ngetik.
Tapi lucunya, hampir nggak ada yang pernah baca hasil penelitiannya.
Ini yang dia temuin:
Guys, Ahok baru ngomong sesuatu soal Chromebook dan MBG yang menurut gue paling jujur dan paling berani dari siapapun yang gue dengar dalam beberapa bulan terakhir.
Dan dia ngomongnya
bukan sebagai pembela Nadiem.
Dia ngomong sebagai orang yang paham betul bagaimana sistem pendidikan dan teknologi seharusnya bekerja.
Soal Chromebook dan kenapa Ahok marah:
Ahok bilang dengan sangat tegas:
pengadaan Chromebook itu sebenarnya adalah kebijakan yang sangat masuk akal secara logika.
Chromebook itu bukan laptop biasa.
Operating system-nya berbasis cloud sekali beli langsung include semuanya, tidak perlu diperbarui terus-menerus.
Harganya jauh lebih terjangkau
dari laptop konvensional.
Dan yang paling penting sistemnya dirancang agar anak tidak bisa nonton video porno, tidak bisa judi online, dan seluruh aktivitas belajar bisa dipantau.
Ahok kasih contoh nyata.
Ada guru di Jawa Barat yang punya empat sertifikat internasional bisa mengajar di level dunia. Ujiannya hanya 10 dolar.
Bayangkan kalau semua guru Indonesia bisa akses sertifikasi seperti itu lewat Chromebook yang terhubung Starlink di daerah terpencil anak di kampung tiba-tiba bisa belajar setara dengan anak di Kanada atau Australia.
Itu bukan mimpi.
Itu sudah bisa dilakukan sekarang dengan teknologi yang ada.
"Bayangin kalau semua anak kita di kampung ada Starlink juga kan.
Anak di kampung kita tiba-tiba belajar setara dengan orang di Kanada atau di Amerika atau di Australia."
Lalu kenapa Ahok merasa ini sengaja dihambat:
Ahok bilang dengan sangat hati-hati karena takut diproses hukum lagi tapi dia tetap bilang:
"Saya pikir ini sengaja."
Logikanya sederhana dan sangat keras.
Kalau rakyat pintar, rakyat kritis, rakyat bisa akses informasi dari mana saja mereka lebih sulit dikuasai.
Lebih sulit dibohongi.
Lebih sulit dimanipulasi menjelang pemilu.
Sistem yang membiarkan rakyat bodoh dan miskin adalah sistem yang menguntungkan mereka yang berkuasa.
Karena rakyat yang bodoh dan miskin lebih mudah disuap dengan sembako, lebih mudah digiring dengan hoaks, lebih mudah dikontrol dengan ketergantungan pada program-program yang terkesan murah hati tapi tidak memberdayakan.
MBG- makan bergizi gratis menurut Ahok adalah contoh dari cara berpikir yang sama.
Daripada kasih rakyat laptop yang bisa membuka pintu dunia, lebih mudah kasih makanan yang habis dimakan dan orang tetap tergantung besok makannya dari mana.
"Kalau saya tanya mau bikin sekolah bagus,
kasih makan bergizi atau rakyat punya laptop yang bisa komunikasi ke mana-mana?"
Yang paling menohok soal survei dan legitimasi:
Ahok tidak berhenti di situ.
Dia lanjutkan dengan sesuatu yang sangat pedas.
Pemerintah melakukan survei.
Rakyat bilang mereka suka makanan gratis.
Lalu itu dijadikan legitimasi untuk program MBG.
Seolah-olah karena rakyat minta ya sudah diberikan.
Tapi Ahok membaliknya:
kalau kamu memberikan sesuatu kepada orang yang tidak pernah tahu bahwa ada pilihan yang jauh lebih baik tentu mereka akan pilih yang ada di depan mata.
Itu bukan preferensi yang genuine.
Itu keterbatasan informasi yang dimanfaatkan sebagai justifikasi.
"Mereka juga pintar.
Dia survei, Pak.
Rakyat suka makanan itu jadi legitimasi."
Dan soal Nadiem yang sekarang dituntut 27 tahun:
Ahok tidak membela Nadiem secara personal.
Tapi dia bilang satu hal yang sangat logis dan sangat sulit dibantah:
Menteri itu tidak pernah menyentuh
anggaran secara langsung.
Menteri membuat kebijakan.
Yang mengeksekusi adalah birokrasi di bawahnya.
Kalau ada yang salah dalam eksekusi pertanyaannya adalah:
apakah menteri yang memerintahkan secara eksplisit?
Apakah ada aliran dana yang bisa dibuktikan masuk ke kantong menteri?
PPATK sudah menjawab:
tidak ada.
Nol aliran dana ke Nadiem dari siapapun.
"Saya pikir ya ini soal profesionalisme.
Menteri kan enggak pernah nyentuh anggaran perantaran kan, kecuali dia nyuruh ya atau terima ya."
Ahok tidak sedang bicara soal
Chromebook sebagai produk.
Dia sedang bicara soal pilihan fundamental sebuah bangsa:
apakah kita mau membangun rakyat yang pintar dan mandiri, atau kita mau mempertahankan sistem di mana rakyat tetap bergantung pada belas kasihan penguasa?
MBG memberikan makan hari ini.
Chromebook bisa mengubah nasib seumur hidup.
Dan ketika kebijakan yang lebih transformatif justru dipersoalkan secara hukum sementara program yang lebih konsumtif dirayakan sebagai prestasi itu bukan kebetulan.
Itu adalah pilihan yang sangat disengaja oleh mereka yang paling diuntungkan dari rakyat yang tetap tidak berdaya.