Kata @prabowo “kita harus menuju ke arah merit (kemampuan) system. Prestasi!”
Tapi, yang diangkat menjadi Direktur Utama PT Produksi Film Negara (PFN) malah Ifan Seventeen yang kemampuan, pengalaman dan prestasinya dalam film Indonesia gak jelas 😓
Yaelah goblok goblok banget sih @DivHumas_Polri ? Tanya ke AI pun langsung ada jawabannya:
1. Pasal 406 KUHP tentang pencurian (pengambilan barang milik orang lain), yang bisa diterapkan jika "laut" yang diserobot adalah bagian dari wilayah atau sumber daya yang dianggap sebagai milik negara atau individu lain.
2. Pasal 333 KUHP tentang Penggelapan, jika ada unsur pengambilan tanpa kekerasan dari sumber daya laut yang dianggap sebagai milik bersama atau negara.
3. Pasal 507 KUHP tentang perusakan milik umum atau milik negara, jika tindakan serobotan tersebut merusak atau mengganggu fungsi ekosistem laut yang dianggap milik umum atau negara.
"Mengkudeta" Pemerintah dengan Cara yang Elegan
Belum genap 100 hari pemerintahan Prabowo, banyak kritik yang dilontarkan oleh masyarakat, mulai dari kenaikan PPN 12%, Program Makan Bergizi Gratis, hingga pagar laut misterius yang melanggar kedaulatan negara, yang ditengarai milik Agung Sedayu Group. Sedangkan kritik maupun kasus yang lain? Tentu setiap hari kita disuguhi berita tentang tingkah konyol aparat kepolisian, entah itu bertindak represif bahkan yang paling parah, menembak mati siswa sekolah di Semarang.
Jenuh? Bosan? Sudah biasa. Bagaimana dengan “muak”? Apakah kalian sudah merasa muak dengan 10 tahun kepemimpinan Jokowi, ditambah dengan kepemimpinan Prabowo yang tidak terlalu berbeda dengan Jokowi? Nah yang jadi pertanyaan, “Apa yang harus kita lakukan ketika sudah merasa muak dengan rezim yang mempermainkan hukum dan kedaulatan negara?”.
Sempat terpikir oleh Saya, bagaimana jika kita melakukan “kudeta” tapi dengan cara yang elegan? Maksudnya, kudeta identik dengan kekerasan, demo di jalan, chaos, dan hal-hal yang mengerikan. Namun jika kita melakukan “kudeta” dengan cara yang elegan, hal-hal mengerikan tadi bisa diminimalisir. Tujuannya? Tentu bukan untuk mengambil alih kekuasaan, melainkan menyadarkan pemerintah bahwa kita semua sudah muak dengan segala carut marut yang terjadi di Indonesia.
-Sebuah Esai-
Malam min, BTL saya rusak, kebakar. Indikator BTL rusak. Sudah laporan 2x lewat aplikasi. Katanya mau diganti baru. Ini sudah berjalam 4minggu kok belum ada penggantian ya @pln_123