@DLicuvor ★
Adolfine menggaruk tengkuknya dengan tangannya; gila ya? Batinnya.
"Ah─ sudahlah, diluar itu... kau, kenapa tercium bau besi?" Percayalah, hidung Adolfine sangat tajam untuk ini.
Sebab, dia tidak menyukai darah.
Keterangan :
√ "......." = IC talk
√ ........ = Action
√ 『....... 』= OOC
Please dont talk about RL in RP Account. But if you want to be friend as writer, DM me and i'll give you my CA.
@Autisticzure ♪
Kok ditanggepin? Padahal secara keseluruhan Adolfine hanya bercanda.
Tapi....
Tidak ada salahnya menanggapi balik, kan?
"Aku menerkam selalu dengan kelembutan yang aku punya~ walau diluar terlihat bar bar, dalamnya aku sangat baik, loh-!"
@DLicuvor ♪
Adolfine melipat tangan miliknya di depan dadanya; lalu mendengus kesal.
"Tujuanku menghindari, bodoh. Bukan melenyapkan!"
Serunya dengan lantang.
@0fSalvatore terdebut terdengar.
Lantas wajah Adolfine memucat; pasi.
Keringatnya bercucuran; tak berani menengokkan wajahnya ke tempat itu.
Padahal sebelumnya tidak masalah.
"....."
Kini dirinya terdiam; membisu.
"....ed."
Suaranya miliknyapun berubah lemas.
@0fSalvatore "Ada---"
Adolfine meyakinkanmu; kini ia menatapmu eyes to eyes. Tatapan itu menunjukkan keseriusannya padamu.
"....dia besar, bisa terbang, dan akan mengikutimu kemana--"
Belum sempat menyelesaikan kalimatnya; suara 'kresek kresek' seperti ada yang keluar dari bumbu bumbu →
@majestuck "Hee~ aku nih udah punya pacar loh--!"
Adolfinepun menunjukkan jempolnya padamu; lalu memasang wajah yang penuh dengan keyakinan bahwa pacar yang ia maksud adalah nyata.
Padahal-- nihil.
"Jadi aku tidak memerlukan saranmu."