Fasisme bisa dibangun melalui prosedur demokrasi seperti yang dilakukan oleh Hitler di Jerman. Demikian tulisan Sukidi di TEMPO hari ini. Tulisan yang mengingatkan dan mencerahkan untuk merawat demokrasi di Indonesia.
@kangdede78 nggedabrus macam apalagi inj??? berikan ke Orangtua langsung. beres. tak resiko dikorupsi. dasar mental korup lu!!! dikit2 bantuan dijadikan topeng
@ilhampurnama887@dimans48D Silakan tidak suka terhadap Pesantren san kehidupannya.
Aku doakan semoga kamu menjadi orang baik. Anak keturunanmu menjadi anak-anak yang soleh-solihah. Akhlaknya baik.
Somasi dan Peringatan Keras dari Pimpinan Wilayah Gerakan Pemuda Ansor untuk Trans 7
Dalam 1x24 Jam
Kami menuntut Klarifikasi terbuka dan permintaan maaf resmi dari Trans 7 Kepada seluruh Masyarakat Indonesia #BOIKOTTRANS7
@islah_bahrawi Bagi Jokowi, Makhluk langkah dan aneh seperti pirdos ini menguntungkan. sebab ia bisa dibuat sarana ontran-ontran. sekecil apapun, Pirdos adalah alat mendaur keuntungan.
@KenSavitri35075@ganjarpranowo Pragmatis sekali pandanganmu. Padahal membangun manusia itu kompleks. Perkuat manusianya, bukan teknologinya. Teknologi yang harus mengikuti manusia, bukan sebaliknya
@KenSavitri35075@ganjarpranowo Lalu kamu mau semua mahasiswa bergantung kepada AI???? AI memang teknolpgi cerdas. Tapi dia bukan satu2nya teknologi yang bisa membantu manusia. Apalagi sampai memghamba pada AI. Manusia kok pasrah pada teknologi.
Perspektifnya yg harus dibalik, bos.
@KenSavitri35075@ganjarpranowo Sebab hal yang paling fundamental (berbahasa-berlogika-nalar kritis) mereka masih sangat rapuh. Mungkin, termasuk sebagian besar masyarakat Indonesia.
@KenSavitri35075@ganjarpranowo Kata siapa AI adalah kebutuhan masa depan???? AI hanya salah satu dari sekian banyaknya teknologi.
dengan kualitas dan kemampuan berpikir, berlogika, berbahasa anak2 GenZ, Saya meyakini, mereka hanya akan menjadi "budak" teknologi. Mengapa?? Sebab hal....